Joan Mir Ditolak Yamaha-Ducati, Sang Manajer: Honda Satu-satunya Pilihan

Anindhya Danartikanya | 11 Juli 2022, 13:45
Pembalap Suzuki Ecstar, Joan Mir dan Alex Rins (c) Suzuki Racing
Pembalap Suzuki Ecstar, Joan Mir dan Alex Rins (c) Suzuki Racing

Bola.net - Manajer pribadi Joan Mir, Paco Sanchez, menyatakan bahwa kliennya hanya punya satu opsi tim di MotoGP 2023, yakni Repsol Honda. Dalam wawancaranya dengan TR MotoGP seperti yang dikutip oleh GPOne, Jumat (8/7/2022), Sanchez menyatakan bahwa Mir sudah ditolak oleh Monster Energy Yamaha dan juga Ducati Corse.

Nasib sang juara Moto3 2017 dan MotoGP 2020 memang terkatung-katung sejak Mei lalu, ketika para petinggi Suzuki di Jepang memutuskan menarik diri dari MotoGP akhir musim nanti. Kabar tersebut membuat para manajer skuad tersebut terkejut, karena mereka sudah siap memperpanjang kontrak Mir dengan durasi dua tahun.

Sebagai perwakilan Mir, Sanchez pun bertugas mencari opsi sebanyak mungkin. Pria Spanyol ini mengaku sempat bicara dengan Managing Director Yamaha Motor Racing, Lin Jarvis, soal kans menandemkan Mir dengan Fabio Quartararo. Namun, kans ini ditepis oleh Jarvis, yang ingin menaati kontrak Franco Morbidelli, meski rider Italia itu sulit kompetitif.

1 dari 3 halaman

Yamaha Pertahankan Morbidelli, Ducati Beda 'Filosofi'

Pembalap Suzuki Ecstar, Joan Mir (c) Suzuki Racing

Pembalap Suzuki Ecstar, Joan Mir (c) Suzuki Racing

Sanchez juga menyatakan bahwa ia berdiskusi dengan Sporting Director Ducati Corse, Paolo Ciabatti. Meski tak menyebutkan tim mana yang diincar Mir, Sanchez mensinyalir bahwa mereka membicarakan slot di Ducati Lenovo Team yang ditinggalkan Jack Miller. Seperti yang diketahui, calon penghuni kursi itu adalah Enea Bastianini dan Jorge Martin.

"Saya sempat bicara dengan Lin sebelum keputusan Suzuki hengkang menyeruak, dan ia mengonfirmasi bahwa Franco tetap berlaga di Yamaha. Saya juga bicara dengan Paolo usai pengumuman Suzuki. Ducati secara tegas berkata pada saya bahwa mereka tak mau melakukan negosiasi dengan Joan karena punya filosofi berbeda," ungkap Sanchez.

Sanchez pun menyatakan, satu-satunya opsi Mir adalah Repsol Honda. Jika tak mencapai kesepakatan dengan tim itu, Mir akan vakum dari MotoGP. "Joan tak takut apa pun. Ia tahu Marc (Marquez) mengendarai Honda hampir sepanjang hidupnya. Joan juga tahu, bahwa pilihannya hanyalah tanda tangan dengan HRC atau tinggal di rumah. Tak ada rencana B," ujarnya.

2 dari 3 halaman

Honda Sedang Kehilangan Sang Bintang

Marc Marquez dan Joan Mir (c) AP Photo

Marc Marquez dan Joan Mir (c) AP Photo

Sanchez juga meyakini Honda sangat membutuhkan rider sekaliber Mir, mengingat mereka sendiri juga sedang sulit tampil kompetitif sejak Marquez cedera lengan. "Rider nomor satu Honda sedang mengalami rangkaian masalah. Situasi ini tak terprediksi dan tak bukan salah siapa pun," tutur pria yang juga manajer pribadi Remy Gardner ini.

"Tapi ketika kehilangan bintang yang membawa motor Anda menuju kemenangan, Anda juga jadi hilang arah dalam pengembangan motor. Honda kehilangan Dani Pedrosa, lalu Jorge Lorenzo. Pol Espargaro datang, namun ia berbeda. Pol berkendara mengandalkan ban belakang, sementara Marc dengan ban depan," lanjutnya.

"Jadi, perubahan dilakukan pada motor mereka, dan mereka gagal meraih hasil yang mereka inginkan. Ketika Anda masuk dalam fase negatif, maka segalanya berjalan salah," tutup Sanchez, yang juga menyatakan bahwa negosiasi antara Mir dan Honda berjalan alot akibat mereka tak kunjung sepakat soal nilai gaji.

Berikut klasemen sementara MotoGP 2022 usai Seri Belanda di Sirkuit Assen. Mir sedang berada di peringkat 8 dengan 77 poin. Ia belum meraih satu pun podium musim ini, dan belum menang lagi sejak MotoGP Eropa 2022 di Sirkuit Ricardo Tormo Valencia.

3 dari 3 halaman

Klasemen Sementara MotoGP 2022

Pembalap Suzuki Ecstar, Joan Mir (c) Suzuki Racing

Pembalap Suzuki Ecstar, Joan Mir (c) Suzuki Racing
  1. Fabio Quartararo - Monster Energy Yamaha - Yamaha - 172
  2. Aleix Espargaro - Aprilia Racing - Aprilia - 151
  3. Johann Zarco - Prima Pramac Racing - Ducati - 114
  4. Francesco Bagnaia - Ducati Lenovo Team - Ducati - 106
  5. Enea Bastianini - Gresini Racing - Ducati - 105
  6. Brad Binder - Red Bull KTM Factory Racing - KTM - 93
  7. Jack Miller - Ducati Lenovo Team - Ducati - 91
  8. Joan Mir - Team SUZUKI ECSTAR - Suzuki - 77
  9. Alex Rins - Team SUZUKI ECSTAR - Suzuki - 75
  10. Miguel Oliveira - Red Bull KTM Factory Racing - KTM - 71
  11. Jorge Martin - Prima Pramac Racing - Ducati - 70
  12. Maverick Viñales - Aprilia Racing - Aprilia - 62
  13. 93 Marc Marquez - Repsol Honda Team - Honda - 60
  14. Marco Bezzecchi - Mooney VR46 Racing Team - Ducati - 55
  15. Luca Marini - Mooney VR46 Racing Team - Ducati - 52
  16. Takaaki Nakagami - LCR Honda IDEMITSU - Honda - 42
  17. Pol Espargaro - Repsol Honda Team - Honda - 40
  18. Alex Marquez - LCR Honda CASTROL - Honda - 27
  19. Franco Morbidelli - Monster Energy Yamaha - Yamaha - 25
  20. Fabio Di Giannantonio - Gresini Racing - Ducati - 18
  21. Darryn Binder - WithU Yamaha RNF - Yamaha - 10
  22. Andrea Dovizioso - WithU Yamaha RNF - Yamaha - 10
  23. Remy Gardner - Tech3 KTM Factory Racing - KTM - 9
  24. Raul Fernandez - Tech3 KTM Factory Racing - KTM - 5
  25. Stefan Bradl - Repsol Honda Team - Honda - 0
  26. Michele Pirro - Aruba.it Racing - Ducati - 0
  27. Lorenzo Savadori - Aprilia Racing - Aprilia - 0

Sumber: TR MotoGP, GPOne

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR