BERITA JADWAL KLASEMEN LAINNYA

Johann Zarco Beber Alasan Ajak Fabio Quartararo Lantang Nyanyi 'La Marseillaise' di MotoGP Doha

07-04-2021 09:09 | Anindhya Danartikanya

Johann Zarco dan Fabio Quartararo (c) Yamaha
Johann Zarco dan Fabio Quartararo (c) Yamaha

Bola.net - Pembalap Pramac Racing, Johann Zarco, tampak sangat bahagia usai balapan di MotoGP Doha, Minggu (4/4/2021). Ia memang sukses kembali finis kedua dan naik podium, namun ternyata rasa bahagianya berkali-kali lipat karena Fabio Quartararo sukses menang dan Jorge Martin yang finis ketiga juga ikut naik podium.

Keceriaan Zarco ini beralasan, karena ini podium keduanya musim ini, dan ia kini memimpin klasemen pembalap. Selain itu, ia ikut bahagia untuk Quartararo karena mereka sama-sama dari Prancis. Untuk Martin, Zarco juga senang karena Martin merupakan tandemnya sendiri dan ia kagum pada kecepatan rider debutan tersebut.

Start kedua, Zarco memulai balapan ini dengan sangat baik hingga bisa bertahan di belakang Martin sepanjang balapan, walau sempat mendapat ancaman dari Alex Rins pada paruh pertama balapan. Ia sempat bisa santai pada pertengahan balap. Namun, pada lima lap terakhir, ia terkejar oleh Quartararo.

1 dari 3 halaman

Kompak Pecahkan 2 Rekor

View this post on Instagram

A post shared by MotoGP (@motogp)

El Diablo berhasil menyalip Zarco pada Lap 18, lalu menggasak Martin pada lap berikutnya. Zarco berupaya mengejar, namun Quartararo terlalu tangguh. Alhasil, ia mengalihkan fokus pada posisi kedua, dan akhirnya menyalip Martin tepat pada lap terakhir. Hasil ini pun mengulang hasilnya di Seri Qatar sepekan sebelumnya.

Dengan kemenangan Quartararo dan Zarco yang finis kedua, maka untuk pertama kalinya dalam sejarah GP500/MotoGP dua rider Prancis finis di posisi 1-2. Ini juga pertama kalinya dua rider Prancis kompak naik podium sejak Pierre Monneret dan Jaques Collot finis 1-3 di GP500 Reims 1954.

Zarco pun mengaku sangat bangga ia dan Quartararo bisa menorehkan sejarah ini. "Saya suka sejarah-sejarah dunia balap motor, dan memang benar bahwa era 1950an sudah jauh sekali. Tapi finis pertama dan kedua sungguhlah sempurna untuk sejarah kami," ungkapnya seperti yang dilansir Crash.net, Senin (5/4/2021).

2 dari 3 halaman

Torehan Fenomenal bagi Prancis

Johann Zarco dan Fabio Quartararo (c) Yamaha
Johann Zarco dan Fabio Quartararo (c) Yamaha

Saat naik podium, Zarco terlihat begitu semangat menyanyikan lagu kebangsaan Prancis 'La Marseillaise'. Quartararo terlihat tertawa melihat ulah unik kompatriotnya itu, namun Zarco kemudian memberi kode agar rider 21 tahun itu ikut menyanyi dengan lantang. Quartararo pun akhirnya menurut.

Zarco pun membeberkan alasan ia bersikap begini. "Fabio menang dan saya finis kedua, saya sama-sama senangnya. Itulah alasan saya benar-benar ngotot menyanyi, karena kami harus sadar, apa yang kami lakukan untuk dunia balap motor Prancis sungguhlah fenomenal. Jadi, kami harus menikmatinya," tuturnya.

"Sungguh, kami sangat bersenang-senang. Seperti yang dikatakan Fabio, mungkin ini salah satu momen terbaik dalam karier kami. Mungkin bagi saya gelar dunia Moto2 beberapa tahun lalu adalah yang terbaik, namun kali ini adalah momen yang unik," tutup Zarco, yang uniknya juga punya hobi bermusik.

Sumber: Crashnet

3 dari 3 halaman

Video: Serunya Balapan MotoGP Doha 2021, Fabio Quartararo Jadi Pemenang

KOMENTAR