Andrea Dovizioso Bantah Pensiun dari MotoGP Usai Musim Panas

Anindhya Danartikanya | 8 Juni 2022, 13:38
Pembalap WithU Yamaha RNF MotoGP Team, Andrea Dovizioso (c) RNF Racing
Pembalap WithU Yamaha RNF MotoGP Team, Andrea Dovizioso (c) RNF Racing

Bola.net - Pembalap WithU Yamaha RNF MotoGP Team, Andrea Dovizioso, merasa frustrasi karena belum juga bisa tampil kompetitif dengan YZR-M1 di MotoGP musim ini. Dalam tes tengah musim di Catalunya, Spanyol, Senin (6/6/2022), ia menjajal perangkat baru, namun kemajuannya juga tak dirasa signifikan.

Hasil finis terbaik Dovizioso musim ini adalah finis ke-11 di Portimao, Portugal. Sayangnya, tiga kali runner up MotoGP ini dua kali gagal finis dan empat kali finis tanpa poin. Segala upaya mengubah setup M1 sudah ia lakukan, namun tak ada lonjakan performa, dan perbedaannya dengan Fabio Quartararo juga tak kunjung menipis.

Selama berbulan-bulan ia merasa memahami masalah yang ia hadapi, namun yakin tak ada solusi nyata tanpa perubahan radikal dari pihak Yamaha. Sayangnya, perubahan strategi teknis takkan bisa dilakukan dalam waktu dekat, karena pabrikan Garpu Tala mengikuti arahan Quartararo, yang merupakan rider utama mereka.

1 dari 2 halaman

Jajal Swingarm dan Fairing Baru

Pembalap WithU Yamaha RNF MotoGP Team, Andrea Dovizioso (c) RNF Racing

Pembalap WithU Yamaha RNF MotoGP Team, Andrea Dovizioso (c) RNF Racing

Dalam tes Catalunya, Dovizioso pun menjalani 56 lap dengan menjajal berbagai perangkat yang digunakan Quartararo dan Franco Morbidelli. Rider Italia ini merasakan kemajuan, namun hanya sedikit. Ia pun berharap bisa memakainya di MotoGP Jerman, yang bakal digelar di Sirkuit Sachsenring pada 17-19 Juni 2022.

"Kami tak menjajal hal-hal gila, tapi saya coba perangkat yang dipakai rider-rider tim pabrikan: swingarm dan fairing, dan saya merasa lebih baik. Kita lihat saja nanti apakah saya akan mendapatkannya di seri berikutnya. Saya juga menjajal beberapa posisi berbeda di atas motor, hasilnya juga lebih baik," ujarnya via Corsedimoto.

Dalam balapan di Catalunya, Dovizioso juga dihadapkan masalah tekanan ban depan yang kian parah. Inovasi kecil yang ia jajal dalam tes juga dirasa tak cukup jadi solusi. Pembalap berusia 36 tahun ini juga pesimistis Yamaha akan memberikan bantuan lebih jauh, karena Quartararo membuktikan dirinya bisa berkendara tanpa masalah.

2 dari 2 halaman

Maklum Yamaha Turuti Permintaan Fabio Quartararo

Pembalap Monster Energy Yamaha, Fabio Quartararo (c) Yamaha MotoGP

Pembalap Monster Energy Yamaha, Fabio Quartararo (c) Yamaha MotoGP

"Yamaha mencoba mewujudkan apa yang diminta Fabio. Ini normal saja, dan juga tepat, karena ia sedang memimpin klasemen dan meraih gelar dunia tahun lalu. Tapi Fabio meminta hal-hal yang berbeda dari yang dibutuhkan kebanyakan rider. Pasalnya, ia bisa mengeluarkan potensi motor di area yang baik," ujar 'Dovi'.

"Rider Yamaha lainnya tak bisa melakukan apa yang dilakukan Fabio. Alhasil, kami minta hal berbeda. Tapi yang saya butuhkan juga sulit diimplementasikan. Sangat sulit memahami apa yang harus saya ubah. Ini butuh waktu dan uang. Jika saya berada di posisi Yamaha, saya juga akan mengambil keputusan yang sama," lanjutnya.

Performa Dovizioso yang jeblok ini juga membuatnya bersitegang dengan Team Principal RNF, Razlan Razali, yang menyebutnya merasa seperti 'insinyur' dan lupa statusnya sebagai pembalap. Ketika ditanya apakah ia akan tetap balapan usai liburan musim panas meski dirundung gosip pensiun, Dovizioso menjawab singkat, "Saya rasa begitu."

Sumber: Corsedimoto

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR