BERITA JADWAL KLASEMEN LAINNYA

Belum Pernah Menang di Austria, Marc Marquez Masih Tanpa Strategi Terjitu

05-08-2021 13:06 | Anindhya Danartikanya

Pembalap Repsol Honda, Marc Marquez (c) Honda Racing Corporation
Pembalap Repsol Honda, Marc Marquez (c) Honda Racing Corporation

Bola.net - Marc Marquez merupakan salah satu rider MotoGP paling dominan dalam sejarah. Namun, tahukah Anda bahwa ada dua sirkuit yang belum pernah ia menangi dalam kalender balap 2021? Kedua trek itu adalah Portimao di Portugal, dan Red Bull Ring di Spielberg, yang menggelar Seri Styria dan Austria masing-masing pada 6-8 dan 13-15 Agustus.

Red Bull Ring sempat menggelar Grand Prix pada 1996 dan 1997, namun absen lama sampai akhirnya kembali pada 2016 lalu. Meski selalu dijagokan di trek ini, Marquez belum pernah menang di sana. Pada 2016, ia hanya finis kelima, dan pada 2017, 2018, dan 2019, ia finis kedua usai berduel dengan para rider Ducati sampai lap penutup.

Dalam dua balapan pada 2020, ia malah absen akibat cedera patah tulang lengan kanan. Alhasil, jelang MotoGP Styria akhir pekan ini, Marquez mengaku via Crash.net, Rabu (4/8/2021), bahwa ia tak tahu strategi macam apa yang harus ia kerahkan demi menang, mengingat ia sudah berusaha sebaik mungkin pada 2017, 2018, dan 2019.

1 dari 3 halaman

Senang Red Bull Ring Punya Layout Naik-Turun

Sirkuit Red Bull Ring, Spielberg, Austria (c) MotoGP.com
Sirkuit Red Bull Ring, Spielberg, Austria (c) MotoGP.com

Meski sedih belum pernah menang di trek itu, Marquez mengaku sangat senang tiap kali dapat kans berkendara di Red Bull Ring, yang menurutnya punya pemandangan indah. "Jujur, harus saya akui, saya tak tahu strategi balap macam apa yang terbaik untuk menang di Spielberg, karena saya belum pernah menang di sana," ungkapnya.

"Tapi Spielberg trek yang pemandangan alamnya paling indah, seperti Phillip Island. Saya suka trek yang mengikuti kondisi alam, dan Spielberg adalah salah satunya. Ada bukit-bukit besar di sana, dan Anda harus selalu paham apakah tikungannya melengkung atau apakah tikungannya menurun tajam," ujar rider Repsol Honda ini.

"Saat Anda melaju naik ketika keluar tikungan, transfer beban motor bakal terasa. Jika Anda meletakkan Spielberg di tanah datar, rasanya bakal beda. Dengan layout yang naik-turun, balapan di sana sangat menyenangkan. Anda juga harus mengendalikan ban dan bahan bakar karena biasanya konsumsinya tinggi," lanjut Marquez.

2 dari 3 halaman

Belum Bisa Patok Target Muluk

Pembalap Repsol Honda, Marc Marquez (c) Honda Racing Corporation
Pembalap Repsol Honda, Marc Marquez (c) Honda Racing Corporation

Marquez diketahui sempat bergurau dengan Manajer Ducati Lenovo Team, Davide Tardozzi, untuk saling mengalahkan di dua balapan Austria kali ini. Namun, Marquez mengakui dirinya belum bisa mematok target muluk, mengingat proses pemulihan lengannya belum usai dan tubuhnya masih harus beradaptasi dengan kondisi balap.

"Saya tak punya ekspektasi tinggi di Austria. Saya hanya ingin lihat apakah sensasinya lebih baik secara fisik dan apakah baik untuk lengan saya. Tapi saya harap kami bisa melanjutkan tren beberapa balapan terakhir sejak Mugello. Montmelo bukan hasil baik, namun grafik performa saya terus naik dan saya makin nyaman di atas motor. Kami harus melanjutkan ini," tutup Marquez.

Marquez, yang baru kembali balapan di Portimao awal musim ini usai absen semusim, kini berada di peringkat 10 pada klasemen pembalap dengan raihan satu kemenangan di Sachsenring, Jerman, dan koleksi 50 poin. Dengan 10 balapan tersisa, ia tertinggal 106 poin dari rider Monster Energy Yamaha, Fabio Quartararo, yang ada di puncak klasemen.

Sumber: Crashnet

3 dari 3 halaman

Video: Fabio Quartararo Menangi MotoGP Belanda 2021

KOMENTAR