Bukan Joan Mir: Jack Miller Lebih Pilih Awasi Franco Morbidelli

Anindhya Danartikanya | 11 Februari 2021, 14:35
Pembalap Ducati Lenovo Team, Jack Miller (c) Ducati Corse
Pembalap Ducati Lenovo Team, Jack Miller (c) Ducati Corse

Bola.net - Pembalap anyar Ducati Lenovo Team, Jack Miller, yakin Joan Mir akan jadi ancaman dalam perebutan gelar dunia MotoGP 2021 karena pasti ingin mempertahankan tahtanya. Namun, ia justru yakin Franco Morbidelli lah akan menjadi rival terberatnya tahun ini. Hal ini ia sampaikan lewat GPOne, Rabu (10/2/2021).


Seperti diketahui, peta persaingan musim lalu begitu acak dan hasil balap dari nyaris semua balapan sulit diprediksi dan tak terduga. Sejak pertengahan sampai akhir musim, Mir menunjukkan konsistensinya dan akhirnya merebut gelar dunia lewat tujuh podium yang salah satunya merupakan kemenangan.

Tapi Miller yakin Morbidelli, yang musim lalu jadi runner up, berpotensi lebih tangguh. Rider Australia ini paham betul soal hal tersebut, karena keduanya berduel sengit sampai lap penutup di MotoGP Valencia dan Portimao. Namun, Miller sangat menyayangkan Morbidelli tak mendapatkan motor YZR-M1 spek terbaru dari Yamaha.

1 dari 3 halaman

Heran Franco Morbidelli Tak Dapat Motor Pabrikan

Pembalap Petronas Yamaha SRT, Franco Morbidelli (c) Petronas Yamaha SRT

Pembalap Petronas Yamaha SRT, Franco Morbidelli (c) Petronas Yamaha SRT

"Tak ada yang mengira Joan akan merebut gelar tahun lalu. Ia bekerja dengan sangat baik. Namun, melihat akhir musim lalu, saya rasa rival terbesar saya adalah Franky, walau ada keraguan karena ia tak dapat motor baru. Saya rasa ini aneh. Namun, saya juga tak meremehkan Fabio dan Maverick. Ada banyak rider yang kompetitif," ujarnya.

Dalam wawancara yang sama, Miller juga mengaku sangat senang akhirnya dapat kesempatan membela tim pabrikan Ducati. Ia yakin takkan ada perbedaan cara kerja yang kelewat besar dibanding Pramac Racing, apalagi sang crew chief Cristian Pupulin akan ikut pindah. Yang berubah hanyalah jumlah insinyur yang akan mengelilinginya.

"Pupulin, teknisi data, dan satu mekanik akan ikut saya. Perbedaan terbesar adalah akan lebih banyak orang yang bekerja dengan saya. Sisanya, tak banyak berubah. Saya sudah tiga tahun kerja di garasi sebelah, memutar musik kencang-kencang dan mengganggu tim ini. Mereka sudah kenal saya dan tahu apa yang saya mau," tutur Miller.

2 dari 3 halaman

Ingin Konsisten Seperti di Moto3 2014

Membela tim utama Ducati membuat Miller yakin dirinya mengemban tanggung jawab besar, terutama dalam membidik gelar dunia pembalap. "Ada banyak hal yang harus saya lakukan. Saya sudah bekerja dengan para insinyur Ducati selama tiga tahun. Mereka tahu apa yang saya butuhkan," ujar rider 26 tahun ini.

"Kami akan terus melakukan pengembangan. Saya sendiri akan memperbaiki mental dan fisik selama musim dingin. Selama beberapa tahun ini, saya cepat tapi tak konsisten. Saya harus sekompetitif dulu seperti saat di Moto3. Tahun lalu saya sudah mulai mengusahakannya," pungkas runner up Moto3 2014 ini.

Miller akan kembali turun lintasan dengan Desmosedici GP20 miliknya dalam uji coba pramusim di Losail, Qatar, pada 6-7 dan 10-12 Maret, yang bakal dilanjutkan dengan dua seri pembuka di sirkuit yang sama pada 26-28 Maret dan 2-4 April mendatang.

Sumber: GPOne

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR