BERITA JADWAL KLASEMEN BUNDESLIGA LAINNYA

Cal Crutchlow Sebut 2020 Bisa Jadi Musim Terakhirnya di MotoGP

23-08-2019 11:11 | Anindhya Danartikanya

Pebalap LCR Honda, Cal Crutchlow (c) AP Photo Pebalap LCR Honda, Cal Crutchlow (c) AP Photo

Bola.net - Pebalap LCR Honda Castrol, Cal Crutchlow menyatakan bahwa tahun 2020 bisa menjadi musim terakhirnya di MotoGP. Kontrak Crutchlow dengan Honda memang diketahui akan habis akhir musim depan, dan rider Inggris ini mengaku hanya akan melanjutkan karier jika dirinya masih nyaman berkendara.

Pada Oktober nanti, Crutchlow akan berusia 34 tahun, dan kini ia telah berkeluarga, serta memiliki satu anak perempuan yang akan mulai sekolah dua tahun lagi. Crutchlow tak memungkiri dirinya ingin menghabiskan lebih banyak waktu dengan keluarga, dan ini salah satu faktor yang membuatnya mulai memikirkan masa pensiun.

"Tentu saya mempertimbangkan pensiun. Tapi ini bukan berarti saya tak lagi 100% menghadapi setiap pekan balap atau malah melamban. Tapi seperti yang sudah saya bilang, saat tanda tangan perpanjangan kontrak setahun lalu, saya merasa itu akan jadi kontrak terakhir saya," ujarnya dalam wawancara bersama Motomatters.

1 dari 2 halaman

Takkan Ngotot Kejar Kontrak Baru

Crutchlow juga tak menutup kemungkinan untuk tetap balapan di MotoGP pada 2021 mendatang, namun semua tergantung hasil sisa musim ini dan musim depan. Di lain sisi, juara World Supersport 2009 tersebut menegaskan ia takkan lagi aktif mengejar-ngejar komitmen baru, baik dari LCR dan Honda, maupun dari tim lain.

"Saya mungkin akan terima kontrak satu atau dua tahun. Bukannya saya pasti akan pensiun. Maksud saya, saya takkan lagi ngotot mengejar kontrak. Semua tergantung perasaan saya. Saya sudah mengerahkan segalanya di olahraga ini. Saya bukan rider tercepat di dunia, tapi saya tak peduli. Saya sudah mencoba," ungkapnya.

2 dari 2 halaman

Tak Butuh Uang dan Popularitas

Crutchlow juga mengaku takkan berpikir panjang menyampaikan keinginan pensiun suatu saat nanti, dan ia sudah bersiap jika rasa nyaman itu tiba-tiba hilang. "Saya selalu bilang, jika besok pagi saya bangun tidur dan tak lagi mau balapan, saya akan tetap berbaring dan berkata, 'Oke, kawan-kawan, aku tak lagi nyaman'," jelasnya.

"MotoGP adalah terlalu bahaya jika Anda santai-santai saja. Saya tak butuh uang, tak butuh popularitas. Saya tak butuh balapan. Saya hanya melakukannya karena saya mencintainya. Jika saya masih nyaman tahun depan, mungkin saya akan lanjut," pungkasnya.

Usai turun di WorldSBK, Crutchlow menjalani debut MotoGP pada 2011 dengan Monster Yamaha Tech 3, sebelum pindah ke Ducati Corse pada 2014 dan LCR Honda pada 2015. Selama berkarier di ajang ini, ia mengoleksi empat pole, 18 podium, dan tiga kemenangan.

Sumber: Motomatters

KOMENTAR