Aleix Espargaro: Talenta Maverick Vinales Luar Biasa, Sayangnya Kurang Konsisten

Anindhya Danartikanya | 20 Juli 2022, 14:32
Pembalap Aprilia Racing, Maverick Vinales (c) AP Photo
Pembalap Aprilia Racing, Maverick Vinales (c) AP Photo

Bola.net - Pembalap Aprilia Racing, Aleix Espargaro, mengaku bergantung pada rekan setimnya, Maverick Vinales, dalam mengembangkan RS-GP di MotoGP dalam 1,5 tahun belakangan. Menurutnya, talenta Vinales yang luar biasa mampu membantu Aprilia berjaya, namun ia harus terlebih dahulu mencari konsistensi performa.

Vinales bergabung dengan Aprilia pada tengah musim lalu, usai berpisah secara kontroversial dengan Monster Energy Yamaha. Proses adaptasinya pun berjalan cukup lambat, sehingga banyak pihak yakin kontraknya tak diperpanjang. Meski begitu, Aprilia masih menaruh percaya padanya dan bahkan memberinya kontrak baru untuk musim depan.

Espargaro sendiri merasa maklum Vinales butuh waktu beradaptasi, mengingat sejak menjalani debut MotoGP pada 2015, ia hanya pernah mengendarai motor dengan konsep mesin inline 4, sementara RS-GP merupakan motor bermesin V4 90°. Apalagi, motor tersebut dikembangkan berdasarkan masukan Espargaro sejak 2017.

1 dari 3 halaman

Aprilia Jauh Berbeda dari Yamaha

Pembalap Aprilia Racing, Maverick Vinales (c) Aprilia Racing

Pembalap Aprilia Racing, Maverick Vinales (c) Aprilia Racing

"Mack adalah pembalap dengan talenta luar biasa. Tapi ia masih kehilangan bagian final dalam balapannya. Bagi Mack, Aprilia jauh berbeda daripada Yamaha. Aprilia diciptakan berdasarkan gaya balap saya secara bertahap," ujar Espargaro lewat kanal Twitch Nico Abad, seperti yang dikutip Todo Circuito, Senin (18/7/2022).

Meski begitu, Vinales belakangan ini mulai mampu menyajikan progres positif. Dalam Seri Sachsenring, Jerman, ia menjadi momok menakutkan dalam perebutan podium. Sayangnya, rear rider height device-nya rusak dan memaksanya gagal finis. Namun, dalam Seri Assen, Belanda, akhirnya ia finis ketiga dan naik podium.

Espargaro pun turut tenang melihat tandem yang juga sahabatnya itu bisa kembali ke podium usai satu tahun penantian. Namun, menurutnya performa ini masih harus dibuktikan lebih jauh dalam balapan-balapan berikutnya. Espargaro merasa performa Vinales sangat krusial bagi pengembangan RS-GP pada musim-musim ke depan.

2 dari 3 halaman

Harus Perbaiki Performa di Sesi Kualifikasi

Pembalap Aprilia Racing, Aleix Espargaro dan Maverick Vinales (c) Aprilia Racing

Pembalap Aprilia Racing, Aleix Espargaro dan Maverick Vinales (c) Aprilia Racing

"Mack naik podium di Belanda dan itu balapan terbaiknya. Ia melaju sangat cepat dalam 3-4 balapan terakhir. Tapi ia masih harus menemukan konsistensi dan menjalani kualifikasi dengan baik. Meski begitu, ia melaju sangat cepat dan ini fundamental, karena saya mengandalkannya. Saya mengamati datanya dan melaju di trek bersamanya," tutur Espargaro.

Peran Vinales juga bakal sangat penting dalam membantu Espargaro dan Aprilia merebut gelar dunia musim ini. Espargaro tak memungkiri bahwa ia mulai ambisius menjadi juara dunia. Pasalnya, prestasi tersebut akan membayar seluruh kerja kerasnya selama berkarier di Grand Prix, terutama dalam membantu Aprilia kompetitif.

"Demi mencapai titik ini, saya banyak berkorban. Lebih banyak momen buruk ketimbang momen baik. Menyerah memang lebih mudah. Kini saya tak punya beban. Saya akan mencoba sampai titik darah penghabisan. Jika saya tak meraih gelar dan masuk tiga besar, tanpa bisa naik podium atau menang, maka rasanya akan seperti neraka," tutupnya.

3 dari 3 halaman

Klasemen Sementara MotoGP 2022

Aleix Espargaro dan Maverick Vinales (c) Aprilia Racing

Aleix Espargaro dan Maverick Vinales (c) Aprilia Racing

Dalam 11 seri pertama musim ini, Espargaro telah meraih lima podium, termasuk satu kemenangan, sementara Vinales baru meraih satu podium. Espargaro ada di peringkat kedua pada klasemen pembalap dengan 151 poin, dan Vinales ada di peringkat 12 dengan 62 poin. Berikut klasemen sementara MotoGP 2022.

  1. Fabio Quartararo - Monster Energy Yamaha - Yamaha - 172
  2. Aleix Espargaro - Aprilia Racing - Aprilia - 151
  3. Johann Zarco - Prima Pramac Racing - Ducati - 114
  4. Francesco Bagnaia - Ducati Lenovo Team - Ducati - 106
  5. Enea Bastianini - Gresini Racing - Ducati - 105
  6. Brad Binder - Red Bull KTM Factory Racing - KTM - 93
  7. Jack Miller - Ducati Lenovo Team - Ducati - 91
  8. Joan Mir - Team SUZUKI ECSTAR - Suzuki - 77
  9. Alex Rins - Team SUZUKI ECSTAR - Suzuki - 75
  10. Miguel Oliveira - Red Bull KTM Factory Racing - KTM - 71
  11. Jorge Martin - Prima Pramac Racing - Ducati - 70
  12. Maverick Viñales - Aprilia Racing - Aprilia - 62
  13. Marc Marquez - Repsol Honda Team - Honda - 60
  14. Marco Bezzecchi - Mooney VR46 Racing Team - Ducati - 55
  15. Luca Marini - Mooney VR46 Racing Team - Ducati - 52
  16. Takaaki Nakagami - LCR Honda IDEMITSU - Honda - 42
  17. Pol Espargaro - Repsol Honda Team - Honda - 40
  18. Alex Marquez - LCR Honda CASTROL - Honda - 27
  19. Franco Morbidelli - Monster Energy Yamaha - Yamaha - 25
  20. Fabio Di Giannantonio - Gresini Racing - Ducati - 18
  21. Darryn Binder - WithU Yamaha RNF - Yamaha - 10
  22. Andrea Dovizioso - WithU Yamaha RNF - Yamaha - 10
  23. Remy Gardner - Tech3 KTM Factory Racing - KTM - 9
  24. Raul Fernandez - Tech3 KTM Factory Racing - KTM - 5
  25. Stefan Bradl - Repsol Honda Team - Honda - 0
  26. Michele Pirro - Aruba.it Racing - Ducati - 0
  27. Lorenzo Savadori - Aprilia Racing - Aprilia - 0

Sumber: Twitch/Nico Abad, Todo Circuito

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR