BERITA JADWAL KLASEMEN BUNDESLIGA LAINNYA

Johann Zarco Lega Naik Podium di MotoGP Ceko Meski Sempat Dipenalti

10-08-2020 10:57 | Anindhya Danartikanya

Pembalap Hublot Reale Avintia Racing, Johann Zarco (c) Reale Avintia Pembalap Hublot Reale Avintia Racing, Johann Zarco (c) Reale Avintia

Bola.net - Pembalap Hublot Reale Avintia Racing, Johann Zarco, mengaku sangat senang bisa kembali naik podium di MotoGP, usai finis ketiga di Sirkuit Automotodrom Brno, Ceko, pada Minggu (9/8/2020). Ini adalah podium perdananya sejak finis ketiga di Malaysia pada 2018.

Start dari pole, pembalap asal Prancis ini malah melorot ke posisi 6 pada lap pertama. Namun, Zarco berhasil kembali ke posisi 5 pada lap kedua usai menyalip Pol Espargaro. Ia naik satu posisi lagi pada Lap 3 usai menyalip Aleix Espargaro.

"Target saya adalah menjalani start dengan baik dari pole dan memimpin balapan, memakai ban baru untuk melenggang sedikit. Tapi saat start saya kehilangan posisi, dan saat Franco (Morbidelli) menjauh, saya bisa dapat ritme yang baik, tapi saya tak bisa bertarung dengan yang lain," ujarnya via Crash.net.

Saat Pol naik ke posisi 5, Zarco pun bertarung sengit dengan rider KTM itu. Puncaknya terjadi pada Lap 10. Polyccio melebar saat memasuki tikungan pertama. Ia pun berusaha kembali ke garis balap yang tepat, namun justru mengalami senggolan dengan Zarco, lalu jatuh dan gagal finis.

1 dari 3 halaman

Sempat Cemas Bakal Dihukum

Pembalap Hublot Reale Avintia Racing, Johann Zarco (c) Twitter/Reale Avintia Pembalap Hublot Reale Avintia Racing, Johann Zarco (c) Twitter/Reale Avintia

Insiden itu sempat diinvestigasi oleh FIM Stewards Panel, dan pada Lap 13, mereka secara mengejutkan menjatuhkan Long Lap Penalty kepada Zarco untuk dilakukan pada Lap 14. Hukuman ini pun menjadi kontroversi, dan banyak pihak menilai Zarco tak melakukan kesalahan.

"Situasinya rumit karena usai beberapa lap, saya merasa tak terlalu tertinggal seperti lap-lap awal. Tapi usai beberapa lap, ketika Pol menyalip saya, ia melakukan kesalahan. Ia masuk tikungan begitu kuat, tapi melebar. Jadi saat itu saya nyaman lagi dan bisa melaju dengan corner speed yang baik," ungkapnya.

"Saat bersenggolan, saya tak yakin ia jatuh atau tidak, tapi saya tak mendengarnya lagi. Saya cemas karena aturan MotoGP cukup ketat, tapi tak ada penalti dan saya pikir oke-oke saja. Tapi saat usai menyalip Fabio (Quartararo), saya dapat penalti. Saya pikir saya bakal kehilangan posisi ketiga," lanjut Zarco.

2 dari 3 halaman

Jalankan Penalti dengan Presisi Tinggi

Zarco pun dengan patuh menjalankan penalti itu di Tikungan 7 pada Lap 14, dan caranya pun jadi perhatian. Rider Prancis ini dengan tepat meletakkan kedua ban Desmosedici GP19-nya di dalam garis penalti, namun lututnya tetap berada di luar garis. Dengan presisi tinggi, ia pun berhasil keluar tikungan tepat di depan Quartararo.

"Saya melihat penalti itu, dan saya merasa harus segera melakukannya, hingga tak perlu kehilangan konsentrasi. Saya kaget bisa melakukannya dengan cara menakjubkan. Saya pikir rider lain akan datang dan saya akan kehilangan 2-3 posisi, tapi tak ada yang datang. Ini pertama kalinya saya melewati tikungan yang begitu lebar!" pungkasnya.

Dalam balapan ini, Zarco pun menjadi pembalap Ducati dengan hasil terbaik, mengungguli Jack Miller yang finis di posisi 9, Andrea Dovizioso di posisi 11, Danilo Petrucci di posisi 12, dan Tito Rabat di posisi 16.

3 dari 3 halaman

Video: Gaya Rambut Valentino Rossi dari Masa ke Masa

KOMENTAR