Bos Yamaha: Toprak Razgatlioglu Selevel dengan Casey Stoner-Marc Marquez

Anindhya Danartikanya | 24 Mei 2022, 09:17
Casey Stoner, Toprak Razgatlioglu, dan Marc Marquez (c) Ducati Corse, Yamaha Racing, Honda Racing Corporat
Casey Stoner, Toprak Razgatlioglu, dan Marc Marquez (c) Ducati Corse, Yamaha Racing, Honda Racing Corporat

Bola.net - Manajer Tim Pata Yamaha WorldSBK, Paul Denning, yakin Toprak Razgatlioglu adalah pembalap paling bertalenta yang pernah ia lihat dan ia ajak bekerja sama. Lewat MCN pada Kamis (19/5/2022), Denning bahkan menyebutnya punya talenta yang sama hebatnya dengan dua juara dunia MotoGP, Casey Stoner dan Marc Marquez.


Denning yang merupakan eks manajer Rizla Suzuki di MotoGP, mulai bekerja sama dengan Razgatlioglu sejak 2020, ketika rider 25 tahun itu bergabung dengan skuadnya usai mengalami keretakan hubungan dengan Kawasaki. Razgatlioglu segera jadi superstar baru di WorldSBK, berkat gaya balap yang unik dan karakter yang kocak.

Razgatlioglu bahkan sukses jadi juara dunia 2021, dan hal ini makin memantapkan Yamaha Motor Racing (YMR) untuk menggaetnya ke MotoGP. Denning pun tak memungkiri bahwa pembalap asal Turki ini memang punya segala kriteria untuk berlaga di kejuaraan balap motor terakbar dunia tersebut, terutama talentanya yang hebat.

1 dari 2 halaman

Punya Talenta Atlet Alami

Pembalap Pata Yamaha WorldSBK, Toprak Razgatlioglu (c) Yamaha Racing

"Toprak lebih bertalenta dari semua rider yang pernah saya ajak kerja sama, dan sama bertalentanya dengan para rider yang pernah saya lihat. Casey Stoner dan Marc Marquez berada di level yang sangat tinggi, dan saya meletakkan Toprak di tempat yang setara dengan mereka," ungkap Denning, berdasar pengamatannya di MotoGP.

Menurutnya, talenta 'El Turco' tak pernah terlihat di ajang lain. "Apa pun yang ia lakukan di atas motor, tak pernah kami lihat sebelumnya. Tekanan rem depan yang menakjubkan, ban depan yang sering terkunci, berkendara sangat miring dengan ban belakang di udara, serta sensasi dan pemahaman yang ia miliki luar biasa," ujarnya.

"Itu semua berarti ia merupakan atlet alami. Apa pun yang bisa ia lakukan, dari sudut pandang keseimbangan, pergerakan, dan kekuatan inti, tak kebanyakan atlet bisa melakukannya, apalagi pembalap yang normal," lanjut pria asal Inggris ini, yang uniknya mengaku takkan sedih-sedih amat jika Razgatlioglu pindah ke MotoGP pada 2023.

2 dari 2 halaman

Sisi Negatif dan Positif dari Kepindahan ke MotoGP

Pembalap Pata Yamaha WorldSBK, Toprak Razgatlioglu (c) Yamaha Racing

Seperti yang diketahui, Razgatlioglu akan menjalani tes tertutup dengan skuad Yamaha MotoGP di MotorLand Aragon, Spanyol, pada Juni nanti. Lewat wawancaranya dengan WorldSBK.com, Denning mengakui bahwa ada sisi negatif dan positif yang bisa dipetik oleh Yamaha andai 'Stoprak' memang pindah ke MotoGP.

"Saya tak terlalu cemas soal prospek kehilangan Toprak. Ia rider Yamaha, dan jika Yamaha ingin ia ke MotoGP, itu bakal negatif bagi tim kami. Namun, mungkin jadi hal positif yang besar bagi WorldSBK dan program pengembangan rider muda Yamaha. Seperti semua hal, akan ada pro dan kontra. Namun, dari sudut pandang egois, kami harap ia bertahan dengan kami tahun depan," tuturnya.

Di kelas WorldSBK, Yamaha memiliki empat rider muda. Selain Razgatlioglu, ada pula tandemnya, yakni Andrea Locatelli. GRT Yamaha WorldSBK juga menaungi Garrett Gerloff dan Kohta Nozane. Di WorldSSP, mereka memiliki Lorenzo Baldassarri, namun juga Dominique Aegerter, yang meski tak lagi muda, merupakan juara dunia 2021.

Sumber: WorldSBK, MCN

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR