BERITA JADWAL KLASEMEN BUNDESLIGA LAINNYA

Putin Sebut Khabib Menang Secara Meyakinkan dari McGregor

12-10-2018 20:57 |

Khabib Nurmagomedov (kanan), bersama Vladimir Putin (kiri) dan Abdulmanap Nurmagomedov (tengah). (c) Pool Sputnik Kremlin/AP Khabib Nurmagomedov (kanan), bersama Vladimir Putin (kiri) dan Abdulmanap Nurmagomedov (tengah). (c) Pool Sputnik Kremlin/AP

Bola.net - Presiden Rusia Vladimir Putin memuji kemenangan Khabib Nurmagomedov atas Conor McGregor sekaligus meminta ayah Khabib agar tak menghukumnya terlalu keras.

Duel perebutan juara kelas ringan terjadi pada gelaran UFC 229 pada hari Minggu (07/10) siang WIB alias Sabtu (06/10) malam waktu setempat. Saat itu Khabib berduel dengan petarung asal Irlandia, McGregor di T-Mobile Arena, Las Vegas, Amerika Serikat.

Pertarungan berlangsung menarik dan kedua petarung beraksi dengan mengandalkan kelebihannya masing-masing. McGregor dengan gayanya yang provokatif mengandalkan striking, apalagi ia punya pukulan yang sanggup membuat lawan KO dalam sekejap.

Sementara itu Khabib dikenal sangat mahir dalam urusan submission. Petarung asal Dagestan ini akhirnya mampu menumbangkan McGregor dengan teknik rear-naked choke pada ronde keempat.

1 dari 3 halaman

Hukuman Keras Ayah


Sayangnya setelah menang, terjadi keributan besar di dalam dan luar ring. Khabib tiba-tiba keluar dari Octagon dan menyerang kru McGregor, Dillon Danis.

Di dalam ring, McGregor juga sempat adu pukul dengan tiga kru Khabib. Usai keributan itu, Khabib meminta maaf pada semua pihak dalam sesi konferensi pers.

Ia mengaku bahwa saat ia pulang ke Dagestan nanti, ayahnya yakni Abdulmanap, akan menghukumnya dengan sangat keras. Lebih keras dari hukuman yang mungkin dijatuhkan oleh UFC atau Nevada State Athletic Commission (NSAC).

"Ayah saya mengajari saya, Anda harus selalu bersikap penuh rasa hormat," ucap Nurmagomedov. "Saya tahu ayah saya akan menghancurkan saya ketika saya pulang."

2 dari 3 halaman

Pujian dan Pembelaan Putin


Khabib kemudian balik ke Rusia pada tanggal 9 Oktober. Dan sehari sesudahnya ia mengadakan pertemuan dengan presiden Rusia, Putin.

Saat itu ia menemui Putin bersama dengan ayahnya. Dalam pertemuan itulah Putin berpesan pada Abdulmanap agar tak menghukum Khabib terlalu berlebihan. Apalagi petarung berusia 30 tahun itu disebutnya berhasil menang dengan sangat meyakinkan.

"Saya akan meminta ayahmu untuk tidak menghukummu terlalu keras, karena kamu mencapai tugas utama, dengan layak dan meyakinkan," ucap Putih seperti dilansir RT.com.

3 dari 3 halaman

Berita Video


Setelah pertarungannya dengan Conor McGregor usai, Khabib tersulut emosi dan menyerah tim Conor. Kericuhan pun terjadi.

10 Pesepak Bola Muslim Berprestasi Saat Ini

KOMENTAR