BERITA JADWAL KLASEMEN BUNDESLIGA LAINNYA

Galeri Foto: Kunci Gelar di Thailand, Marquez Kembali Kuasai MotoGP

06-10-2019 18:35 | Anindhya Danartikanya

Pebalap Repsol Honda, Marc Marquez (c) AP Photo Pebalap Repsol Honda, Marc Marquez (c) AP Photo

Bola.net - Pebalap Repsol Honda, Marc Marquez, sukses meraih gelar dunianya yang kedelapan di MotoGP Thailand yang digelar di Sirkuit Buriram pada Minggu (6/10/2019).

Mengalami kecelakaan hebat pada sesi latihan bebas pertama (FP1) pada Jumat (4/10.2019), Marquez sempat dicemaskan tak bisa merebut gelar di Buriram.

Meski begitu, Marquez berhasil lolos dari cedera, dan bahkan meraih kemenangan dalam sesi balap, mengalahkan rider Petronas Yamaha SRT, Fabio Quartararo.

Berikut galeri foto keceriaan Marquez mengunci gelar 2019 di Buriram.

1 dari 9 halaman

MotoGP Buriram, Thailand 2019 (c) AP Photo MotoGP Buriram, Thailand 2019 (c) AP Photo

Start dari posisi ketiga, Marquez sukses melewati rider Monster Energy Yamaha, Maverick Vinales di tikungan pertama. Sejak itu, ia duduk di posisi kedua, di belakang Quartararo, yang memimpin balapan selama 26 lap.

2 dari 9 halaman

Marc Marquez dan Fabio Quartararo (c) AP Photo Marc Marquez dan Fabio Quartararo (c) AP Photo

Marquez pun bisa mendekati Quartararo pada 10 lap terakhir, dan memanfaatkan 3 lap tersisa untuk mempelajari kekuatan dan kelemahan El Diablo yang masih berusia 20 tahun tersebut. Marquez berkata pada diri sendiri, bahwa kesempatan akan datang pada lap terakhir.

3 dari 9 halaman

Marc Marquez dan Fabio Quartararo (c) AP Photo Marc Marquez dan Fabio Quartararo (c) AP Photo

Marquez pun menyalip Quartararo pada Tikungan 1 pada lap terakhir, dan rider Prancis itu membalasnya tepat di jalur masuk Tikungan 12. Meski begitu, akselerasi Marquez lebih baik, hingga ia keluar dari tikungan tersebut lebih cepat. Ia pun berhasil melintasi garis finis lebih dulu.

4 dari 9 halaman

Pebalap Repsol Honda, Marc Marquez (c) AP Photo Pebalap Repsol Honda, Marc Marquez (c) AP Photo

Dengan kemenangan ini, Marquez pun sukses mengunci gelar dunianya yang kedelapan, yang terdiri dari GP125 2010, Moto2 2012, serta MotoGP 2013, 2014, 2016, 2017, 2018, dan 2019. Tahun 2015 adalah satu-satunya musim ia gagal menjuarai MotoGP. Saat itu ia duduk di peringkat ketiga.

5 dari 9 halaman

Pebalap Repsol Honda, Marc Marquez (c) AP Photo Pebalap Repsol Honda, Marc Marquez (c) AP Photo

Selebrasi unik pun dihadirkan pengelola fanclub Marquez sebagai kejutan bagi rider Spanyol tersebut. Orang-orang terdekatnya ternyata mempersiapkan meja biliar, dan meminta Marquez menyodok bola hitam bernomor 8 ke salah satu lubang meja. Setelahnya, ia pun berselebrasi dengan para penonton di tribun.

6 dari 9 halaman

Fabio Quartararo dan Marc Marquez (c) AP Photo Fabio Quartararo dan Marc Marquez (c) AP Photo

Pertarungan sengit ini pun seolah mengulang persaingan Marquez dan Quartararo di Misano, San Marino, sebulan lalu. Alhasil, Marquez pun meyakini bahwa Quartararo akan menjadi lawan beratnya musim depan, dan yakin ia akan menjadi salah satu kandidat juara dunia.

7 dari 9 halaman

Pebalap Repsol Honda, Marc Marquez (c) AP Photo Pebalap Repsol Honda, Marc Marquez (c) AP Photo

Marquez pun sukses menjadi pebalap termuda sepanjang sejarah yan mampu meraih 8 gelar dunia di ajang Grand Prix, yakni dalam usia 26 tahun 231 hari. Ia juga hanya tertinggal satu gelar saja dari Carlo Ubbiali, Mike Hailwood, dan Valentino Rossi.

8 dari 9 halaman

Fabio Quartararo, Marc Marquez, dan Maverick Vinales (c) AP Photo Fabio Quartararo, Marc Marquez, dan Maverick Vinales (c) AP Photo

Kemenangan kali ini juga merupakan kemenangan kedua Marquez di Buriram. Tahun lalu, ia sukses menjadi penguasa trek tersebut, usai mengalahkan rider Ducati Team, Andrea Dovizioso, juga tepat di tikungan terakhir.

9 dari 9 halaman

Marc Marquez dan Repsol Honda (c) AP Photo Marc Marquez dan Repsol Honda (c) AP Photo

Kakak kandung Alex Marquez ini pun mengaku sangat berterima kasih kepada tim dan keluarganya, yang membantunya menjaga mentalitas dan konsentrasi dalam meraih berbagai kesuksesan dalam kariernya di Grand Prix.

KOMENTAR