Andrea Dovizioso Soal Keputusan Pensiun: Misano Cocok Jadi Balapan Terakhir Saya

Anindhya Danartikanya | 5 Agustus 2022, 10:18
Pembalap WithU Yamaha RNF MotoGP Team, Andrea Dovizioso (c) RNF Racing
Pembalap WithU Yamaha RNF MotoGP Team, Andrea Dovizioso (c) RNF Racing

Bola.net - Pembalap WithU Yamaha RNF MotoGP Team, Andrea Dovizioso, menyatakan bahwa keputusan untuk pensiun dari MotoGP tidaklah mudah untuk diambil. Apalagi dirinya sangat kesulitan tampil kompetitif sepanjang musim 2022. Meski begitu, ia merasa legawa karena keputusan ini sudah ia pikirkan masak-masak.

Dovizioso sudah berkali-kali mengaku takkan balapan di MotoGP pada 2023, tetapi keputusannya tak lagi balapan setelah Seri San Marino di Sirkuit Misano pada 2-4 September 2022 cukup bikin kaget. Pasalnya, ia takkan balapan di enam seri tersisa, dan akan digantikan Cal Crutchlow yang merupakan test rider Yamaha.

Lewat Crash.net, Kamis (4/8/2022), Dovizioso mengakui ini karena ia sudah tak lagi bersenang-senang di atas motor MotoGP. "Usai 20 tahun, berat mengambil keputusan macam ini. Namun, semuanya oke, saya santai, dan ini momen yang tepat untuk melakukannya," ungkap juara dunia GP125 2004 dan tiga kali runner up MotoGP ini.

"Ketika Anda tak lagi berada di tempat yang Anda mau, pikiran Anda mulai mengarah ke hal macam ini. Saya juga mulai berpikir Misano bakal jadi tempat yang tepat untuk balapan terakhir. Menjalani balapan terakhir di rumah sendiri, mengakhirinya dengan pesta dan senyuman lebar dari kawan-kawan dan fans saya," lanjutnya.

1 dari 3 halaman

MotoGP Sudah Berubah

Pembalap WithU Yamaha RNF MotoGP Team, Andrea Dovizioso (c) RNF Racing

Pembalap WithU Yamaha RNF MotoGP Team, Andrea Dovizioso (c) RNF Racing

Ditanya soal alasannya tak lagi mau balapan, Dovizioso menyatakan bahwa alasan utamanya adalah dirinya tak lagi bisa beradaptasi dengan era baru MotoGP. Ia menyadari banyak hal teknis yang cepat berubah, meski memakluminya karena kejuaraan ini memiliki tren teknologi yang terus berkembang pesat.

Keputusannya vakum setahun pada 2021 juga menjadi faktor dirinya ketinggalan kereta soal pengembangan motor MotoGP. "MotoGP sudah berubah, tetapi ini normal jika kita bicara soal kelas terbaik di balap motor dan pengembangannya juga besar. Usaha dari pabrikan sangatlah masif, begitu juga usaha dari rider," ujarnya.

"Jadi, normal saja pengembangannya sangat cepat dan banyak hal berubah. Kini, cara Anda balapan dan berkendara cukup berbeda dari lima tahun lalu. Saya tak mengatakannya secara negatif, melainkan hanya bilang kalau semua sudah berbeda," lanjut pembalap asal Italia yang berusia 36 tahun ini.

2 dari 3 halaman

Cuma Gaya Balap Fabio Quartararo yang Efektif

Pembalap WithU Yamaha RNF MotoGP Team, Andrea Dovizioso (c) RNF Racing

Pembalap WithU Yamaha RNF MotoGP Team, Andrea Dovizioso (c) RNF Racing

Dovizioso juga menyebut YZR-M1 2022 sangatlah berbeda dari M1 2012 yang membantunya menyabet enam podium. Usai delapan tahun membela Ducati, ia juga merasakan perbedaan besar, terutama soal grip pada M1. Ia juga masih yakin gaya balap Fabio Quartararo adalah satu-satunya gaya balap yang efektif untuk motor itu.

"Saat pertama kali saya naik motor ini dan merasakan pondasinya, saya langsung kaget soal gripnya. Itulah karakter terbesarnya. Cara saya mengendarai Yamaha bukanlah cara terbaik untuk memanfaatkan potensinya, karena Fabio menunjukkan bahwa ada kans untuk tampil kompetitif dan merebut gelar dunia," tuturnya.

"Saya sudah bekerja keras dengan tim kami. Saya bekerja keras dengan Ramon (Forcada) dan Yamaha, mencoba banyak hal, bahkan mungkin terlalu banyak. Kami juga mengubah hal-hal besar dan tak banyak pengaruhnya. Itu konfirmasi bahwa gaya balap saya dan karakter Yamaha tidaklah cocok," pungkas Dovizioso.

3 dari 3 halaman

Klasemen Sementara MotoGP 2022

Pembalap WithU Yamaha RNF MotoGP Team, Andrea Dovizioso (c) RNF Racing

Pembalap WithU Yamaha RNF MotoGP Team, Andrea Dovizioso (c) RNF Racing
  1. Fabio Quartararo - Monster Energy Yamaha - Yamaha - 172
  2. Aleix Espargaro - Aprilia Racing - Aprilia - 151
  3. Johann Zarco - Prima Pramac Racing - Ducati - 114
  4. Francesco Bagnaia - Ducati Lenovo Team - Ducati - 106
  5. Enea Bastianini - Gresini Racing - Ducati - 105
  6. Brad Binder - Red Bull KTM Factory Racing - KTM - 93
  7. Jack Miller - Ducati Lenovo Team - Ducati - 91
  8. Joan Mir - Team SUZUKI ECSTAR - Suzuki - 77
  9. Alex Rins - Team SUZUKI ECSTAR - Suzuki - 75
  10. Miguel Oliveira - Red Bull KTM Factory Racing - KTM - 71
  11. Jorge Martin - Prima Pramac Racing - Ducati - 70
  12. Maverick Viñales - Aprilia Racing - Aprilia - 62
  13. Marc Marquez - Repsol Honda Team - Honda - 60
  14. Marco Bezzecchi - Mooney VR46 Racing Team - Ducati - 55
  15. Luca Marini - Mooney VR46 Racing Team - Ducati - 52
  16. Takaaki Nakagami - LCR Honda IDEMITSU - Honda - 42
  17. Pol Espargaro - Repsol Honda Team - Honda - 40
  18. Alex Marquez - LCR Honda CASTROL - Honda - 27
  19. Franco Morbidelli - Monster Energy Yamaha - Yamaha - 25
  20. Fabio Di Giannantonio - Gresini Racing - Ducati - 18
  21. Darryn Binder - WithU Yamaha RNF - Yamaha - 10
  22. Andrea Dovizioso - WithU Yamaha RNF - Yamaha - 10
  23. Remy Gardner - Tech3 KTM Factory Racing - KTM - 9
  24. Raul Fernandez - Tech3 KTM Factory Racing - KTM - 5
  25. Stefan Bradl - Repsol Honda Team - Honda - 0
  26. Michele Pirro - Aruba.it Racing - Ducati - 0
  27. Lorenzo Savadori - Aprilia Racing - Aprilia - 0

Sumber: Crashnet

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR