Galeri: KTM Turunkan Lima Tim Sekaligus di MotoGP 2019

Anindhya Danartikanya | 13 Februari 2019, 10:55
KTM Turunkan Lima Tim Sekaligus di MotoGP 2019. (c) KTM/Sebas Romero
KTM Turunkan Lima Tim Sekaligus di MotoGP 2019. (c) KTM/Sebas Romero

Bola.net - - Setelah Repsol Honda, Mission Winnow Ducati, Petronas Yamaha SRT, Suzuki Ecstar dan Monster Energy Yamaha, kini KTM mendapat giliran menggelar peluncuran dan peresmian tim MotoGP 2019. Acara ini pun digelar di markas mereka yang ada di Mattighofen, Austria, Selasa (12/2).


Tak hanya meluncurkan dua tim MotoGP mereka, KTM juga meluncurkan dua tim Moto2 dan satu tim Moto3 untuk musim ini. Dengan struktur balap ini, KTM pun menjadi satu-satunya pabrikan dengan organisasi terbesar yang ada di ajang Grand Prix.

Berikut galeri peluncuran lima tim KTM di ajang Grand Prix 2019.

1 dari 10 halaman

Red Bull KTM Factory Racing

Red Bull KTM Factory Racing (c) KTM/Sebas Romero

Red Bull KTM Factory Racing (c) KTM/Sebas Romero

Red Bull KTM Factory Racing akan menjalani musim ketiganya di MotoGP. Diluncurkan pertama kali sebagai tim pabrikan sepenuhnya pada 2017 lalu, motor RC16 memang masih dalam tahap pengembangan, namun terus menunjukkan progres yang positif setiap tahun, dan puncaknya adalah podium yang diraih Pol Espargaro yang finis ketiga di Valencia akhir tahun lalu.

2 dari 10 halaman

Pol Espargaro-Johann Zarco

Pol Espargaro dan Johann Zarco (c) KTM/Sebas Romero

Pol Espargaro dan Johann Zarco (c) KTM/Sebas Romero

Tahun 2019 akan menjadi tahun keenam Pol Espargaro di kelas MotoGP, dan merupakan yang ketiga bersama KTM. Sang juara dunia Moto2 2013 ini akan tetap menjadi ujung tombak pengembangan RC16, dan bertekad meraih lebih banyak podium tahun ini.

Johann Zarco, sang juara Moto2 2015-2016, akhirnya kembali ke naungan KTM usai dua tahun membela Yamaha. Prestasinya yang menggebrak bersama pabrikan Garpu Tala pun membuat KTM mengharapkan masukan-masukan penting darinya untuk mengembangkan RC16.

3 dari 10 halaman

Red Bull KTM Tech 3 MotoGP

Red Bull KTM Tech 3 MotoGP (c) KTM/Sebas Romero

Red Bull KTM Tech 3 MotoGP (c) KTM/Sebas Romero

Usai 20 tahun bekerja sama dengan Yamaha, Tech 3 Racing mengambil keputusan menghebohkan dengan menjadi partner KTM. Meski RC16 masih belum mencapai puncak pengembangan, Tech 3 menaruh rasa percaya tinggi pada proyek ini, usai KTM berjanji memberi mereka dua motor spek pabrikan bagi para pebalapnya.

4 dari 10 halaman

Hafizh Syahrin-Miguel Oliveira

Hafizh Syahrin dan Miguel Oliveira (c) KTM/Sebas Romero

Hafizh Syahrin dan Miguel Oliveira (c) KTM/Sebas Romero

Hafizh Syahrin punya kisah yang cukup menarik soal perjalanannya naik ke MotoGP. Direngkuh Tech 3 usai Jonas Folger memutuskan rehat pada awal 2018, ia tak menyia-nyiakan kesempatan. Kerap masuk 10 besar, Syahrin pun sekali lagi mendapat kepercayaan dari Tech 3 untuk bertarung di MotoGP 2019.

Miguel Oliveira memang belum punya titel juara dunia, namun prestasinya di Moto3 dan Moto2 membuatnya digadang-gadang akan menjadi bintang MotoGP. Menjadi runner up Moto3 2015 dan Moto2 2018, rider Portugal ini merupakan pilihan otomatis bagi KTM, dan bakal dipersiapkan untuk membela tim pabrikan pada 2021 mendatang.

5 dari 10 halaman

Red Bull KTM Ajo Moto2

Red Bull KTM Ajo Moto2 (c) KTM/Sebas Romero

Red Bull KTM Ajo Moto2 (c) KTM/Sebas Romero

Tahun 2019 akan menjadi tahun ketiga kerja sama antara Ajo Motorsport dan KTM di kelas Moto2. Prestasi gemilang yang mereka raih di kelas ini memang cukup instan. Lewat Miguel Oliveira dan Brad Binder, mereka sukses meraih 26 podium dan sembilan kemenangan hanya dalam dua musim.

6 dari 10 halaman

Brad Binder-Jorge Martin

Brad Binder dan Jorge Martin (c) KTM/Sebas Romero

Brad Binder dan Jorge Martin (c) KTM/Sebas Romero

Ditinggal Oliveira ke MotoGP, Brad Binder praktis menjadi pebalap utama di Red Bull KTM Ajo tahun ini. Juara dunia Moto3 2016 asal Afrika Selatan ini bahkan langsung mendapat status kandidat juara dunia, usai meraih tiga kemenangan tahun lalu. Jorge Martin, yang sukses menjadi juara dunia Moto3 tahun lalu, akhirnya naik ke Moto2 dalam naungan Ajo dan menjadi tandem Binder.

7 dari 10 halaman

Red Bull KTM Tech 3 Moto2

Red Bull KTM Tech 3 Moto2 (c) KTM/Sebas Romero

Red Bull KTM Tech 3 Moto2 (c) KTM/Sebas Romero

Usai mengembangkan sasisnya sendiri, Mistral, Tech 3 Racing memutuskan bergabung dengan KTM di kelas Moto2, menyusul terikatnya kerja sama mereka dengan pabrikan yang sama di kelas MotoGP. Dianggap sebagai salah satu tim paling terstruktur, mereka pun diperkirakan bakal tampil lebih garang musim ini.

8 dari 10 halaman

Marco Bezzecchi-Philipp Oettl

Marco Bezzecchi dan Philipp Oettl (c) KTM/Sebas Romero

Marco Bezzecchi dan Philipp Oettl (c) KTM/Sebas Romero

Selain bergabung dengan produsen sasis baru, Tech juga memiliki line up pebalap yang baru juga. Marco Bezzecchi menjadi andalan, usai anggota VR46 Riders Academy ini menjadi salah satu kandidat juara dunia Moto2 tahun lalu. Phillip Oettl pun didapuk sebagai tandem Bezzecchi musim ini, usai membuat gebrakan dengan merebut kemenangan di Moto3 Jerez tahun lalu.

9 dari 10 halaman

Red Bull KTM Ajo Moto3

Red Bull KTM Ajo Moto3 (c) KTM/Sebas Romero

Red Bull KTM Ajo Moto3 (c) KTM/Sebas Romero

Bukan rahasia lagi bahwa Red Bull KTM Ajo merupakan tim paling prestisius di Moto3. Selain sukses meraih prestasi mentereng, tim ini juga dikenal berhasil mengorbitkan para rider dengan nama besar. Sandro Cortese, Danny Kent, Jack Miller, Miguel Oliveira dan Brad Binder adalah beberapa nama yang telah 'dilahirkan' oleh Ajo.

10 dari 10 halaman

Can Oncu

Can Oncu (c) KTM/Sebas Romero

Can Oncu (c) KTM/Sebas Romero

Musim ini, Red Bull KTM Ajo kembali hanya menurunkan satu pebalap di Moto3. Can Oncu yang merupakan rider sensasional asal Turki, digaet sejak pertengahan musim lalu. Sebagai juara Red Bull Rookies Cup, ia sempat mendapat fasilitas wildcard di Valencia akhir tahun lalu.

Tak berkompetisi hanya sebagai pelengkap grid, Oncu bahkan langsung sukses meraih kemenangan, dan terhitung sebagai pemenang Grand Prix termuda dalam sejarah dalam usia usia 15 tahun 115 hari, mematahkan rekor Scott Redding yang memenangkan GP125 Inggris 2008 dalam usia 15 tahun 170 hari.

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR