Akui Cuma Sanggup Finis Kelima di Austin, Pecco Bagnaia: Rider Lain Lebih Cepat

Anindhya Danartikanya | 13 April 2022, 13:07
Pembalap Ducati Lenovo Team, Pecco Bagnaia (c) Ducati Corse
Pembalap Ducati Lenovo Team, Pecco Bagnaia (c) Ducati Corse

Bola.net - Pembalap Ducati Lenovo Team, Francesco Bagnaia, tak bisa menyembunyikan kekecewaan usai sekadar finis kelima dalam MotoGP Austin, Minggu (10/4/2022) lalu. Meski begitu, lewat GPOne, ia janji akan bekerja lebih keras demi menyabet trofi perdananya musim ini. Ia pun optimis usai sang tandem, Jack Miller, naik podium.


Start ketiga, Bagnaia sempat berebut posisi yang sama dengan Enea Bastianini. Namun, ia justru melorot ke posisi keenam usai tersalip Johann Zarco dan Alex Rins. Zarco kemudian melakukan kesalahan pada pertengahan balap, sehingga Bagnaia naik lagi ke posisi kelima. Namun, Joan Mir giliran mengasapinya pada Lap 13.

Bagnaia lalu naik lagi ke posisi kelima pada satu lap berikutnya, ketika Jorge Martin mulai mengalami kesulitan pada ban belakangnya. Sayang, 'Pecco' tak bisa berbuat lebih banyak demi mengejar para rider di depannya. Alhasil, ia harus puas finis kelima dan belum juga meraih podium dalam empat seri pertama.

1 dari 2 halaman

Akui Terlalu Konservatif saat Hemat Ban

Pembalap Ducati Lenovo Team, Pecco Bagnaia (c) Ducati Corse

Pembalap Ducati Lenovo Team, Pecco Bagnaia (c) Ducati Corse

"Saya telah melakukan yang terbaik dan hasilnya adalah finis kelima. Saya sudah coba memperbaiki posisi, namun saya kesulitan, jadi ini target minimal. Pada awal balapan, saya agak konservatif dalam menghemat ban. Namun, ketika mulai ngotot, saya menyadari bahwa yang lain lebih cepat dari saya," ungkap Bagnaia.

Hasil ini sama persis dengan yang ia raih di Argentina, yakni balapan yang sempat ia yakini sebagai titik balik keterpurukannya pada awal musim, di mana ia gagal finis di Qatar dan sekadar finis ke-15 di Mandalika. Melihat Miller memimpin selama 15 lap di Austin dan akhirnya finis ketiga, Bagnaia masih yakin punya potensi oke.

"Kami terus bekerja keras, dan kami terus mendekati di tiap balapan. Jack bekerja dengan baik, sementara saya lebih kesulitan. Kami butuh beberapa akhir pekan seperti itu demi memahami motor lebih jauh. Saya tak senang dengan hasil ini, namun saya juga tahu telah melakukan yang terbaik," lanjut rider Italia ini.

2 dari 2 halaman

Nantikan Balapan di Portimao

Pembalap Ducati Lenovo Team, Pecco Bagnaia (c) Ducati Corse

Pembalap Ducati Lenovo Team, Pecco Bagnaia (c) Ducati Corse

Sebagai runner up MotoGP 2021, Bagnaia pun ogah sekadar finis kelima di tiap balapan. Atas alasan ini, ia bertekad bekerja lebih keras dengan timnya demi menyongsong balapan-balapan di Eropa, yang trek-treknya lebih familiar baginya, dimulai dari MotoGP Portugal di Sirkuit Algarve, Portimao, 22-24 April 2022 nanti.

"Target kami pada awal musim bukanlah finis kelima. Namun, kami juga tahu masih banyak tugas yang harus dilakukan. Pembalap lainnya lebih cepat, dan Jack naik podium dengan motor yang sama dengan saya. Jadi, kami mulai mendekat, meski mungkin agak lamban. Tapi akhir pekan seperti itu sangatlah membantu," tuturnya.

"Portimao nanti bakal sangat menarik, bakal jadi tempat yang baik untuk membandingkan musim ini dengan musim lalu. Pada 2021, kami menjalani dua balapan di sana, saya kompetitif di keduanya dan mengakhiri musim lalu dengan kemenangan di trek itu," pungkas murid Valentino Rossi di VR46 Riders Academy ini.

Sumber: GPOne

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR