BERITA JADWAL KLASEMEN BUNDESLIGA LAINNYA

Bos LCR Honda Curhat Sulitnya Damaikan Crutchlow-Nakagami

14-02-2020 15:20 | Anindhya Danartikanya

Cal Crutchlow dan Takaaki Nakagami (c) LCR Honda Cal Crutchlow dan Takaaki Nakagami (c) LCR Honda

Bola.net - Manajer Tim LCR Honda, Lucio Cecchinello, curhat soal sulitnya mendamaikan kedua ridernya Cal Crutchlow dan Takaaki Nakagami, yang mendadak berselisih sejak pertengahan MotoGP 2019. Hal ini disampaikan Cecchinello kepada Speedweek di Sepang, Malaysia, pekan lalu.

Saat Nakagami menjalani debut MotoGP pada 2018 lalu, ia dan Crutchlow justru berteman baik, bahkan rider Inggris tersebut sudah bagaikan mentornya sendiri. Meski begitu, Crutchlow secara mengejutkan kritik tajam pada Nakagami pada pertengahan 2019, menyebutnya tak layak dapat motor pabrikan pada 2020.

Kepada Crash.net, Nakagami pun menyatakan bahwa perselisihan mereka mulai terjadi setelah keduanya bersenggolan dalam balapan di MotoGP Catalunya 2019. Di sisi lain Cecchinello menyatakan ada insiden lain yang makin memperburuk hubungan mereka.

1 dari 2 halaman

Seimbangkan Atmosfer Tim

"Suatu waktu di sesi latihan tahun lalu, mereka mengalami insiden, lalu saling tuduh menghancurkan lap satu sama lain. Sejak itu, hubungan mereka memburuk. Sudah jadi tugas saya untuk memastikan tim kami punya atmosfer terbaik di antara kedua rider dan krunya," ujar Cecchinello.

Pria Italia ini mengaku sudah sering berusaha menyeimbangkan situasi antara Crutchlow dan Nakagami. "Saya paham maksud Cal saat ia bilang Taka tak layak dapat motor pabrikan, karena ia sendiri harus naik podium beberapa kali sebelum dapat motor pabrikan," kisahnya.

"Jadi Cal ingin menegaskan bahwa Taka juga harus naik podium, dan sekali finis kelima (di Mugello) tidaklah cukup. Saya paham opini Cal, tapi ia juga harus tahu bahwa sangat sulit bagi rider tim satelit untuk naik podium di masa sekarang," lanjut Cecchinello.

2 dari 2 halaman

Karakter Para Rider MotoGP Memang Kuat

Nakagami sendiri tak pernah membalas perang verbal diluncurkan Crutchlow lewat media massa, dan justru mengaku masih sangat menghormati rider 34 tahun itu. Di lain sisi, Cecchinello menyadari bahwa cekcok di antara para rider MotoGP sudah lumrah terjadi.

"Anda harus paham bahwa kebanyakan rider MotoGP punya karakter yang kuat, karena jika tidak, dia bukan orang yang tepat untuk pekerjaan ini. Saya rasa Cal juga ingin menjaga teritori dan kepemimpinannya. Itu manusiawi dan wajar," ungkapnya.

"Cal punya karakter yang tak biasa, tapi saya rasa itu kualitas yang baik karena ia selalu mengatakan apa yang ia pikirkan. Kadang kami sepakat, kadang tidak. Itu oke-oke saja," pungkas Cecchinello, yang telah menaungi Crutchlow sejak 2015 lalu.

KOMENTAR

Lompatan Spektakuler Ronaldo, Penyelamat Juventus