Casey Stoner Lega Rivalitasnya dengan Valentino Rossi Tak Sampai Harus 'Main Kotor'

Anindhya Danartikanya | 10 Desember 2021, 15:33
Casey Stoner dan Valentino Rossi (c) Twitter/Official_CS27
Casey Stoner dan Valentino Rossi (c) Twitter/Official_CS27

Bola.net - Casey Stoner mengaku lega rivalitasnya dengan Valentino Rossi tak pernah sampai pada tahap di mana keduanya harus bermain kotor, meski kerap cekcok baik di dalam maupun luar lintasan. Hal ini disampaikan juara dunia MotoGP 2007 dan 2011 tersebut kepada Motorsport Total pada Selasa (7/12/2021).


Stoner memang diakui Rossi sebagai rivalnya yang paling bertalenta dan sulit dikalahkan. Mereka sengit memperebutkan gelar dunia pada 2007-2010, dan sempat cekcok akibat tabrakan di Jerez pada 2011. Insiden itu bikin ucapan Stoner 'ambisimu melampaui talentamu' pada Rossi menjadi kalimat ikonik sampai kini.

Uniknya, kini keduanya sudah akur dan punya hubungan baik. Mereka bahkan bertemu di Seri Algarve dan Valencia pada November lalu untuk saling sapa dan bertukar helm. Lewat Instagram Story-nya di Algarve, Rossi bahkan mengunggah fotonya dengan Stoner dan mengaku terharu teringat duel-duel mereka dulu.

1 dari 2 halaman

Mustahil Balapan Tanpa Punya Rivalitas

Valentino Rossi dan Casey Stoner (c) MotoGP.comValentino Rossi dan Casey Stoner (c) MotoGP.com

Stoner sendiri mengakui rivalitasnya dengan Rossi sangat krusial bagi kesuksesan kariernya di MotoGP. "Balapan tanpa rivalitas sungguh mustahil. Tapi untungnya kala itu kami tak sampai mencapai titik yang buruk dan kotor, meski selalu ada ketegangan yang memuncak di sana-sini. Rivalitas kami menyenangkan," ungkapnya.

Stoner juga mengungkapkan apa yang sejatinya membuat dirinya dan Rossi kini justru akur: rasa hormat. Meski ada kalanya berbeda pendapat dan pola pikir soal persaingan mereka di lintasan, keduanya selalu menjaga rasa hormat setinggi mungkin. Menurut rider asal Australia tersebut, hal ini wajib dimiliki tiap pembalap.

"Seiring waktu, Anda melihat perspektif berbeda. Tak perlu waktu lama bagi saya untuk sadar tak ada permusuhan dan rasa pahit. Saya selalu sangat menghormati Vale. Anda takkan bisa berkendara di level setinggi ini jika Anda tak punya rasa hormat yang begitu tinggi pada pembalap lain berikut kesuksesan mereka," ujarnya.

2 dari 2 halaman

Kaget Valentino Rossi Tak Pensiun Lebih Awal

Stoner pun mengaku dirinya tak terkejut atas keputusan Rossi untuk pensiun pada akhir 2021. Pria berusia 36 tahun ini justru kaget Rossi tak ambil keputusan lebih awal, yakni ketika sembilan kali juara dunia itu masih kompetitif. Nyatanya, rider Italia berusia 42 tahun itu pensiun ketika paceklik podium dan kemenangan.

"Keputusannya pensiun tak bikin saya kaget. Justru fakta bahwa ia pensiun tahun ini lah yang mengagetkan saya. Pasalnya, saya pikir ia bakal mengucapkan selamat tinggal saat masih kompetitif. Saya sendiri takkan bisa melakukannya dengan cara itu, karena bagi saya balapan adalah soal kemenangan," tutur Stoner.

"Tentu ada kalanya saya harus menerima bahwa saya tak bisa menang. Namun, dorongan saya adalah memenangi balapan. Bakal berat bagi saya jika tak bisa bertarung di depan. Saya rindu lihat Vale di papan atas selama 2-3 tahun terakhir. Saya ingin melihatnya bertarung dengan rider lain. Itu pasti bakal hebat," tutup bapak dua anak ini.

Sumber: Motorsport Total

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR