Cal Crutchlow: Saya Tak Pernah Cedera Separah Ini

Anindhya Danartikanya | 27 Januari 2019, 10:25
Cal Crutchlow: Saya Tak Pernah Cedera Separah Ini
Cal Crutchlow (c) LCR

Bola.net - - Pebalap LCR Honda Castrol, Cal Crutchlow mengaku takkan menyerah menjalani proses penyembuhan dari cedera engkel yang ia dapat di Australia pada Oktober lalu. Kepada MCN, ia menyatakan akan melakukan segala cara demi kembali bugar dan turun lintasan di MotoGP dengan performa sedia kala.

Crutchlow diketahui mengalami kecelakaan hebat pada sesi latihan di Sirkuit Phillip Island dan didera patah tulang yang cukup kompleks pada engkel kanannya, yakni dua fraktur di tulang fibia, satu fraktur di tulang fibula serta tulang astragalus yang terpecah menjadi 16 bagian.

"Saya tahu sejak awal bahwa cedera ini sangat buruk. Dokter bedah saya mengatakan bahwa mereka nyaris meleburnya, mengingat betapa parahnya patah tulang ini. Cedera ini disebut fraktur pilin, dan pada dasarnya merupakan cedera paling buruk yang bisa mendera Anda," ungkapnya.

1 dari 2 halaman

Masih Merasa Kesakitan

Cal Crutchlow (c) AFP

Cal Crutchlow (c) AFP

Menurut Crutchlow yang kini berada di California untuk menjalani masa rehabilitasi, cedera ini biasanya membutuhkan waktu 12 bulan untuk pulih, namun ia tak mau menunggu selama itu untuk bisa kembali mengaspal bersama motor RC213V miliknya. Meski sudah mulai berlatih dengan pebalap sepeda kawakan, Mark Cavendish, ia tak menutup-nutupi fakta bahwa ia masih kesulitan berjalan dan mendapat rasa sakit pada tulang fibulanya.

"Tim dokter harus merekonstruksi talus saya, dan itu yang paling membuat mereka cemas. Tapi bagian itu diatasi dengan baik. Saya punya dua plat pada tulang tibia, satu ada di dalam dan satu ada di tengah. Tapi mereka tak meletakkan plat pada fibila saya, dan itulah yang tampaknya mengakibatkan sakit yang saya rasakan sekarang. Tapi memang sudah tak ada ruang lagi untuk meletakkan plat di sana," ujarnya.

2 dari 2 halaman

Takkan Menyerah demi Sembuh

Juara World Supersport 2009 ini juga menyatakan bahwa dirinya tak pernah mendapat cedera separah ini. Ia bahkan mengaku sempat khawatir tak bisa kembali balapan. Meski begitu, Crutchlow menolak menyerah dan terus menjalani latihan dan fisioterapi secara intensif. Meski ragu dapat ikut menjalani uji coba pramusim di Sepang, Malaysia pada 6-8 Februari, ia berharap bisa kembali sesegera mungkin.

"Ini sudah tiga bulan sejak operasi. Saya pernah dapat cedera parah, tapi tak ada yang mencapai skala ini. Saya tahu beberapa pebalap yang pensiun gara-gara cedera ini. Ada kalanya saya berpikir saya takkan bisa balapan lagi. Tapi saya terus berusaha dengan berlatih, menjalani fisioterapi. Saya punya mentalitas untuk tetap kompetitif dan saya ingin balapan di MotoGP lagi. Saya tak pernah menyerah dan berpikir bahwa semua sudah berakhir," pungkasnya.

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR