BERITA JADWAL KLASEMEN LAINNYA

Diego Gubellini: Pelindung Dada Fabio Quartararo Terbang Akibat Kecepatan Tinggi

09-06-2021 09:35 | Anindhya Danartikanya

Baju balap Fabio Quartararo terbuka dalam MotoGP Catalunya 2021. (c) MotoGP.com Baju balap Fabio Quartararo terbuka dalam MotoGP Catalunya 2021. (c) MotoGP.com

Bola.net - Crew chief Fabio Quartararo di Monster Energy Yamaha, Diego Gubellini, membantah tuduhan bahwa ridernya tersebut dengan sengaja membuang pelindung dada saat mengalami insiden baju balap yang terbuka dalam MotoGP Catalunya, Spanyol, pada Minggu (6/6/2021). Hal ini ia nyatakan via Facebook, Selasa (8/6/2021).

Ritsleting baju balap Quartararo diketahui terbuka pada 5-6 lap terakhir. Pada Lap 21, ia juga kedapatan membuang pelindung dada di salah satu tikungan kanan. Pada Lap 22, yakni saat ia berduel dengan Jack Miller untuk posisi ketiga, ia juga berusaha menutup baju balapnya, hingga melebar di Tikungan 1-2.

FIM Stewards pun menganggapnya sebagai aksi memotong jalur. Alhasil, meski melewati garis finis di posisi ketiga, Quartararo dijatuhi hukuman mundur tiga detik, hingga ia harus rela dinyatakan finis keempat. Namun, nasib sial pembalap berusia 22 tahun tersebut tak berhenti di situ.

1 dari 3 halaman

Alpinestars Pastikan Semua Alat Bekerja Normal

Baju balap Fabio Quartararo terbuka dalam MotoGP Catalunya 2021. (c) MotoGP.com Baju balap Fabio Quartararo terbuka dalam MotoGP Catalunya 2021. (c) MotoGP.com

Lima jam usai balap, FIM Stewards menjatuhkan satu lagi hukuman mundur tiga detik kepada El Diablo, yang dinilai melakukan tindakan berbahaya karena berkendara dalam baju balap yang terbuka dan membuang pelindung dada yang wajib dipakai. Dengan begitu, rider Prancis itu dinyatakan finis keenam.

Usai finis, baju balap itu pun dikirim Quartararo ke truk Pengembangan Balap Alpinestars yang ada di paddock sirkuit dan segera dianalisa oleh para teknisinya. Produsen baju balap asal Italia itu pun merilis hasil investigasi awal pada Selasa, dan menyatakan semua perangkat, termasuk ritsleting dan sistem airbag-nya berfungsi dengan baik.

Rider Suzuki, Joan Mir, mengaku tak mempermasalahkan ritsleting baju balap Quartararo yang terbuka. Tapi juara dunia bertahan ini menyebut tindakan Quartararo yang membuang pelindung dada bisa membahayakan rider lain yang ada di belakangnya, dan atas alasan itulah Mir yakin eks tandemnya di Moto3 itu harus dihukum.

2 dari 3 halaman

Pelindung Dada Terbang Sendiri

Pernyataan crew chief Fabio Quartararo, Diego Gubellini, soal insiden baju balap di MotoGP Catalunya 2021. (c) Facebook/Diego Gubellini Pernyataan crew chief Fabio Quartararo, Diego Gubellini, soal insiden baju balap di MotoGP Catalunya 2021. (c) Facebook/Diego Gubellini

Quartararo keberatan atas pernyataan Mir, dan didukung Gubellini. Crew chief Italia ini lewat Facebook menyatakan kamera onboard di dasbor YZR-M1 menunjukkan ridernya tak membuang pelindung dada, dan menyebut perangkat itu terbang akibat kecepatan tinggi. Sayang, Dorna Sports tak merilis video ini untuk publik. Berikut pernyataan Gubellini.

"Sebagai klarifikasi:

"Sebelum star balapan, Fabio menutup baju balapnya dengan tepat (seperti yang sudah dikonfirmasi oleh kamera on board. Baju balapnya pun tiba-tiba terbuka saat pengereman di Tikungan 1, empat lap sebelum finis.

"Fabio keluar dari Tikungan 1, tiga lap sebelum finis, kehilangan 0,7 detik, demi menutup baju balapnya, dan proteksi depannya (dada) terbang akibat kecepatan tinggi.

"Fabio finis balapan di posisi ketiga. Fabio dihukum enam detik. Kami menerima semua penalti dan kami sudah memikirkan balapan-balapan berikutnya."

Sumber: Facebook/Diego Gubellini

3 dari 3 halaman

Video: Kebakaran Besar di Sirkuit MotoGP Argentina

KOMENTAR