Disenggol Marc Marquez di Styria, Aleix Espargaro Salahkan FIM Stewards

Anindhya Danartikanya | 9 Agustus 2021, 12:20
Aleix Espargaro dan Marc Marquez (c) Aprilia Racing, Honda Racing Corporation
Aleix Espargaro dan Marc Marquez (c) Aprilia Racing, Honda Racing Corporation

Bola.net - Rider Aprilia Racing Team Gresini, Aleix Espargaro, naik pitam soal dua insiden senggolan dengan Marc Marquez di MotoGP Styria yang digelar di Red Bull Ring, Minggu (8/8/2021). Uniknya, meski tak senang atas manuver pembalap Repsol Honda itu, Espargaro justru menyalahkan FIM Stewards.


Dalam balapan ini, Espargaro dan Marquez masing-masing start ketujuh dan kedelapan. Mereka pun bersenggolan di Tikungan 1 selepas start, usai Marquez coba menyalip Espargaro di jalur dalam hingga Espargaro keluar trek. Pada akhir lap, Marquez duduk posisi ketiga dan Espargaro duduk di posisi kesembilan.

Tapi balapan dihentikan pada Lap 3 usai motor KTM Dani Pedrosa meledak di Tikungan 3 akibat tertabrak Lorenzo Savadori. Dalam perjalanan kembali ke pit, Espargaro pun tampak mengomel pada Marquez. Nahasnya, mereka kembali bersenggolan di tikungan yang sama pada balapan kedua, yang berdurasi 27 lap.

1 dari 2 halaman

Penalti Tak Perlu Tunggu Kecelakaan

Pada akhir lap tersebut, Marquez pun melorot ke posisi 10, sementara Espargaro terjun bebas ke posisi 17. Espargaro bahkan harus gagal finis usai motor RS-GP miliknya mengalami kerusakan teknis pada Lap 5. Marquez sendiri akhirnya finis kedelapan usai bertarung sengit dengan Iker Lecuona dan adiknya sendiri, Alex Marquez.

Espargaro pun maklum gaya balap agresif Marquez, tapi heran FIM Stewards tak menghukumnya. "Marc adalah Marc. Dalam 10 tahun terakhir, ia menyalip dengan cara ini. Yang ingin saya salahkan justru FIM Stewards. Mungkin mereka nonton hari terakhir Olimpiade. Entahlah, sulit memahami mereka," sindirnya lewat The Race.

Menurutnya, Marquez sah-sah saja mencoba menyalip, namun tetap yakin FIM Stewards harus bertindak tegas. "Stewards harusnya memberikan penalti. Tak ada ruang sama sekali. Marc menyenggol saya pada lengan dan saya keluar trek. Saya bisa mengalami kekacauan besar di sana. Aksi macam itu harusnya dipenalti," lanjutnya.

2 dari 2 halaman

FIM Stewards Tak Pernah Hadiri Rapat Safety Commission

Espargaro sebal lagi-lagi FIM Stewards inkonsisten dalam menghukum. Menurutnya, mereka hanya memberi penalti saat terjadi kecelakaan. Ia yakin hukuman juga perlu dijatuhkan jika tindakan seorang rider terbukti berbahaya. "Jika kami berdua jatuh, pasti ada penalti. Tapi karena tak ada yang jatuh, mereka tak ada hukuman," tuturnya.

"Saya benar-benar tak paham pekerjaan mereka. Tak ada komunikasi antara pembalap dan Stewards. Semua rider selalu menghadiri rapat Safety Commission, tapi mereka tak pernah hadir. Kami tak bisa bicara dengan mereka, tak satu pun orang memahami apa arti penalti dari mereka. Ini bikin frustrasi," lanjut kakak Pol Espargaro ini.

Espargaro dan Marquez akan kembali berjumpa dalam balapan kedua di Sirkuit Red Bull Ring, yakni dalam MotoGP Austria pada 13-15 Agustus.

Sumber: The Race

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR