Iker Lecuona: Gaet Pol Espargaro, Honda Tak Hormati Alex Marquez

Anindhya Danartikanya | 9 Juni 2020, 13:00
Pol Espargaro, Iker Lecuona, dan Alex Marquez (c) KTM/Tech 3/HRC
Pol Espargaro, Iker Lecuona, dan Alex Marquez (c) KTM/Tech 3/HRC

Bola.net - Sebagai sesama debutan MotoGP 2020, Iker Lecuona menyebut Alex Marquez tak mendapatkan rasa hormat yang layak dari Repsol Honda, yang belakangan ini santer dikabarkan menggaet Pol Espargaro sebagai penggantinya untuk musim 2021.


Espargaro, yang saat ini masih membela Red Bull KTM Factory Racing, diketahui telah saling lirik dengan Honda sejak Manajer Tim Repsol Honda, Alberto Puig, beberapa bulan lalu menyebutnya bakal cocok mengendarai RC213V karena gaya balap agresifnya yang mirip Marc Marquez.

Espargaro pun dikabarkan telah menandatangani kontrak berdurasi dua tahun untuk menggantikan Alex Marquez, yang merupakan juara dunia Moto3 2014 dan Moto2 2019, dan bahkan belum menjalani satu balapan pun selama berseragam Repsol Honda akibat pandemi virus corona.

1 dari 3 halaman

Kaget Pol Espargaro Ingin Hengkang

Lecuona, yang juga bakal menjalani debut MotoGP bersama Red Bull KTM Tech 3, mengaku kepada Onda Cero bahwa dirinya sangat heran atas langkah yang diambil Espargaro dan Honda, mengingat Espargaro tampak nyaman selama membela KTM sejak 2017 lalu.

"Entah apa yang akan terjadi. Saya bakal kaget, karena Pol telah membela KTM sejak lama. Saya tahu ia puas atas kinerja pabrikan kami. KTM juga sangat menyukainya dan menganggapnya sebagai keluarga," ungkap Lecuona seperti yang dikutip Corsedimoto, Senin (8/6/2020).

2 dari 3 halaman

Kutip Kata-Kata Valentino Rossi

Pebalap berusia 20 tahun ini juga menyebut Repsol Honda tak menghormati Alex, karena mendepaknya bahkan sebelum musim 2020 dimulai. Ia pun mengutip kata-kata Valentino Rossi, yang sempat menyebut Alex memang rider yang tepat untuk menggantikan Jorge Lorenzo di Repsol Honda.

"Itu (keputusan Honda) adalah sikap tak hormat. Saya rasa mereka tak memberi Alex kesempatan untuk membuktikan diri. Seperti yang Vale bilang, Alex adalah juara dunia Moto3 dan Moto2, dan ia tak mendapatkan tempat itu secara cuma-cuma. Alex layak dapat tempat di sana, dan ia adalah dua kali juara dunia," tutup Lecuona.

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR