BERITA TIMNAS JADWAL KLASEMEN LAINNYA

Duel Lawan Alex Marquez, Jack Miller Sempat Deja vu Moto3 2014

08-11-2021 11:38 | Anindhya Danartikanya

Jack Miller dan Alex Marquez (c) AP Photo
Jack Miller dan Alex Marquez (c) AP Photo

Bola.net - Jack Miller senang akhirnya kembali menapakkan kaki di tangga podium. Pembalap Ducati Lenovo Team ini berhasil finis ketiga dalam MotoGP Algarve di Portimao, Portugal, Minggu (7/11/2021), usai berduel dengan rider LCR Honda Castrol, Alex Marquez. Dalam jumpa pers usai balap, ia mengaku teringat rivalitas mereka di Moto3 2014.

Memulai balapan dari posisi kedua, Miller melakukan start yang mulus dan bahkan memimpin. Namun, sang tandem, Pecco Bagnaia, langsung menebus kesalahannya sendiri dengan menyalip Miller tepat di Tikungan 1. Sialnya, Miller juga disalip oleh rider Suzuki Ecstar, Joan Mir. Sejak itu, ia berusaha menghemat ban di posisi ketiga.

"Saya mampu menjalani start dengan baik. Namun, Pecco menyalip saya dari jalur dalam di Tikungan 1, dan saya berkata, 'oke, ia jelas ingin ngotot', dan ternyata benar. Saya sendiri konsisten mencatat 1 menit 39 detik. Saya rasa yang terbaik 39,6 detik, sementara dia langsung menjauh dari kami," ujar Miller via MotoGP.com.

1 dari 2 halaman

Berkali-kali Lakukan Kesalahan

Pembalap Ducati Lenovo Team, Jack Miller (c) Ducati Corse
Pembalap Ducati Lenovo Team, Jack Miller (c) Ducati Corse

Pada Lap 11, Miller melakukan kesalahan di Tikungan 5 dan melebar, hingga ia terkejar oleh Marquez, yang menyalip di Tikungan 1 pada lap berikutnya. "Saya melakukan kesalahan di Tikungan 5, tapi saya dan Joan berkali-kali melakukannya sepanjang balapan, sementara Pecco bagai batu di depan," kisah rider Australia ini.

El Pistolas sempat menjauh. Tapi The Thriller yang mampu menghemat ban, kembali menyerang pada Lap 19, dan keduanya saling salip. Miller akhirnya menyalip Marquez dan mengambil alih posisi ketiga pada Lap 21. Ia sempat mencetak margin lebar, namun melakukan kesalahan di Tikungan 7 hingga Marquez mengancam lagi.

"Saya coba mengendalikan ban, berharap bisa mendekat jelang akhir. Sekalinya saya ngotot, di delapan lap terakhir, saya kembali menyalip Alex. Sayangnya, saya mengalami momen besar di Tikungan 7, ban belakang selip. Saya pindah ke engine brake B, tapi satu lap kemudian Alex kembali mendekat," ungkap Miller.

2 dari 2 halaman

Punya Sejarah dengan Alex Marquez

Miller lalu menjauh, tapi oleng lagi di Tikungan 5. Alhasil, ia pindah ke engine brake C. Ia ragu strategi itu bisa jitu, dan atas alasan itulah ia yakin Marquez akan kembali menyerang. Namun, bendera merah tanda balapan dihentikan dikibarkan pada Lap 23 akibat tabrakan Iker Lecuona dan Miguel Oliveira di Tikungan 13.

Rider 26 tahun ini pun mengaku yakin, andai bendera merah tak dikibarkan, ia bisa jadi menjalani aksi saling salip yang sengit dengan Marquez, seperti halnya saat memperebutkan gelar dunia Moto3 2014. Kala itu, mahkota juara jatuh ke tangan Marquez, sementara Miller jadi runner up dengan margin 2 poin saja.

"Saya sempat siap duel sengit sampai akhir, tapi ada bendera merah. Rasanya aneh jika hal-hal itu terjadi, karena Anda mempersiapkan diri untuk berperang habis-habisan. Apalagi saya dan Alex punya sedikit sejarah. Saya merasa seperti kembali ke 2014," tutup Miller, yang duduk di peringkat 4 pada klasemen dengan 165 poin.

Sumber: MotoGP

KOMENTAR