Danilo Petrucci: Menangi MotoGP dan Dakar, Kini Jadi Calon Penguasa MotoAmerica

Anindhya Danartikanya | 18 April 2022, 14:50
Danilo Petrucci dan Paolo Ciabatti (c) Warhorse HSBK Racing Ducati Team
Danilo Petrucci dan Paolo Ciabatti (c) Warhorse HSBK Racing Ducati Team

Bola.net - Danilo Petrucci memang tak pernah jadi juara di dunia balap motor. Namun, ia telah menggoreskan sejarah baru dengan pernah meraih kemenangan di MotoGP, Reli Dakar, dan MotoAmerica. Lewat Speedweek, Senin (18/4/2022), ia mengaku merasa bangga atas prestasinya ini karena tak ada rider lain yang pernah melakukannya.

Petrucci diketahui menjalani debut di MotoGP 2012 usai turun di ajang FIM Superstock 1000 dan jadi test rider Ducati di WorldSBK. Menjadi underdog begitu lama, uniknya 'Petrux' mampu meraih banyak podium, dan bahkan dapat kans membela tim pabrikan Ducati pada 2019 dan 2020, meraih dua kemenangan besar.

Sayangnya, pada akhir 2021, kontraknya tak diperpanjang oleh KTM sehingga kiprahnya di MotoGP berakhir. Namun, pabrikan asal Austria itu memberinya penghargaan sekaligus hadiah, berupa kesempatan turun di Reli Dakar 2022 Arab Saudi. Cita-cita masa kecil Petrucci pun terwujud, dan ia bahkan secara sensasional memenangi Etape 5.

Usai tampil di Reli Dakar, Petrucci kembali ke ajang road race musim ini. Ia banting setir ke MotoAmerica, membela Warhorse HSBK Racing Ducati Team yang dapat dukungan langsung dari Ducati Corse. Mengendarai Panigale V4R, rider berusia 31 tahun ini pun menyabet dua kemenangan sekaligus di Austin, Texas, 8-10 April lalu.

1 dari 2 halaman

Sempat Kehilangan Motivasi Balapan Usai Reli Dakar

Pembalap Warhorse HSBK Racing Ducati Team, Danilo Petrucci (c) Warhorse HSBK Racing Ducati Team

Pembalap Warhorse HSBK Racing Ducati Team, Danilo Petrucci (c) Warhorse HSBK Racing Ducati Team

Kemenangan Petrucci ini unik. Pasalnya, ia hanya menjalani beberapa dua tes dengan Panigale. Keduanya digelar di Portimao dan Misano, tanpa kru Warhorse HSBK Racing Ducati Team yang bermarkas di New York. Ia bahkan baru bertemu dengan anggota timnya untuk pertama kali di Austin, di mana MotoGP juga digelar.

"Panigale dikembangkan berdasar ban Pirelli di WorldSBK, sementara di Amerika kami pakai Dunlop. Saya juga harus mengenal tim baru karena saya hanya pernah tes di Eropa, mereka baru kenal saya di Texas. Untungnya, saya cukup berpengalaman di MotoGP. Jadi, saya langsung tahu arah setup yang saya inginkan," ujarnya.

Petrucci juga puas atas dua kemenangannya di MotoAmerica, karena ia ternyata sempat sulit menemukan motivasi untuk balapan lagi usai Reli Dakar. Pasalnya, ia dirundung begitu banyak cedera dan kendala teknis. "Saya sempat merana usai Reli Dakar. Saya mengalami dislokasi tulang bahu saat berlaga di sana," kisahnya.

"Saya juga dapat dislokasi tulang radius pada pergelangan tangan, plus keretakan tulang. Tak mudah latihan untuk kembali bugar. Setelah semua masalah di Dakar, mental saya sempat hancur. Sulit bagi saya untuk kembali latihan. Namun, saya segera sadar bahwa sudah saatnya untuk berkompetisi lagi," lanjut rider Italia ini.

2 dari 2 halaman

Ingin Rider MotoGP Lain Ikut Reli Dakar

Danilo Petrucci saat membela KTM di Reli Dakar 2022. (c) KTM Images/Rally Zone

Danilo Petrucci saat membela KTM di Reli Dakar 2022. (c) KTM Images/Rally Zone

Kini, Petrucci memimpin klasemen MotoAmerica dengan 50 poin, unggul 10 poin atas rider Westby Racing Yamaha, Mathew Scholtz. Ia otomatis menjadi kandidat juara. "Saya tak tahu seberapa berat MotoAmerica dibanding Dakar, namun semoga lebih ringan, walau MotoAmerica juga punya tantangannya sendiri," ungkapnya.

"Saya selalu ingin meraih hal unik di MotoGP. Kini, saya jadi satu-satunya rider yang pernah memenangi balapan di MotoGP, satu etape di Dakar, dan dua balapan di MotoAmerica. Sayangnya, saya tak bisa memenuhi impian besar menjadi juara dunia MotoGP. Namun, saya sudah mengerahkan segalanya dan tak menyesali apa pun," lanjut Petrucci.

Di lain sisi, ia masih menaruh asa ikut Reli Dakar 2023, dan berharap para rider MotoGP mengikuti jejaknya. "Saya bangga atas segala hal yang pernah saya gapai di balap motor. Saya harap rider MotoGP lainnya juga bisa merasakan petualangan di Dakar. Saya telah melecut semangat kawan-kawan saya. Mereka ingin mencobanya," tutupnya.

Akhir pekan ini, bertepatan dengan MotoGP Portugal di Sirkuit Algarve, Portimao, 22-24 April 2022, Petrucci akan kembali turun lintasan dalam MotoAmerica Seri Atlanta di Sirkuit Road Atlanta, Georgia.

Sumber: Speedweek

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR