Ducati: Sulit Juarai MotoGP Bareng Pecco Bagnaia, Tapi Belum Mustahil

Anindhya Danartikanya | 18 Agustus 2022, 14:42
Pembalap Ducati Lenovo Team, Pecco Bagnaia (c) Ducati Corse
Pembalap Ducati Lenovo Team, Pecco Bagnaia (c) Ducati Corse

Bola.net - Sporting Director Ducati Corse, Paolo Ciabatti, mengakui bahwa merebut gelar dunia MotoGP 2022 bersama Francesco Bagnaia tidak akan mudah dilakukan. Meski begitu, dengan delapan tersisa dan ketertinggalan 49 poin dari Quartararo, misi ini menurutnya belum mencapai kata mustahil.

Ciabatti tak memungkiri bahwa usaha Ducati merebut gelar bersama 'Pecco' sempat tersendat-sendat akibat performanya yang naik turun. Sejauh ini, Bagnaia memang sudah mengantongi empat kemenangan, tetapi ia juga terhitung empat kali gagal finis dan sempat sekali hanya meraih satu poin.

"Pecco harus belajar dewasa usai masalah pada awal musim. Ia mengakui harus lebih konsisten. Namun, tak diragukan lagi ia cepat di trek mana pun. Kami harus melupakan seri-seri pertama ketika GP22 belum sempurna. Pada titik tertentu, Pecco akhirnya bisa berebut kemenangan di tiap seri," ujar Ciabatti via Speedweek, Rabu (17/8/2022).

1 dari 3 halaman

Ogah Remehkan Aleix Espargaro

Fabio Quartararo, Pecco Bagnaia, dan Aleix Espargaro (c) AP Photo

Fabio Quartararo, Pecco Bagnaia, dan Aleix Espargaro (c) AP Photo

Ciabatti yakin, andai Bagnaia tak jatuh di Qatar, Le Mans, dan Sachsenring, serta tak tertabrak Takaaki Nakagami di Catalunya, juga finis lebih baik di Mandalika, mungkin ia kini akan tertinggal 6 poin saja dari Quartararo yang ada di puncak klasemen. "Bagaimanapun, kami yakin masih memungkinkan juara bersama Pecco," tuturnya.

"Fabio rider yang menakjubkan, tetapi bisa melakukan kesalahan. Kami hanya harus fokus pada pekerjaan sendiri dan melihat apa yang terjadi. Kami juga tak melupakan Aleix (Espargaro). Terlalu banyak pembicaraan soal Fabio, padahal Aleix juga melakukan hal-hal luar biasa. Ia tampak sempurna di atas motornya," lanjut pria Italia ini.

Ciabatti pun masih optimistis soal kans merebut gelar MotoGP 2022 bersama Bagnaia karena dua trek mendatang, yakni Red Bull Ring, Austria, dan Misano, San Marino, dikenal bersahabat baik dengan Ducati maupun Bagnaia. Di kedua trek inilah ketertinggalan poin dari Quartararo dan Espargaro sangat mungkin dikejar.

2 dari 3 halaman

Yang Penting Konsisten Naik Podium

Pembalap Ducati Lenovo Team, Pecco Bagnaia (c) AP Photo

Pembalap Ducati Lenovo Team, Pecco Bagnaia (c) AP Photo

"Meraih gelar bakal sulit, tetapi tak mustahil. Saya tak yakin Fabio akan melakukan banyak kesalahan, karena ia sangat konsisten. Aleix bahkan lebih konsisten. Namun, tugas kami sudah jelas, harus naik podium dan menang sesering mungkin. Jika tak bisa, kami akan coba finis kedua atau ketiga. Kami tak boleh gagal finis lagi," tutup Ciabatti.

Bagnaia memang menjadi harapan utama Ducati dalam merebut gelar dunia pembalap yang pertama di MotoGP sejak Casey Stoner pada 2007 lalu. Sejauh ini, Ducati masih mentok di peringkat runner up, yakni lewat Andrea Dovizioso pada 2017, 2018, dan 2019, serta lewat Bagnaia pada 2021.

Dalam balapan di Austria nanti, harapan menang Ducati juga sangat tinggi. Pasalnya, sejak Red Bull Ring kembali menggelar MotoGP pada 2016, Ducati sukses meraih enam kemenangan dari delapan balapan yang digelar. Satu-satunya pabrikan lain yang menang di trek tersebut adalah sang tuan rumah, KTM, yang mengoleksi dua kemenangan.

3 dari 3 halaman

Klasemen Sementara MotoGP 2022

Pembalap Ducati Lenovo Team, Pecco Bagnaia (c) AP Photo

Pembalap Ducati Lenovo Team, Pecco Bagnaia (c) AP Photo
  1. Fabio Quartararo - Monster Energy Yamaha MotoGP - Yamaha - 180
  2. Aleix Espargaro - Aprilia Racing - Aprilia - 158
  3. Francesco Bagnaia - Ducati Lenovo Team - Ducati - 131
  4. Enea Bastianini - Gresini Racing MotoGP - Ducati - 118
  5. Johann Zarco - Prima Pramac Racing - Ducati - 114
  6. Jack Miller - Ducati Lenovo Team - Ducati - 107
  7. Brad Binder - Red Bull KTM Factory Racing - KTM - 98
  8. Alex Rins - Team SUZUKI ECSTAR - Suzuki - 84
  9. Maverick Viñales - Aprilia Racing - Aprilia - 82
  10. Miguel Oliveira - Red Bull KTM Factory Racing - KTM - 81
  11. Jorge Martin - Prima Pramac Racing - Ducati - 81
  12. Joan Mir - Team SUZUKI ECSTAR - Suzuki - 77
  13. Marco Bezzecchi - Mooney VR46 Racing Team - Ducati - 61
  14. Marc Marquez - Repsol Honda Team - Honda - 60
  15. Luca Marini - Mooney VR46 Racing Team - Ducati - 56
  16. Takaaki Nakagami - LCR Honda IDEMITSU - Honda - 45
  17. Pol Espargaro - Repsol Honda Team - Honda - 42
  18. Alex Marquez - LCR Honda CASTROL - Honda - 27
  19. Franco Morbidelli - Monster Energy Yamaha MotoGP - Yamaha - 26
  20. Fabio Di Giannantonio - Gresini Racing MotoGP - Ducati - 18
  21. Darryn Binder - WithU Yamaha RNF MotoGP Team - Yamaha - 10
  22. Andrea Dovizioso - WithU Yamaha RNF MotoGP Team - Yamaha - 10
  23. Remy Gardner - Tech3 KTM Factory Racing - KTM - 9
  24. Raul Fernandez - Tech3 KTM Factory Racing - KTM - 5
  25. Stefan Bradl - Repsol Honda Team - Honda - 0
  26. Michele Pirro - Aruba.it Racing - Ducati - 0
  27. Lorenzo Savadori - Aprilia Racing - Aprilia - 0

Sumber: Speedweek

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR