BERITA JADWAL KLASEMEN LAINNYA

Aleix Espargaro: Aprilia Makin Maju Berkat Eks Bos Ferrari

09-07-2020 11:45 | Anindhya Danartikanya

Pebalap Aprilia Gresini, Aleix Espargaro (c) Aprilia Pebalap Aprilia Gresini, Aleix Espargaro (c) Aprilia

Bola.net - Rider Aprilia Racing Team Gresini, Aleix Espargaro, memuji habis-habisan usaha timnya menyediakan motor RS-GP yang jauh lebih baik di MotoGP 2020. Ia pun menyatakan ini semua tak lepas dari tangan dingin Massimo Rivola, yang baru bergabung sebagai CEO Aprilia Racing pada awal 2019.

Sebelum terjun ke MotoGP, Rivola merupakan sosok yang sangat dihormati di Formula 1. Ia pernah menjadi Sporting Director Minardi, Toro Rosso, dan Scuderia Ferrari. Terakhir, ia menjadi bos Ferrari Driver Academy, yang kerap mengorbitkan pebalap-pebalap F1 menjanjikan seperti Charles Leclerc.

Rivola pun bertugas mengatur operasional Aprilia Racing, dan kehadirannya sangat membantu sang Direktur Teknis, Romano Albesiano, yang sejak 2015 kewalahan karena harus mengatur sektor teknis dan non-teknis hingga pabrikan asal Noale, Italia, tersebut tak kunjung meraih hasil baik.

"Saat saya bergabung dengan Aprilia empat tahun lalu, masalahnya adalah Romano menangani ribuan hal. Ia harus jadi 'ayah' motor kami, mengkoordinasi para insinyur untuk merakit motor. Tapi karena ia harus mengurus banyak hal lain, maka targetnya tak pernah jelas dan ini memengaruhi proyek kami," kisah Espargaro via The Race, Selasa (7/7/2020).

1 dari 3 halaman

Bagi-Bagi Tugas dengan Romano Albesiano

CEO Aprilia Racing, Massimo Rivola (c) MotoGP.com CEO Aprilia Racing, Massimo Rivola (c) MotoGP.com

Rivola langsung membawa perubahan besar pada Aprilia Racing. Sementara ia menangani manajemen departemen balap, Albesiano fokus mengembangkan RS-GP agar lebih kompetitif. Espargaro menyatakan Rivola juga sempat pusing melihat cara kerja Aprilia yang serabutan, berbeda dengan Ferrari yang terkenal sangat terstruktur.

"Datang dari tim seperti Ferrari, saat tiba di Aprilia, Massimo pun berkata, 'Apa-apaan ini?!' Secara bertahap, ia mengubah mentalitas Aprilia, baik dari organisasinya maupun tim kami. Kini Romano jadi bisa lebih fokus pada motor. Hasilnya, motor kami pun fantastis. Massimo membawa Aprilia menuju dimensi yang lain," lanjut Espargaro.

Rider Spanyol ini juga menyatakan bahwa Rivola tak hanya berambisi membuat Aprilia Racing maju, melainkan juga ingin membuktikan bahwa kesuksesan di MotoGP bisa memberikan nilai tambah pada penjualan motor produksi massal Aprilia, yang merupakan salah satu anak perusahaan Piaggio Group.

2 dari 3 halaman

Yakinkan Piaggio Soal Pentingnya Aprilia Racing

Pebalap Aprilia Racing Team Gresini, Aleix Espargaro (c) Aprilia Racing Pebalap Aprilia Racing Team Gresini, Aleix Espargaro (c) Aprilia Racing

"Massimo meyakinkan Piaggio bahwa kami sangat penting, dan Aprilia harus memperebutkan gelar dunia seperti dulu. Selama empat tahun terakhir, Aprilia Racing sangat terpisah dari Piaggio, dan Massimo coba membuktikan Aprilia adalah bagian penting bagi Piaggio dan departemen balap adalah bagian ikonik dari Aprilia," tutur Espargaro.

"Setiap tahun, kami pun semakin kuat, biaya balap semakin baik, kredibilitas proyek kami juga meningkat, dan ada banyak insinyur bagus bergabung dengan kami. Jadi saya pun sangat senang atas hal ini dan tampaknya masa depan Aprilia sangat cerah," pungkas rider berusia 31 tahun ini.

Selama Aprilia Racing terbentuk, mereka sukses merebut 346 kemenangan dan 54 gelar di berbagai kejuaraan dunia, yang terdiri dari 26 gelar pebalap dan 28 gelar konstruktor. Di ajang Grand Prix, mereka meraih 19 gelar dunia pebalap, beberapa di antaranya dipersembahkan oleh Max Biaggi, Valentino Rossi, dan Jorge Lorenzo.

3 dari 3 halaman

Video: 5 Pebalap Hebat WorldSBK yang Tak Sukses di MotoGP

KOMENTAR