BERITA TIMNAS JADWAL KLASEMEN LAINNYA

Joan Mir Anggap Tak Adil Ducati Turunkan 8 Rider di MotoGP 2022

27-01-2022 15:30 | Anindhya Danartikanya

Frankie Carchedi dan Joan Mir (c) Suzuki Racing
Frankie Carchedi dan Joan Mir (c) Suzuki Racing

Bola.net - Meski sangat mengakui kekuatan motor-motor Ducati di MotoGP, Joan Mir selaku pembalap Suzuki Ecstar, merasa tak adil pabrikan asal Italia itu menurunkan delapan rider sekaligus pada 2022. Hal ini ia nyatakan kepada Speedweek pada Kamis (27/1/2022), menjelang uji coba pramusim di Sepang, Malaysia, 5-6 Februari.

Ducati memang sudah pernah menurunkan delapan rider yang terbagi menjadi empat tim, terakhir kali pada 2018. Namun, Aspar Team mundur dari MotoGP pada 2019, hingga sejak itu Ducati 'hanya' memiliki enam rider. Namun, mereka kembali mendapatkan delapan rider usai Gresini Racing berpisah dari Aprilia Racing tahun ini.

Gresini sempat mempertimbangkan kans jadi tim satelit Aprilia, namun RS-GP masih dalam tahap pengembangan, sehingga mereka lebih memilih jadi tim satelit Ducati, yang motornya, Desmosedici, terbukti sangat kompetitif selama beberapa tahun terakhir meski belum juara lagi sejak 2007. Akan tetapi, menurut Mir, ini tidaklah adil.

1 dari 2 halaman

8 Motor Bakal Penuhi Barisan Start Terdepan

Marco Bezzecchi, Luca Marini, Jorge Martin, Johann Zarco, Pecco Bagnaia, Jack Miller, Enea Bastianini, dan Fabio di Giannantonio (c) Ducati Corse
Marco Bezzecchi, Luca Marini, Jorge Martin, Johann Zarco, Pecco Bagnaia, Jack Miller, Enea Bastianini, dan Fabio di Giannantonio (c) Ducati Corse

Bagi juara dunia Moto3 2017 dan MotoGP 2020 tersebut, kekuatan Ducati memang tak terelakkan lagi, apalagi mereka menyapu 24 podium dan 7 kemenangan sepanjang 2021. Namun, Mir meyakini enam pabrikan yang terlibat di kelas para raja seharusnya masing-masing memiliki satu tim satelit saja.

"Saat melihat potensi motor-motor mereka, sebagai pembalap, saya rasa ini tidak adil. Delapan motor memang bukan separuh dari jumlah grid, tapi nyaris setengah barisan-barisan start terdepan. Dalam kejuaraan yang memiliki enam pabrikan, hal ini jelas merupakan hal yang janggal," ungkap Mir.

Pembalap Spanyol ini juga menyatakan bahwa banyaknya jumlah pembalap Ducati bakal sangat menyulitkan pabrikan lain, terutama Suzuki. Pasalnya, Suzuki dikenal lemah dalam lap tunggal, sehingga hasil kualifikasi mereka tak ideal. Apalagi tenaga mesin dan top speed mereka masih belum setinggi Ducati.

2 dari 2 halaman

Jadi Dorongan Suzuki Perbaiki Motor

Joan Mir dan Pecco Bagnaia (c) Suzuki Racing, Ducati Corse
Joan Mir dan Pecco Bagnaia (c) Suzuki Racing, Ducati Corse

"Kualifikasi bakal jadi sesi yang makin kritis bagi kami. Tak hanya makin sulit menang, melainkan juga makin sulit menjalani sesi Kualifikasi 2 (Q2). Aksi salip juga sudah jadi bagian terburuk tahun lalu. Saat menyalip Ducati, ban depan saya jadi kelewat panas. Motor kami jadi terkesan buruk jika dilihat dari sudut pandang hasil," tutur Mir.

Namun, hal ini juga jadi kesempatan bagi Mir untuk mendorong Suzuki memperbaiki performa GSX-RR. "Potensi Ducati sangat mengagumkan. Tapi bakal sangat sulit bagi kami jika kami tidak memperbaiki diri. Saya pun mencemaskan hal ini. Apalagi Aprilia juga mengalami kemajuan besar," pungkasnya.

Berikut daftar pembalap Ducati Corse di MotoGP 2022 beserta spek motor yang akan mereka terima sepanjang musim ini:

Ducati Lenovo Team

  • #43 Jack Miller - Desmosedici GP22
  • #63 Pecco Bagnaia - Desmosedici GP22

Pramac Racing

  • #5 Johann Zarco - Desmosedici GP22
  • #89 Jorge Martin - Desmosedici GP22

Mooney VR46 Racing Team

  • #10 Luca Marini - Desmosedici GP22
  • #72 Marco Bezzecchi* - Desmosedici GP21

Gresini Racing

  • #23 Enea Bastianini - Desmosedici GP21
  • #49 Fabio di Giannantonio* - Desmosedici GP21

*) debutan

Sumber: Speedweek

KOMENTAR