Johann Zarco Tanggapi Hujan Kritik Akibat Sulit Jinakkan KTM

Anindhya Danartikanya | 10 Mei 2019, 14:00
Pebalap Red Bull KTM Factory Racing, Johann Zarco (c) KTM
Pebalap Red Bull KTM Factory Racing, Johann Zarco (c) KTM

Bola.net - - Pebalap Red Bull KTM Factory Racing, Johann Zarco, akhirnya menanggapi kritikan-kritikan tajam yang diarahkan padanya, usai sulit tampil kompetitif dan meraih hasil baik di sepanjang pekan balap MotoGP Jerez, Spanyol akhir pekan lalu.


Zarco diketahui terjatuh pada sesi latihan bebas pertama dan kedua pada Jumat (3/5), dan terpergok marah besar dan frustrasi tak bisa tampil baik. Pada sesi balap, ia bahkan hanya mampu finis di posisi 14. Setelahnya ia pun mendapat kritikan tajam dari penggemar, sekaligus CEO KTM sendiri, Stefan Pierer.

Kepada Speedweek, Pierer melontarkan pujian kepada dua rider KTM lainnya, Pol Espargaro dan Miguel Oliveira, namun menyebut performa Zarco sebagai kekecewaan terbesar bagi timnya. Pria asal Austria ini bahkan mengaku 'sakit hati' melihat Zarco tak optimal membantu Espargaro mengembangkan RC16.

"Saya baru saja kembali dari Jerez. Usai balapan pada Minggu, saya uji coba pada Senin dan Selasa, dan saat pulang, saya lihat ada banyak hal yang dibicarakan di media sosial. Saya rasa ini wajar, karena saya sangat marah usai kecelakaan pada Jumat, dan saya mengatakan banyak hal buruk," ujar Zarco lewat Instagram.

1 dari 2 halaman

Masih Percaya pada KTM

Johann Zarco (c) KTM

Johann Zarco (c) KTM

Meski frustrasi dan kecewa atas performa jebloknya, rider 28 tahun ini mengaku belum hilang rasa percaya pada KTM. Ia yakin Tim Oranye tersebut tengah bekerja keras membantunya untuk kembali bertarung di depan.

"KTM tengah bekerja sangat keras untuk meraih hasil baik, dan saya juga telah mengerahkan segalanya. Tapi hingga kini saya belum juga merasa nyaman. Jadi kami akan terus mencari beberapa peningkatan," ungkap juara dunia Moto2 2015 dan 2016 ini.

2 dari 2 halaman

Jelang Le Mans, Dukung Quartararo

Kini, Zarco mempersiapkan diri dengan baik demi menghadapi seri kandangnya, MotoGP Prancis, yang digelar di Sirkuit Le Mans pada 17-19 Mei mendatang. Ia sendiri tak membidik target muluk, dan justru menjagokan rekan senegaranya, Fabio Quartararo yang gemilang di Jerez bersama Petronas Yamaha SRT.

"Saya siap menjalani MotoGP Prancis, dan saya harap bisa bekerja dengan baik. Di lain sisi, kini kita akan melihat rider Prancis baru, Fabio, yang saya yakini bakal tampil 'panas' dan ini bakal menyenangkan untuk para penggemar Prancis. Sampai jumpa!" tutupnya.

Saat ini, Zarco berada di peringkat 18 pada klasemen pebalap MotoGP dengan koleksi 7 poin, jumlah poin yang sama dengan rider Red Bull KTM Tech 3, Miguel Oliveira yang duduk satu peringkat lebih tinggi darinya.

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR