Jack Miller Ingin Remy Gardner Ikut Wakili Australia di MotoGP

Anindhya Danartikanya | 11 Juni 2020, 10:25
Jack Miller dan Remy Gardner (c) AP Photo
Jack Miller dan Remy Gardner (c) AP Photo

Bola.net - Meski digadang-gadang bisa mengikuti jejak Casey Stoner, Jack Miller tak besar kepala. Ia tak mau menjadi satu-satunya wakil Australia yang mencuri perhatian di MotoGP, dan justru berharap Remy Gardner menyusulnya ke kelas tertinggi dalam waktu dekat.


Hal ini ia sampaikan dalam podcast MotoGP Roundtable di YouTube, di mana ia ditanyai soal hubungannya dengan Gardner, yang merupakan anak dari juara dunia GP500 1987 Wayne Gardner dan tengah membela Onexox Tkkr SAG Team di kelas Moto2.

Gardner turun di Moto3 pada 2014 namun langsung naik ke Moto2 pada 2016 karena lebih cocok mengendarai motor lebih besar. Tahun lalu, ia akhirnya mendapatkan motor yang lebih kompetitif. Meski baru meraih satu podium, ia konsisten mengancam persaingan papan atas.

1 dari 3 halaman

Ingin Ada Rider Lain dari Australia

Pebalap ONEXOX TKKR SAG Team, Remy Gardner (c) MotoGP.com

Pebalap ONEXOX TKKR SAG Team, Remy Gardner (c) MotoGP.com

"Hubungan saya dan Remy baik. Dia anak yang baik. Saya kenal baik dengan Wayne Gardner, jadi hubungan saya dan Remy sangat baik. Kami, orang-orang Australia, sangat akrab satu sama lain," ujar Miller, yang diketahui ikut serta dalam selebrasi podium Gardner di Argentina tahun lalu.

Pebalap berusia 25 tahun ini pun berharap Gardner, yang pada 2019 mengakhiri musim di peringkat 5, bisa tampil jauh lebih garang dan konsisten tahun ini, hingga peluangnya naik ke MotoGP jauh lebih lebar.

"Saya akan senang melihat rider Australia lain turun di MotoGP. Remy bekerja sangat baik tahun lalu meski ia agak kesulitan pada paruh kedua musim. Tapi itu normal, dan kita sudah lihat betapa kuatnya ia dalam balapan seperti Argentina (2019) dan Qatar (2020)," lanjut Miller.

2 dari 3 halaman

Tertarik Lihat Kiprah Gardner Sepanjang 2020

Perlu diketahui, Gardner sendiri sempat nyaris naik ke MotoGP 2020, setelah ia mendapatkan tawaran dari Red Bull KTM Tech 3. Meski begitu, rider berusia 22 tahun itu menolak dan memilih bertahan di Moto2 setidaknya setahun lagi.

"Remy sangat dekat dengan para rider terdepan, jadi ia jelas salah satu orang yang bisa turun di MotoGP. Tahun lalu adalah pertama kalinya ia dapat motor yang kompetitif, jadi saya rasa bakal menarik melihatnya di sisa musim ini," pungkas Miller.

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR