Aleix Espargaro Tak Tidur 2 Hari Usai Blunder di Catalunya, Kini Tertawakan Diri Sendiri

Anindhya Danartikanya | 9 Juni 2022, 10:14
Pembalap Aprilia Racing, Aleix Espargaro (c) Aprilia Racing
Pembalap Aprilia Racing, Aleix Espargaro (c) Aprilia Racing

Bola.net - Pembalap Aprilia Racing, Aleix Espargaro, tak bisa tidur dua hari beruntun usai melakukan blunder di MotoGP Catalunya, Spanyol, Minggu (5/6/2022) lalu. Hal ini ia nyatakan dalam acara bincang-bincang populer di Spanyol, El Hormiguero, beberapa hari setelah insiden tersebut terjadi di seri kandangnya sendiri.

Seperti yang diketahui, Espargaro berada di posisi kedua menjelang balapan berakhir. Namun, ia melakukan selebrasi satu lap lebih awal. Ketika melihat para rivalnya masih gaspol, ia menyadari telah melakukan kesalahan dan segera kembali membuka gas. Alhasil, ia harus puas finis kelima dan podium melayang dari tangannya.

Pitboard Aprilia memang berada terlalu dekat dengan tikungan terakhir sehingga sulit dibaca dengan teliti. Jadi, Espargaro melihat di menara sirkuit untuk melihat sisa lap. Papan skor memperlihatkan 'L1', dan ia mengira itu adalah tanda balapan sudah berakhir. Padahal, khusus di Sirkuit Barcelona-Catalunya, lap terakhir ditandai dengan 'L0'.

1 dari 2 halaman

Menangis, Kecewa, dan Malu

"Itu kesalahan yang sangat besar. Entah apakah ini karena balapan tersebut adalah seri kandang saya dan saya sangat fokus, namun saya tak lihat semua info di pitboard dengan teliti saat melaju 350 km/jam. Saya jadi kehilangan podium. Saya akan berusaha lebih fokus lagi," ujar Espargaro seperti yang dikutip Marca, Rabu (8/6/2022).

Sebagai rider berusia 32 tahun dan sudah 16 tahun berlaga di kejuaraan dunia, Espargaro pun merasa tak seharusnya blunder ini terjadi. "Saya pernah kecelakaan, pernah cedera, pernah mendapati mesin rusak, namun hal macam ini tak pernah terjadi pada saya," ungkapnya.

"Momen itu sungguh buruk, karena seharusnya saya bisa finis kedua di depan publik sendiri. Saya melambaikan tangan kepada mereka ketika masih ada satu lap. Saya pun menangis, dan sangat kecewa, saya sangat malu," lanjut rider yang juga kakak rider Repsol Honda, Pol Espargaro, ini.

2 dari 2 halaman

Lautan Air Mata

Pembalap Aprilia Racing, Aleix Espargaro (c) Aprilia Racing

Pembalap Aprilia Racing, Aleix Espargaro (c) Aprilia Racing

Saat kembali ke garasi, ia pun ditenangkan oleh keluarga, tim, dan bahkan CEO Dorna Sports, Carmelo Ezpeleta. "Saya punya tim yang menyenangkan dan hebat, namun tak seorang pun, termasuk anak kembar saya yang ada di garasi, atau orang lain, bisa menenangkan saya. Saat itu ada lautan air mata," kisahnya.

Espargaro bahkan mengaku dirinya sampai tak bisa tidur selama dua hari akibat blunder tersebut, namun kini sudah merasa baikan dan bahkan bisa mentertawakan dirinya sendiri. Menurutnya, sikap ini bisa membantunya 'move on' menuju balapan-balapan berikutnya.

"Ini memang sebuah kesalahan, kita hanya manusia biasa, ada banyak hal yang bisa terjadi. Tapi ketika itu terjadi, saya pun sangat marah. Namun, saya sudah membuka lembaran baru setelah dua hari tidak tidur. Anda harus mentertawakan hal macam ini," pungkas Espargaro.

Sumber: El Hormiguero, Marca

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR