BERITA TIMNAS JADWAL KLASEMEN LAINNYA

Casey Stoner: Rider MotoGP Wajib Waspadai Pedro Acosta-Marco Bezzecchi

07-12-2021 14:15 | Anindhya Danartikanya

Pedro Acosta dan Marco Bezzecchi (c) AP Photo
Pedro Acosta dan Marco Bezzecchi (c) AP Photo

Bola.net - Dua kali juara dunia MotoGP, Casey Stoner, bersemangat melihat persaingan kelas para raja pada masa mendatang. Ia yakin banyak talenta muda berdatangan yang bisa bikin gebrakan, dan ada dua rider yang sangat ia nantikan aksinya, yakni Pedro Acosta dan Marco Bezzecchi. Hal ini ia katakan via Speedweek, Senin (6/12/2021).

Stoner dibikin kagum oleh Acosta, yang menjalani debut di Moto3 pada usia 16 tahun. Pada balapan pertama di Seri Qatar, ia langsung naik podium, bahkan menang di Seri Doha usai start dari pitlane. Pada akhir musim, ia merebut gelar dunia, menjadi juara termuda kedua sepanjang sejarah. Musim depan, ia pun naik ke Moto2.

"Tak seorang pun bisa meremehkan Pedro. Apa yang ia tunjukkan musim ini benar-benar sulit dipercaya. Empat balapan pertamanya... Sungguh mengesankan melihat level kedewasaan seorang rider yang begitu belia seperti dia. Ia fantastis untuk ditonton. Sergio Garcia juga keren, sayangnya ia cedera di Austin," ujar Stoner.

1 dari 2 halaman

Pesan untuk Pedro Acosta

Legenda MotoGP ini mengaku yakin Acosta punya berbagai skill yang bakal membantunya tampil apik di kelas para raja suatu saat nanti. Namun, ia mengimbau rider asal Spanyol itu untuk tak pernah lelah belajar.. Pasalnya, tak sedikit pembalap yang garang di kelas-kelas ringan namun justru loyo ketika naik ke kelas para raja.

"Ada beberapa hal yang belum saya utarakan. Namun, hanya karena Anda cepat di Moto3, tak berarti Anda bakal begitu juga di kelas-kelas berikutnya. Saya pribadi lebih kesulitan di kelas-kelas ringan ketimbang di MotoGP," ungkap Stoner, salah satu dari 16 rider yang menjuarai GP500/MotoGP tanpa pernah juara di kelas ringan.

Di lain sisi, Stoner juga mengamati Moto2. Ia mengaku kagum pada Remy Gardner dan Raul Fernandez, yang jadi juara dan runner up 2021 dan kini sama-sama naik ke MotoGP bareng Tech 3 KTM. Namun, rider yang paling ia nantikan aksinya justru Marco Bezzecchi, anak didik Valentino Rossi yang musim ini duduk di peringkat ketiga.

2 dari 2 halaman

Lihat 'Sesuatu' dalam diri Marco Bezzecchi

Pembalap Sky Racing VR46, Marco Bezzecchi (c) AP Photo
Pembalap Sky Racing VR46, Marco Bezzecchi (c) AP Photo

"Ada Raul dan Remy, yang tahun ini bekerja sangat fantastis. Keduanya hebat, begitu juga dengan Bez. Saya rasa Bez punya sedikit ekstra yang belum kita lihat tahun ini. Namun, tahun lalu saya melihat sesuatu dalam dirinya, sesuatu yang tak bisa dilakukan rider lain di Moto2," lanjut Stoner, yang pensiun dini dari MotoGP pada akhir 2012.

Sama seperti Gardner dan Fernandez, Bezzecchi akan naik ke MotoGP musim depan. Ia membela VR46 Racing Team dan mengendarai Ducati Desmosedici GP21. Stoner pun penasaran kiprah rider 23 tahun itu di kelas tertinggi, namun juga meyakini bahwa tugas Bezzecchi beradaptasi takkan berjalan mudah.

"Saya bersemangat melihat apa yang akan dilakukan Bez di MotoGP, di mana motornya lebih besar dan lebih bertenaga. Namun, sulit menerka masa depan. Kita lihat ada banyak talenta muda yang hebat, namun mereka juga kesulitan di berbagai aspek berbeda. MotoGP adalah dunia yang berbeda dan kompetisinya sulit," tutupnya.

Sumber: Speedweek

KOMENTAR