Calon Juara Bareng Aleix Espargaro, Inilah 4 Gebrakan Aprilia di MotoGP 2022

Anindhya Danartikanya | 23 Juli 2022, 11:30
Pembalap Aprilia Racing, Aleix Espargaro dan Maverick Vinales (c) Aprilia Racing
Pembalap Aprilia Racing, Aleix Espargaro dan Maverick Vinales (c) Aprilia Racing

Bola.net - Tak pelak lagi Aprilia Racing sukses membawa angin segar ke dalam kompetisi MotoGP 2022. Sejak kembali berlaga di kelas para raja pada 2015 lalu, Aprilia kerap dibilang sebagai skuad papan bawah karena sangat sulit bertarung memperebutkan podium dan bahkan kerap mengalami berbagai kendala teknis akibat kurangnya ketahanan mesin.

Namun, sejak Massimo Rivola datang untuk menjabat sebagai CEO Aprilia Racing pada awal 2019, Romano Albesiano selaku Manajer Teknis bisa benar-benar fokus mendesain motor RS-GP yang tangguh. Selain perubahan struktur organisasi, Aprilia juga memutuskan mengubah konsepnya dari V4 70° ke V4 90°.

Perubahan ini mantap, Aleix Espargaro membuktikannya lewat podium di Silverstone, Inggris, tahun lalu. Pada pertengahan lalu pula, mereka kedatangan Maverick Vinales yang berpisah dari Monster Energy Yamaha. Meski mentalitas Vinales dipertanyakan, Aprilia terbukti tepat dengan memercayai talenta pembalap Spanyol itu.

Musim ini, Aprilia menggila. Dalam 11 seri pertama, mereka secara total mengoleksi enam podium, salah satunya merupakan kemenangan. Tak tanggung-tanggung, mereka juga meramaikan perebutan gelar juara. Berikut empat gebrakan Aprilia di MotoGP 2022 yang bisa mengantarkan mereka ke puncak dunia akhir musim nanti.

1 dari 5 halaman

Pole dan Kemenangan Aleix Espargaro

Pembalap Aprilia Racing, Aleix Espargaro (c) Aprilia Racing

Pembalap Aprilia Racing, Aleix Espargaro (c) Aprilia Racing

Dalam MotoGP Argentina, Espargaro merebut pole, yakni pole perdananya sejak MotoGP Catalunya 2015, serta pole perdana Aprilia di era MotoGP (bergulir sejak 2002). Ini juga pole perdana Aprilia di kelas premier (GP500/MotoGP) sejak GP500 Australia pada 2000 lewat Jeremy McWilliams.

Kemenangan di MotoGP Argentina merupakan kemenangan perdana Espargaro di ajang Grand Prix. Ini juga kemenangan perdana Aprilia di kelas premier. Sebelumnya, dari 24 pembalap MotoGP 2022, Espargaro adalah satu-satunya rider yang belum pernah mengecap satu pun kemenangan sejak debutnya di Grand Prix.

Selain meraih kemenangan perdana, Espargaro juga pertama kalinya memimpin klasemen pembalap. Kala itu, ia mengoleksi 45 poin, unggul 7 poin atas rider Red Bull KTM Factory Racing, Brad Binder, yang ada di peringkat kedua. Ini juga pertama kalinya seorang rider Aprilia memimpin klasemen di era MotoGP.

2 dari 5 halaman

Podium Maverick Vinales

Pembalap Aprilia Racing, Maverick Vinales (c) AP Photo

Pembalap Aprilia Racing, Maverick Vinales (c) AP Photo

Vinales tentunya senang bukan kepalang usai naik podium berkat finis ketiga di MotoGP Assen, Belanda. Pasalnya, itu podium perdananya bersama Aprilia Racing, sekaligus podium perdananya di kelas tertinggi sejak seri yang sama setahun lalu, ketika ia finis kedua sebelum berpisah secara kontroversial dengan Yamaha.

Vinales pun berhasil mematahkan 'kutukan' yang biasanya dialami rider kedua Aprilia. Seperti yang diketahui, sejak 2017, Espargaro selalu ganti tandem setiap tahun karena mereka gagal tampil kompetitif. Podium Vinales kali ini pun membuktikan bahwa Aprilia bisa tampil garang bersama semua pembalapnya.

Berkat podium itu pula, kini Vinales tercatat sebagai salah satu pembalap MotoGP yang mampu meraih podium dengan tiga pabrikan berbeda. Sebelumnya, ia pernah naik podium bersama Suzuki dan Yamaha. Ia juga pernah menang dengan kedua pabrikan itu, dan kini ia menanti kemenangan perdananya bersama Aprilia.

3 dari 5 halaman

Aleix Espargaro Jadi Kandidat Juara Dunia

Pembalap Aprilia Racing, Aleix Espargaro (c) AP Photo

Pembalap Aprilia Racing, Aleix Espargaro (c) AP Photo

Selama ini dianggap sebagai pembalap underdog, Espargaro sekarang justru menjadi salah satu kandidat juara dunia. Setelah Seri Belanda, ia pun duduk di peringkat kedua pada klasemen pembalap dengan koleksi 151 poin, hanya tertinggal 21 poin dari Fabio Quartararo.

Espargaro uniknya mengaku takjub bisa ikut memperebutkan gelar dunia MotoGP ketika sudah jadi salah satu rider senior. Pasalnya, pada 30 Juli 2022 nanti, ia akan menginjak usia 33 tahun. Perlu diingat, dalam 11 seri pertama musim ini, ia sudah meraih lima podium, termasuk satu kemenangan di Argentina.

"Target saya awal musim ini sejatinya hanya masuk lima besar. Saya merasa target itu bakal sangat sulit diraih. Nyatanya, kini kami sudah melewati paruh pertama musim dan sedang memperebutkan gelar. Saya sangat senang. Bahkan orang paling optimistis pun takkan bisa membayangkan hal ini bisa terjadi," ujarnya via Diari d'Andorra pada Sabtu (2/7/2022).

4 dari 5 halaman

Aprilia Bisa Sabet Triple Crown

Pembalap Aprilia Racing, Maverick Vinales (c) Aprilia Racing

Pembalap Aprilia Racing, Maverick Vinales (c) Aprilia Racing

Gelar 'Triple Crown' pertama kali diperkenalkan di MotoGP pada 2002, dan gelar tersebut diraih oleh pabrikan yang sukses menyapu bersih gelar dunia pembalap, gelar dunia konstruktor, dan gelar dunia tim. Musim ini, Aprilia pun punya peluang untuk meraihnya.

Selain Espargaro kini duduk di peringkat kedua di klasemen pembalap, Aprilia Racing duduk di puncak klasemen tim, unggul 16 poin atas Monster Energy Yamaha. Aprilia pun berada di peringkat ketiga di klasemen konstruktor, tertinggal 91 poin dari Ducati. Namun, dengan sembilan seri tersisa, apa pun masih bisa terjadi.

Dalam sejarah MotoGP, tercatat baru ada tiga pabrikan yang pernah meraih gelar Triple Crown. Mereka adalah Honda sebanyak 9 kali (2002, 2003, 2006, 2011, 2013, 2014, 2017, 2018, 2019), Yamaha sebanyak 5 kali (2005, 2008, 2009, 2010, 2015), serta Ducati sebanyak 1 kali (2007).

5 dari 5 halaman

Klasemen Sementara MotoGP 2022

Pembalap Aprilia Racing, Aleix Espargaro (c) Aprilia Racing

Pembalap Aprilia Racing, Aleix Espargaro (c) Aprilia Racing

Klasemen Pembalap:

  1. Fabio Quartararo - Monster Energy Yamaha - Yamaha - 172
  2. Aleix Espargaro - Aprilia Racing - Aprilia - 151
  3. Johann Zarco - Prima Pramac Racing - Ducati - 114
  4. Francesco Bagnaia - Ducati Lenovo Team - Ducati - 106
  5. Enea Bastianini - Gresini Racing - Ducati - 105
  6. Brad Binder - Red Bull KTM Factory Racing - KTM - 93
  7. Jack Miller - Ducati Lenovo Team - Ducati - 91
  8. Joan Mir - Team SUZUKI ECSTAR - Suzuki - 77
  9. Alex Rins - Team SUZUKI ECSTAR - Suzuki - 75
  10. Miguel Oliveira - Red Bull KTM Factory Racing - KTM - 71
  11. Jorge Martin - Prima Pramac Racing - Ducati - 70
  12. Maverick Vinales - Aprilia Racing - Aprilia - 62
  13. Marc Marquez - Repsol Honda Team - Honda - 60
  14. Marco Bezzecchi - Mooney VR46 Racing Team - Ducati - 55
  15. Luca Marini - Mooney VR46 Racing Team - Ducati - 52
  16. Takaaki Nakagami - LCR Honda IDEMITSU - Honda - 42
  17. Pol Espargaro - Repsol Honda Team - Honda - 40
  18. Alex Marquez - LCR Honda CASTROL - Honda - 27
  19. Franco Morbidelli - Monster Energy Yamaha - Yamaha - 25
  20. Fabio di Giannantonio - Gresini Racing - Ducati - 18
  21. Darryn Binder - WithU Yamaha RNF - Yamaha - 10
  22. Andrea Dovizioso - WithU Yamaha RNF - Yamaha - 10
  23. Remy Gardner - Tech 3 KTM Factory Racing - KTM - 9
  24. Raul Fernandez - Tech 3 KTM Factory Racing - KTM - 5
  25. Michele Pirro - Aruba.it Racing Ducati - Ducati - 0
  26. Stefan Bradl - Honda HRC - Honda - 0
  27. Lorenzo Savadori - Aprilia Racing - Aprilia - 0

Klasemen konstruktor:

  1. Ducati - 246
  2. Yamaha - 172
  3. Aprilia - 155
  4. KTM - 121
  5. Suzuki - 101
  6. Honda - 85

Klasemen tim:

  1. Aprilia Racing - 213
  2. Monster Energy Yamaha - 197
  3. Ducati Lenovo Team - 197
  4. Prima Pramac Racing - 184
  5. Red Bull KTM Factory Racing - 164
  6. Team SUZUKI ECSTAR - 152
  7. Gresini Racing - 123
  8. Mooney VR46 Racing Team - 107
  9. Repsol Honda Team - 100
  10. LCR Honda - 69
  11. WithU Yamaha RNF - 20
  12. Tech 3 KTM Factory Racing - 14

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR