Ducati Makin Pusing Pilih Rider Usai Enea Bastianini Bekuk Jorge Martin di Silverstone

Anindhya Danartikanya | 9 Agustus 2022, 10:41
Enea Bastianini dan Jorge Martin (c) Gresini Racing, Pramac Racing
Enea Bastianini dan Jorge Martin (c) Gresini Racing, Pramac Racing

Bola.net - Manajer Ducati Lenovo Team, Davide Tardozzi, mengaku pihaknya semakin pusing memilih pembalap kedua di MotoGP 2023. Apalagi usai melihat Enea Bastianini secara wheel-to-wheel mengalahkan Jorge Martin dalam balapan di Silverstone, Inggris, Minggu (7/8/2022).

Kedua rider ini sedang berebut slot di tim pabrikan Ducati untuk menggantikan Jack Miller. Balapan di Silverstone, dan juga di Red Bull Ring, Austria, pada 21 Agustus, bakal krusial bagi masa depan mereka. Pasalnya, Ducati punya tenggat waktu untuk mengumumkan pilihan dalam Seri San Marino di Misano pada awal September.

Secara statistik, Bastianini lebih dijagokan pindah ke tim pabrikan Ducati karena sukses meraih tiga kemenangan. Ia juga tengah menjadi salah satu kandidat juara dunia karena duduk di peringkat 4 pada klasemen pembalap. Di lain sisi, Martin baru meraih dua podium dan lima kali gagal meraih poin, serta duduk di peringkat 11.

1 dari 3 halaman

Tegas Bakal Beri Perlakukan Sama Persis

Pembalap Gresini Racing, Enea Bastianini (c) Gresini Racing

Pembalap Gresini Racing, Enea Bastianini (c) Gresini Racing

Dalam balapan di Silverstone, Bastianini dan Martin masing-masing start dari posisi 8 dan 9. Mereka dan Marco Bezzecchi bersenggolan di Tikungan 1, menyebabkan winglet kanan Bastianini terlepas. Meski sempat melorot ke posisi 11, Bestia mampu menyalip banyak rival. Pada lap terakhir, ia pun berhasil mengalahkan Martinator dan finis keempat.

"Mereka bikin keputusan sangat sulit diambil. Kedua rider, tak peduli siapa yang akan membela Pramac atau tim pabrikan, bakal diperlakukan sama persis. Ini hanya soal warna tim. Saat ini, mereka sudah diperlakukan setara, meski Enea dapat motor tahun lalu. Di antara Austria dan Misano, kami akan mengumumkannya," ujar Tardozzi kepada BT Sport seperti yang dikutip Crashnet.

Meski dikalahkan Bastianini di depan mata, Martin sama sekali tak patah semangat. Lewat Todo Circuito, ia mengaku yakin bisa tampil jauh lebih baik di Red Bull Ring. Ia juga yakin Ducati takkan mengambil keputusan berdasarkan hasil segelintir balapan saja. Apalagi, ia sukses meraih 4 podium dan 1 kemenangan musim lalu.

2 dari 3 halaman

Jorge Martin Legawa, Enea Bastianini Beri Peringatan

Pembalap Prima Pramac Racing, Jorge Martin (c) Pramac Racing

Pembalap Prima Pramac Racing, Jorge Martin (c) Pramac Racing

"Saya tak yakin keputusan bakal diambil berdasarkan satu, dua, atau lima balapan saja. Yang dinilai adalah kinerja kami di garasi sepanjang tahun. Itu yang tak dilihat orang dari luar. Mereka akan mengambil pilihan yang baik. Namun, di mana pun saya berada, saya akan senang, akan mengerahkan segalanya. Itulah yang penting," ujar Martin.

Lewat Speedweek, Bastianini pun memberi peringatan kepada Ducati. Menurutnya, hasil dan performanya di Silverstone seharusnya menjadi nilai plus. Juara dunia Moto2 2020 ini juga menyebut, jika ia kembali unggul atas Martin di Red Bull Ring, maka tak ada alasan bagi Ducati untuk memilih Martin ketimbang dirinya.

"Hasil ini jelas bantuan lebih untuk orang-orang yang harus ambil keputusan. Jika hasil ini terjadi lagi di Austria, maka tak ada alasan mengambil keputusan berbeda. Namun, kita semua tahu Jorge rider yang sangat kuat. Jadi, kita lihat nanti apa yang akan terjadi di masa depan. Bagaimanapun, kami punya pondasi yang baik," tuturnya.

3 dari 3 halaman

Klasemen Sementara MotoGP 2022

Jorge Martin dan Enea Bastianini (c) Pramac Racing, Gresini Racing

Jorge Martin dan Enea Bastianini (c) Pramac Racing, Gresini Racing
  1. Fabio Quartararo - Monster Energy Yamaha MotoGP - Yamaha - 180
  2. Aleix Espargaro - Aprilia Racing - Aprilia - 158
  3. Francesco Bagnaia - Ducati Lenovo Team - Ducati - 131
  4. Enea Bastianini - Gresini Racing MotoGP - Ducati - 118
  5. Johann Zarco - Prima Pramac Racing - Ducati - 114
  6. Jack Miller - Ducati Lenovo Team - Ducati - 107
  7. Brad Binder - Red Bull KTM Factory Racing - KTM - 98
  8. Alex Rins - Team SUZUKI ECSTAR - Suzuki - 84
  9. Maverick Viñales - Aprilia Racing - Aprilia - 82
  10. Miguel Oliveira - Red Bull KTM Factory Racing - KTM - 81
  11. Jorge Martin - Prima Pramac Racing - Ducati - 81
  12. Joan Mir - Team SUZUKI ECSTAR - Suzuki - 77
  13. Marco Bezzecchi - Mooney VR46 Racing Team - Ducati - 61
  14. Marc Marquez - Repsol Honda Team - Honda - 60
  15. Luca Marini - Mooney VR46 Racing Team - Ducati - 56
  16. Takaaki Nakagami - LCR Honda IDEMITSU - Honda - 45
  17. Pol Espargaro - Repsol Honda Team - Honda - 42
  18. Alex Marquez - LCR Honda CASTROL - Honda - 27
  19. Franco Morbidelli - Monster Energy Yamaha MotoGP - Yamaha - 26
  20. Fabio Di Giannantonio - Gresini Racing MotoGP - Ducati - 18
  21. Darryn Binder - WithU Yamaha RNF MotoGP Team - Yamaha - 10
  22. Andrea Dovizioso - WithU Yamaha RNF MotoGP Team - Yamaha - 10
  23. Remy Gardner - Tech3 KTM Factory Racing - KTM - 9
  24. Raul Fernandez - Tech3 KTM Factory Racing - KTM - 5
  25. Stefan Bradl - Repsol Honda Team - Honda - 0
  26. Michele Pirro - Aruba.it Racing - Ducati - 0
  27. Lorenzo Savadori - Aprilia Racing - Aprilia - 0

Sumber: Crashnet, Todo Circuito, Speedweek

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR