Andalkan Miguel Oliveira, KTM Ogah Melulu Bergantung pada Brad Binder

Anindhya Danartikanya | 25 Maret 2022, 15:25
Miguel Oliveira merayakan kemenangannya dengan kru Red Bull KTM Factory Racing di MotoGP Mandalika 2022. (c) KTM Images
Miguel Oliveira merayakan kemenangannya dengan kru Red Bull KTM Factory Racing di MotoGP Mandalika 2022. (c) KTM Images

Bola.net - Direktur KTM Motorsport, Pit Beirer, mengaku sangat senang atas kemenangan yang diraih rider Red Bull KTM Factory Racing, Miguel Oliveira, di MotoGP Mandalika, Minggu (20/3/2022) lalu. Pasalnya, hasil ini membuktikan bahwa KTM kini memiliki paket motor dan skuad yang tangguh, apalagi setelah Brad Binder finis kedua di Qatar.


Dibanding Binder yang selama ini dijuluki 'Sunday rider' karena kerap tampil apik dalam balapan usai kualifikasi yang buruk, hasil finis Oliveira malah kerap naik turun sejak bergabung di KTM. Ia bahkan tak menjadi unggulan ketika tiba di Mandalika, berkebalikan dengan Binder yang justru dijagokan karena tampil sangat kompetitif di Qatar.

Oliveira malah tampil baik dalam balapan yang diguyur hujan di Mandalika, menang dengan cara yang dominan, serta mengalahkan Fabio Quartararo, Johann Zarco, dan Jack Miller. Melihat ini, Beirer sangat senang bisa melihat rider Portugal itu kembali seperti dulu. Sebagai catatan, ini adalah kemenangan keempat Oliveira di MotoGP.

1 dari 2 halaman

Sangat Percaya pada Miguel Oliveira

Pembalap Red Bull KTM Factory Racing, Miguel Oliveira (c) AP Photo

"Miguel telah menunjukkan dirinya yang sesungguhnya. Ia menemukan jalannya kembali dengan sempurna. Dalam situasi sulit seperti itu, bukan holeshot device yang bikin perbedaan, melainkan rider yang menakjubkan. Kini kami punya paket yang kuat. Kami punya motor yang super kuat, dan punya rider yang mampu mengimplementasikan semuanya," tutur Beirer via Speedweek.

Beirer menyatakan pihaknya memang sangat berharap banyak dari Oliveira musim ini, karena 2022 adalah tahun keempatnya membela KTM. Ia diharapkan bisa mengalami lonjakan performa dan tampil di papan atas jauh lebih sering. Beirer yakin tren performa yang positif ini bisa dilanjutkan oleh Oliveira di seri-seri berikutnya.

"Saya punya rasa percaya yang tinggi pada Miguel musim ini, karena ia telah menunjukkan performa yang kuat di Qatar. Kami melihatnya lewat data, meski sayangnya hasilnya di atas kertas kala itu tidaklah oke. Namun, kami sudah sangat percaya diri di Mandalika," ungkap pria asal Austria yang juga eks rider motocross tersebut.

2 dari 2 halaman

Belum Mau Ubah Target

Pembalap Red Bull KTM Factory Racing, Brad Binder (c) KTM Images

Dengan hasil Binder di Qatar, ditambah kemenangan Oliveira di Mandalika, kini kedua rider masing-masing berada di peringkat 2 dan 4 pada klasemen pembalap dengan 28 dan 25 poin. KTM juga berada di puncak klasemen konstruktor dengan 45 poin, dan Red Bull KTM Factory Racing ada di puncak klasemen tim dengan 53 poin.

Meski mengakui statistik ini luar biasa, Beirer menyatakan pihaknya tak mau jemawa. Ia belum mau mengubah target KTM yang sudah dipatok awal tahun ini. Pabrikan asal Austria tersebut diketahui 'hanya' ingin meletakkan para ridernya di posisi 3-5 besar pada klasemen akhir pembalap, dan belum mau muluk membidik gelar dunia.

"Kami takkan mengubah target, kami hanya akan melihat perkembangan dari pekan ke pekan. MotoGP sangat menyenangkan bagi kami, karena kami terus mendapatkan kemajuan dalam pekan balap dan tak lagi tergantung pada gebrakan Brad pada Minggu. Usai lima tahun, kami telah memahami proyek MotoGP kami lebih baik," tutup Beirer.

Sumber: Speedweek

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR