BERITA TIMNAS JADWAL KLASEMEN LAINNYA

Duet Ducati dan Torres Disorot: Inilah 9 Rekor Baru yang Tercipta di MotoGP San Marino

21-09-2021 13:06 | Anindhya Danartikanya

Pecco Bagnaia dan Enea Bastianini (c) AP Photo
Pecco Bagnaia dan Enea Bastianini (c) AP Photo

Bola.net - MotoGP San Marino di Sirkuit Misano, Minggu (19/9/2021), berjalan sangat seru. Bagaimana tidak? Aksi-aksi para rider dari keempat kelas balap, termasuk kelas MotoE yang telah mencapai pengujung musim, sangat menarik ditonton.

Dari MotoE, Jordi Torres sukses mempertahankan gelar dunia, sementara Raul Fernandez merebut kemenangan lagi di Moto2. Pedro Acosta, meski gagal menang, juga menyabet gelar bergengsi usai balapan di Moto3.

Di kelas MotoGP, balapan tak kalah seru. Pecco Bagnaia kembali menang usai mendapatkan tekanan bertubi dari Fabio Quartararo. Sementara itu, Enea Bastianini menjadi wajah baru di podium kelas para raja.

Dalam pekan balap tersebut tentu ada sederet pula rekor baru yang tergores. Apa saja sih? Simak ulasannya berikut ini ya, Bolaneters.

1 dari 3 halaman

Catatan Unik dari MotoGP San Marino di Misano

Pembalap Pons Racing, Jordi Torres (c) Pons Racing
Pembalap Pons Racing, Jordi Torres (c) Pons Racing

1) Rider Pons Racing 40, Jordi Torres, sukses mengunci gelar dunia MotoE 2021 usai kecelakaan kontroversial dengan Dominique Aegerter pada lap terakhir balapan kedua. Ini adalah gelar dunia kedua Torres di MotoE, usai merebut gelar tahun lalu. Ia pun menjadi rider pertama yang mampu meraih dua gelar dunia MotoE.

2) Dengan memenangi Moto2 San Marino, Raul Fernandez menjadi debutan pertama kelas intermediate yang mampu meraih enam kemenangan dalam satu musim sejak Marc Marquez pada 2011 (Marquez meraih tujuh kemenangan sepanjang musim).

3) Dengan kemenangan itu pula, Fernandez sukses mengunci gelar debutan terbaik Moto2 2021. Gelar serupa juga dikunci oleh rekan setimnya di Red Bull KTM Ajo, Pedro Acosta, yang menjadi debutan terbaik di Moto3 2021 usai finis ketujuh dalam balapan kelas Grand Prix teringan.

2 dari 3 halaman

Catatan Unik dari MotoGP San Marino di Misano

Pembalap Ducati Lenovo Team, Pecco Bagnaia (c) Ducati Corse
Pembalap Ducati Lenovo Team, Pecco Bagnaia (c) Ducati Corse

4) Rider Ducati Lenovo Team, Pecco Bagnaia, sukses meraih kemenangan lagi. Ini adalah kedua kali ia meraih kemenangan usai start dari pole, dan ia melakukannya secara beruntun karena ia melakukan hal serupa di Seri Aragon. Ini adalah kemenangan keempat Ducati musim ini, dua lainnya diraih Jack Miller di Jerez dan Le Mans.

5) Usai finis kedua, rider Monster Energy Yamaha, Fabio Quartararo, menjadi pembalap Prancis dengan podium terbanyak dalam sejarah kelas tertinggi (GP500/MotoGP) dengan 19 podium.

6) Usai finis ketiga, rider Avintia Esponsorama, Enea Bastianini, sukses merebut podium perdananya di MotoGP. Ini adalah podium perdana Bastianini sejak finis ketiga di Moto2 Teruel 2020. Ini juga merupakan podium kedua Avintia Esponsorama di kelas para raja, usai finis ketiga di MotoGP Ceko 2020 lewat Johann Zarco.

3 dari 3 halaman

Catatan Unik dari MotoGP San Marino di Misano

Pembalap Avintia Esponsorama, Enea Bastianini (c) Esponsorama Racing
Pembalap Avintia Esponsorama, Enea Bastianini (c) Esponsorama Racing

7) Bastianini menjadi pembalap MotoGP ke-13 yang sukses menapakkan kaki di podium musim ini. Ia juga menjadi rider kelima Ducati yang meraih podium. Satu-satunya rider Ducati yang belum meraih trofi adalah debutan Sky VR46 Avintia, Luca Marini.

8) Podium Bastianini juga berarti semua spek motor yang ada di MotoGP 2021 (delapan spek) sukses meraih setidaknya satu podium. Bastianini mengendarai Ducati Desmosedici GP19, dan spek lainnya adalah Ducati Desmosedici GP21, Yamaha YZR-M1 2021, Yamaha YZR-M1 2019, Honda RC213V 2021, KTM RC16 2021, Suzuki GSX-RR 2021, dan Aprilia RS-GP 2021.

9) Bagnaia (24 tahun 248 hari) yang merebut kemenangan, dan Bastianini (23 tahun 263 hari) yang finis ketiga, menjadi duet Italia termuda yang mampu meraih podium dalam sebuah balapan kelas para raja (GP500/MotoGP).

KOMENTAR