Perang Urat Syaraf Dua Petarung Brasil Jelang Laga Perebutan Sabuk Juara Dunia ONE Bantamweight

Abdi Rafi Akmal | 17 Oktober 2022, 07:37
Perang Urat Syaraf Dua Petarung Brasil Jelang Laga Perebutan Sabuk Juara Dunia ONE Bantamweight
John Lineker dan Fabricio Andrade (c) ONE Championsip.

Bola.net - Dua petarung Brasil, John Lineker dan Fabricio Andrade akan memperebutkan sabuk juara dunia ONE Bantamweight. Duel keduanya bakal tersaji dalam ajang ONE Championship bertajuk ONE Fight Night 3, di Axiata Arena, Kuala Lumpur, Malaysia, Sabtu (22/10/2022).

Sebagai juara bertahan, Lineker punya rekor fantastis. Dalam 44 laga MMA yang sudah dijalani, petarung berjuluk Hands of Stone ini mengoleksi 35 kemenangan dengan 17 di antaranya diraih lewat KO/TKO.

Dalam laga terakhirnya, Lineker mampu menumbangkan Bibiano Fernandes lewat KO pada ronde kedua untuk jadi juara baru ONE Bantamweight.

Sementara itu, rekor Andrade di MMA belum seciamik Lineker. Namun, petarung berjuluk Wonder Boy ini sudah lama malang melintang di Muay Thai.

Andrade meraih 40 kemenangan di Muay Thai dengan hanya menelan tiga kekalahan. Sementara di MMA, ia menang delapan kali dan kalah dua kali.

Catatan itu dipertajam dengan fakta bahwa Andrade telah mengoleksi tujuh kemenangan beruntun saat ini.

1 dari 2 halaman

Psywar Fabricio Andrade

Pencapaian Andrade sejauh ini membuatnya semakin percaya diri menantang Lineker. Petarung peringkat kedua divisi Bantamweight ONE Championship ini pun mengejek calon lawannya itu dengan sebutan ayam sayur.

“Saya adalah orang yang telah lama menantangnya. Dia selalu menghindari saya. 100 persen saya akan menampilkan performa luar biasa. Akan ada KO dan kita akan melihat juara baru,” ujar Andrade, dalam rilis yang diterima Bola.net, Senin (17/10).

“Dia merasa jika saya sama seperti petarung lain yang pernah dia lawan. Dia tak tahu siapa yang ada di depannya. Dia bisa membabi buta melayangkan pukulan, tapi ujung-ujungnya saya yang akan memukul KO dirinya,” katanya menambahkan.

Meski terkesan bermulut besar, ucapan Andrade tidak sepenuhnya salah. Tiga laga terakhirnya berakhir dengan kemenangan KO pada ronde pertama.

Andrade juga mampu membuat lawannya tersungkur dalam hitungan menit. Itu pula yang ia janjikan saat melawan Lineker.

“Kita tahu Bibiano bukanlah seorang striker, tapi bahkan dia bisa menjatuhkan Lineker dalam laga mereka. Bayangkan apa yang bisa saya lakukan pada Lineker. Bibiano tidak memiliki setengah pun dari kemampuan striking yang saya miliki,” ucap Andrade.

2 dari 2 halaman

Psywar John Lineker

Hal serupa disampaikan Lineker. Ia yakin jika Andrade akan jadi korbannya berikutnya.

“Tangan berat saya, pukulan besi saya, hal itulah yang jadi pembeda. Kalian telah menyaksikan apa yang terjadi saat saya melayangkan pukulan. Pukulan saya bukan sembarangan. Itulah perbedaannya,” tutur Lineker merespons ucapan Andrade.

“Seperti halnya sepak bola, kita hanya perlu satu gol untuk memenangi pertandingan, sama seperti saya yang hanya membutuhkan satu pukulan untuk menang."

"Lucu mendengar mimpi Andrade untuk membuat saya jadi seorang pegulat. Saya sudah siap melawannya. Saya sudah menjalani lebih dari 50 pertarungan dan saya tak pernah sekalipun kalah KO,” imbuh Lineker.

(Bola.net/Fitri Apriyani)

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR