Danilo Petrucci Gagal Paham Alasan Andrea Dovizioso-Gigi Dall'Igna Cekcok

Anindhya Danartikanya | 11 Januari 2021, 12:45
Andrea Dovizioso dan Danilo Petrucci. (c) Ducati
Andrea Dovizioso dan Danilo Petrucci. (c) Ducati

Bola.net - Eks rider Ducati Team yang kini membela Tech 3 KTM Factory Racing, Danilo Petrucci, bingung melihat cekcok antara Andrea Dovizioso dan General Manager Ducati Corse, Gigi Dall'Igna. Pasalnya, Petrucci justru punya hubungan yang baik dengan Dall'Igna. Hal ini ia sampaikan via wawancaranya dengan GPOne, Minggu (10/1/2021).

Belakangan, lewat La Gazzetta dello Sport, Dovizioso memang blak-blakan menyebut hubungannya dengan Dall'Igna kini sudah mencapai '0%' dan keputusan untuk tak melanjutkan kerja sama dengannya pada 2021 sudah diambil Dall'Igna pada pertengahan 2019, usai mengalami debat sengit dalam rapat teknis usai MotoGP Jerman.

Dovizioso menyatakan, sejak rapat tersebut, ia dan Dall'Igna sudah tak lagi membicarakan pengembangan motor, dan sekadar mengobrol kasual soal peristiwa-peristiwa yang terjadi dalam sebuah pekan balap. Di lain sisi, Petrucci justru menganggap kecekcokan mereka sungguh aneh dilihat, karena ia sendiri tak mengalaminya.

1 dari 3 halaman

Mungkin Sudah Terlalu Lama Kerja Bareng

General Manager Ducati Corse, Gigi Dall\'Igna (c) Ducati

General Manager Ducati Corse, Gigi Dall'Igna (c) Ducati

"Saya memang merasakan hubungan dingin antara Andrea dan Gigi, dan saya sulit memahaminya. Saya sendiri punya hubungan yang santai dengan Gigi, tidak sedingin dengan Andrea. Mungkin, ini juga berkat fakta bahwa mereka sudah bekerja sama begitu lama, apalagi karena Andrea rider top Ducati selama bertahun-tahun," ujar Petrucci.

"Mungkin mereka tak sepakat soal beberapa keputusan soal geometri motor. Saya rasa Andrea menginginkan satu hal, sementara Gigi punya gagasan lain. Itu saja yang saya tahu. Saya sendiri tak suka ada suasana dingin di garasi, saya lebih suka ketika semua orang mengerahkan segalanya dengan cara yang manusiawi," lanjutnya.

'Petrux' bahkan menyatakan Dall'Igna selalu bersikap transparan padanya. Ia memaklumi keputusan Dall'Igna untuk menggantinya dengan Jack Miller pada 2021, yang diumumkan pada akhir Mei 2020. Keputusan yang diambil begitu dini itu justru disyukuri Petrucci karena ia juga bisa negosiasi dengan KTM dan Tech 3 jauh lebih awal.

2 dari 3 halaman

Justru Berterima Kasih Didepak Lebih Awal

Ini berkebalikan dengan pernyataan Dovizioso, yang menyebut Dall'Igna menggantung nasibnya pada 2020 hingga batal negosiasi soal kans membela tim pabrikan KTM. "Saya dan Gigi punya hubungan yang lebih tenang. Meski ia menawarkan kans pergi ke WorldSBK, saya menjawabnya dengan hasil baik," kisah Petrucci.

"Tapi Gigi juga tak pernah mengancam saya, ia hanya meminta saya menunjukkan apa yang bisa saya lakukan dan saya memenuhinya beberapa kali. Saya juga harus jujur, keputusannya mendepak saya sebelum musim (2020) dimulai juga bikin saya untung, karena saya bisa pindah ke KTM," lanjutnya.

"Jack juga rider tercepat Ducati pada 2020. Wajar tiap rider menginginkan yang terbaik untuk dirinya sendiri. Saya berterima kasih juga pada Gigi dan Ducati. Mereka memberi saya kans balapan dengan motor spek pabrikan selama empat tahun di MotoGP, dan bahkan meraih kemenangan, hasil yang sangat sulit digapai," tutupnya.

Sumber: GPOne

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR