BERITA JADWAL KLASEMEN BUNDESLIGA LAINNYA

Timnas Indonesia U-19 Mending Juara Tiga daripada Selalu Kalah di Final Piala AFF

18-09-2017 15:53 | Mamat

Pemain Timnas U-19. (c) PSSI Pemain Timnas U-19. (c) PSSI

Bola.net - Piala AFF adalah salah satu ajang pesta sepakbola terbesar di Asia Tenggara. Dulu, turnamen ini bernama Piala Tiger yang dimulai pada tahun 1996. Pada mulanya, turnamen ini hanya diikuti Timnas senior saja.

Indonesia memiliki pengalaman tak mengenakkan ketika mengikuti turnamen Piala AFF ini. Dalam sejarahnya, Timnas Indonesia senior tak pernah menyabet gelar juara. Gelar juara terbanyak dipegang oleh Thailand yang telah menjuarai sebanyak lima kali. Sementara itu Timnas Indonesia senior adalah spesialis runner-up atau di urutan kedua--setelah kalah dalam partai final.

Tentu masih hangat dalam pikiran ketika kita berharap Timnas Indonesia senior akan mengakhiri puasa gelar dalam turnamen ini pada 2016 lalu. Waktu itu, Indonesia tampil cukup apik sehingga bisa lolos sampai final. Lawan yang dihadapi adalah Thailand, juara bertahan. Tentu saja bukan partai mudah bagi Indonesia.

Pada pertemuan pertama di partai tersebut, Indonesia sempat mampu mengalahkan Thailand dengan skor 2-1. Angan-angan menjadi juara pun melambung tinggi. Namun antusiasme pendukung Indonesia harus runtuh ketika Thailand membobol gawang Indonesia yang akhirnya membuat Indonesia kalah 2-0 di pertemuan kedua. Agregat akhir berujung 3-2.

Sejak 2002, AFF U-18 mulai digelar. Sebagai salah satu kontestan dari delapan negara, Indonesia junior tak pernah lolos ke final hingga tahun 2013. Pada tahun itu juga Timnas Indonesia junior menjadi juara untuk pertama kalinya. Kala itu, tim Garuda Muda menjadi juara setelah mengalahkan Vietnam lewat babak adu penalti yang berakhir dengan skor 7-6.

Setelah empat tahun berselang tak bergaung, Timnas Indonesia U-19 kembali memberi sebuah sajian kebanggaan untuk rakyat Indonesia tahun ini. Mereka telah berjuang keras selama menjalani Piala AFF U-18 pada tahun 2017 edisi ke-15 ini.

Timnas Indonesia U-19 di AFF U-18 Tahun 2017

Timnas Indonesia U-19 mengakhiri perjalanan di kompetisi Piala AFF U-18 dengan kemenangan besar atas Myanmar dengan skor 1-7 pada hari Minggu (17/9) kemarin. Kemenangan tersebut membawa Indonesia meraih gelar juara, meski sebutannya hanya juara tiga—Thailand juara satu setelah menang atas Malaysia dengan skor 2-0.

Indonesia mengawali turnamen AFF U-18 tahun ini menghadapi Myanmar di Grup B. Dalam pertandingan perdananya, Indonesia langsung menggebrak dengan memetik kemenangan 3-0 atas Myanmar. Kemudian ketika menghadapi Filipina, Indonesia kembali menang besar. Sembilan gol mampu diluncurkan Egy dkk. Di pertandingan ketiga, Indonesia sempat kalah dari Vietnam namun menang besar lagi saat bertemu dengan Brunei Darussalam dengan delapan gol tercipta. Indonesia pun menjadi pemuncak di grup B. Dan di fase grup, Indonesia sudah mengumpulkan 19 gol.

Timnas Indonesia U-19 pun masuk ke babak semi final. Namun pertandingan berat harus dilalui, karena lawan yang dihadapi adalah Thailand. Indonesia pun menyerah setelah terjadi adu penalti.

Setelah kekalahan itu, Indonesia kembali bertemu dengan Myanmar untuk merebutkan juara tiga. Indonesia menang dengan skor 1-7. Maka, kemenangan ini membuat Indonesia dinobatkan sebagai juara tiga.

Selain titel juara tiga, masih ada yang bisa dibanggakan oleh pemain Timnas Indonesia U-19. Indonesia adalah tim paling produktif dalam turnamen AFF U-18 kali ini. Total, Indonesia mengumpulkan 26 gol dari enam pertandingan. Rata-rata, Indonesia mencetak empat gol per laga. Sementara itu, Egy keluar sebagai top skor dengan mengumpulkan delapan. Ia pun pulang menggondol sepatu emas.

Selain Egy, kualitas pemain Timnas Indonesia U-19 juga patut mendapat acungan jempol. Sebut saja Muhamad Rafli, yang mampu mengumpulkan lima gol dan Witan Sulaiman punya empat gol. Belum lagi pemain lainnya di lini tengah dan belakang sampai kiper yang tampil seperti tembok ketika bertahan seperti singa kala menyerang.

Timnas Indonesia U-19 sebagai Juara Tiga

Mungkin sebagian dari kita masih ada yang merasa kecewa dengan prestasi Indonesia dalam turnamen yang digelar di Yangon, Myanmar tersebut. Mungkin sebagian dari kita ada yang belum bisa terima kenapa Timnas U-19 tak mampu menjadi juara pertama kendati tim besutan Indra begitu gesit nan piawai setiap kali tampil di atas lapangan. Permainan-permainan indah nan cantik pun kerap mereka tunjukkan. Sampai-sampai terkadang membuat komentator di stasiun televisi itu sering berujar, ‘Yes..yes..yes’ karena mungkin saking menikmatinya.

Tak sedikit yang kemudian membandingkan Egy cs dengan Timnas Indonesia U-19 kala menjuarai Piala AFF U-18 pada 2013 lalu. Tentu saja kita semua sepakat Indonesia ingin meraih prestasi lagi. Sayangnya, karena beberapa hal, angan-angan itu sempat memudar bahkan hilang. Pada Piala AFF U-18 edisi tahun 2015, Timnas Indonesia U-19 tidak bisa ikut tampil dalam kompetisi tersebut karena tengah menjalani sanksi FIFA.

Indra Sjafri sempat meninggalkan bangku pelatih Timnas Indonesia U-19 pada tahun 2014. Kemudian ia berkarier di Bali United. Lalu pelatih 54 tahun tersebut kembali diangkat sebagai pelatih timnas U-19 pada 2017 ini. Pria kelahiran Pesisir Selatan, Sumatera Barat, tersebut pun kembali mampu menghidupkan harapan kesuksesan sepakbola Indonesia di masa yang akan datang.

Indra Sjafri kembali membangun timnya dari awal sebelum menjalani turnamen AFF U-18 edisi tahun 2017 ini. Ia tak pernah luput dalam hal mengawasi bakat-bakat anak-anak muda Indonesia di seluruh pelosok Nusantara. Hingga akhirnya ia bisa menemukan sejumlah pemain hebat seperti Egy Maulana Vikri dan pemain hebat lainnya dalam skuat timnas U-19 saat ini.

Melihat semua fakta di atas, sepatutnya kita mensyukuri Timnas Indonesia U-19 dan menghargai perjuangan mereka di atas lapangan. Masa depan mereka masih panjang dan masih banyak yang bisa diberikan kepada bangsa ini. Sepatutnya kita juga apresiasi jerih payah mereka yang sudah totalitas memberikan jiwa dan raga membawa nama harum Indonesia.

Pada akhirnya, mari sama-sama kita nikmati: biar juara tiga yang penting kan di sana tersebut kata 'JUARA' bukan RUNNER UP. Semoga pada Piala AFF U-18 berikutnya, Timnas Indonesia U-19 akan menjadi JUARA SATU.

O, ya, setelah mengakhiri perjalanan di Piala AFF U-18, Garuda Muda Nusantara tak bisa bersantai-santai. Mereka akan langsung fokus menghadapi Kualifikasi Piala Asia U-19, yang akan berlangsung pada 31 Oktober sampai 6 November 2017 mendatang.

Heboh Pesepak Bola Unggah Video 'Topless' Sang Kekasih

KOMENTAR