BERITA PIALA EROPA BUNDESLIGA LAINNYA

Alex Marquez dan Motor Honda RC213V: Dari Benci, Jadi Cinta

23-03-2021 09:04 | Anindhya Danartikanya

Pembalap LCR Honda Castrol, Alex Marquez (c) LCR Honda Pembalap LCR Honda Castrol, Alex Marquez (c) LCR Honda

Bola.net - Alex Marquez lega dirinya kini mulai menyatu dengan motor RC213V. Rider LCR Honda Castrol ini menyatakan, seperti para pembalap Honda lainnya kecuali Marc Marquez, awalnya ia sempat menganggap motor ini kelewat agresif dan sulit dijinakkan. Hal ini ia nyatakan via Mundo Deportivo, Minggu (21/3/2021).

Musim lalu, Marquez menjalani debutnya di MotoGP bersama Repsol Honda. Ia pun terlambat panas, walau banjir pujian karena menjalani proses belajar tanpa gegabah dan sangat jarang mengalami kecelakaan. Pada paruh kedua musim, barulah ia memberikan gebrakan, dimulai dari podium di Le Mans, Prancis.

Tak ada yang menduga Marquez mampu finis kedua dalam balapan yang diguyur hujan itu. Namun, ia diragukan bisa mengulang podium di trek lain dalam kondisi kering. Juara dunia Moto3 2014 dan Moto2 2019 ini tak tinggal diam. Ia justru kembali finis kedua di Aragon, dalam cuaca panas, dan mengancam Alex Rins dalam berebut kemenangan.

1 dari 3 halaman

Tak Menduga Bakal Naik Podium di Aragon

Alex Marquez saat naik podium di MotoGP Aragon 2020 (c) HRC Alex Marquez saat naik podium di MotoGP Aragon 2020 (c) HRC

"Saya memang orang yang memulai sesuatu secara perlahan, namun ke arah yang tepat. Tapi perkembangan saya pada paruh kedua musim lalu bukan kejutan, karena saya memang bekerja keras agar hal itu terjadi. Namun, podium di Aragon jujur saja sama sekali tidak saya duga," ungkap pembalap berusia 24 tahun ini.

"Kala itu, saya merasa podium bukan target realistis, tapi dengan kerja keras, apa pun bisa terjadi. Saat kesempatan datang, saya bisa memanfaatkannya dengan baik. Saya pun mulai menyukai motor ini, terutama usai dua balapan di Aragon. Rasanya sungguh menyenangkan ketika semua kerja keras membuahkan hasil," lanjutnya.

Marquez menyebut titik balik performanya musim lalu terjadi di uji coba Misano pada September. Kala itu, ia mulai berani mengutak-atik motornya lebih jauh, dan hasilnya pun meningkat tajam. Ia konsisten masuk 10 besar. Meski gagal finis di Seri Teruel dan Eropa, ia juga jatuh dalam situasi memperebutkan posisi penting.

2 dari 3 halaman

Kini Berpikiran Lebih Terbuka

Pembalap LCR Honda Castrol, Alex Marquez  (c) LCR Honda Pembalap LCR Honda Castrol, Alex Marquez (c) LCR Honda

"Jika Anda debutan, pada paruh pertama musim motor ini memang terkesan radikal, sulit dipahami. Namun, saat tiba di Misano, kami mulai menjajal beberapa hal dan saya pun membuka pikiran lebih luas. Saya bilang ke diri sendiri, 'Oke, kini aku siap menjajal beberapa hal berbeda, termasuk setup'," kisahnya.

Alhasil, kini Marquez telah mampu menemukan kecocokan dengan RC213V. "Sejak itu, semuanya benar-benar berubah. Kisah saya dengan motor ini berubah menjadi 'cinta', dan bukan 'benci'. Sejak itu, saya mulai menikmati berkendara di atas motor ini dan mampu mengeluarkan potensi terbaiknya," pungkas El Pistolas.

Marquez, yang saat ini masih dalam masa pemulihan cedera retak tulang metatarsal kaki kanan, akan kembali turun lintasan dalam MotoGP Qatar di Sirkuit Losail pada 26-28 Maret mendatang.

Sumber: Mundo Deportivo

3 dari 3 halaman

Video: Ikut Jejak Ayah, Mick Schumacher Turun di Formula 1 2021

KOMENTAR