Godok Jadwal Baru MotoGP 2020, Dorna Ogah Anak Tirikan WorldSBK

Anindhya Danartikanya | 8 Mei 2020, 11:20
WorldSBK Phillip Island, Australia 2020 (c) Kawasaki
WorldSBK Phillip Island, Australia 2020 (c) Kawasaki

Bola.net - CEO Dorna Sports, Carmelo Ezpeleta, menegaskan takkan menganaktirikan WorldSBK, mengingat selama ini hanya kalender baru MotoGP saja yang ramai diperbincangkan khalayak umum. Lewat WorldSBK.com, ia mengaku tengah menggodok jadwal baru untuk kejuaraan ini.


MotoGP 2020 sendiri diperkirakan akan dimulai dengan dua balapan pada 17-19 dan 24-26 Juli, sementara WorldSBK 2020 akan dilanjutkan pada 31 Juli-2 Agustus, dan ketiga gelaran ini sama-sama bakal diselenggarakan di Sirkuit Jerez, Spanyol, dalam tiga pekan beruntun.

Ezpeleta pun menyatakan bahwa format yang sama kemungkinan besar akan diaplikasikan di sirkuit-sirkuit lainnya. Meski begitu, bukan berarti WorldSBK akan selalu digelar setelah pekan balap MotoGP.

1 dari 3 halaman

Bakal Ada 6-7 Seri Tambahan

CEO Dorna Sports, Carmelo Ezpeleta (c) MotoGP.com

"Banyak sirkuit yang akan kami datangi bakal menggelar satu atau dua balapan MotoGP, dan lalu menggelar satu seri WorldSBK. Kami tengah mengaturnya. Ada beberapa sirkuit yang tak menjamu keduanya, tapi tentu prioritas kami juga menggelar WorldSBK," ujar Ezpeleta.

Jika MotoGP 2020 diperkirakan bakal menggelar 12-16 balapan, Ezpeleta menyatakan bahwa WorldSBK kemungkinan akan dilanjutkan dengan tambahan 6-7 seri saja, alih-alih 13 seri seperti jadwal awal.

"Di WorldSBK, kami sudah menggelar satu seri di Australia, dan setelahnya kami coba menggelar minimal 6-7 seri tambahan. Inilah yang kami pertimbangkan, namun ini juga tergantung situasi, karena protokol medisnya harus sama dengan MotoGP," ungkapnya.

2 dari 3 halaman

MotoGP-WorldSBK Sama-Sama Prioritas Dorna

Ezpeleta juga menegaskan bahwa sebagai promotor kedua kejuaraan, Dorna Sports memastikan bahwa WorldSBK 2020 punya hak yang sama untuk digelar seperti MotoGP.

"Mereka sama-sama prioritas. Kami punya kewajiban untuk menggelar keduanya, dan kami juga membicarakan WorldSBK dalam banyak diskusi. Kami tengah mempelajari kalender terbaik," pungkasnya.

Seluruh balapan MotoGP 2020 kemungkinan besar akan digelar tanpa penonton, dan hanya akan ada 1.300 orang kru yang bekerja di paddock, dan semuanya akan diperiksa dengan tes PCR sebagai langkah pencegahan infeksi virus corona.

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR