BERITA PIALA EROPA BUNDESLIGA LAINNYA

Penilaian GM Susanto Atas Dewa Kipas Usai Duel Lawan WGM Irene Sukandar: Hampir Master Nasional

22-03-2021 20:42 | Dimas Ardi Prasetya

Dadang Subur. @Liputan6.com/Huyogo Simbolon. Dadang Subur. @Liputan6.com/Huyogo Simbolon.

Bola.net - GM Susanto Megaranto menilai Dewa Kipas alias Dadang Subur merupakan pecatur yang levelnya nyaris master nasional.

Penilaian itu terlontar dari GM Susanto setelah Dewa Kipas melakoni duel persahabatan catur melawan WGM Irene Sukandar. Keduanya menggelar duel tersebut setelah difasilitasi oleh Deddy Corbuzier, Senin (22/03/021).

Pertandingan itu disiarkan langsung melalui akun YouTube Deddy Corbuzier. Dadang Subur memilih tidak melanjutkan satu babak tersisa karena tidak mungkin mengejar.

"Pembukaan bisa mengimbangi, tapi kembali blunder. Levelnya lumayan, tapi tidak cukup untuk mengalahkan Irene. Jika dinilai, mungkin Pak Dadang hampir master nasional," kata GM Susanto.

1 dari 2 halaman

Alasan di Balik Duel Dewa Kipas vs WGM Irene Sukandar

Laga catur Dewa Kipas vs WGM Irene Sukandar semula dijadwalkan menggunakan aturan format empat babak dengan waktu berpikir per babak adalah 10 menit. Masing-masing pemain mendapat kesempatan dua kali menggunakan bidak hitam, dengan jeda antarbabak lima menit.

Seperti diketahui, Dewa Kipas atau Dadang Subur membuat heboh dunia catur internasional. Dia mengalahkan Gothamchess dalam duel catur online, tapi dianggap melakukan pelanggaran.

Deddy Corbuzier pun ingin agar keadilan diberikan kepada Dewa Kipas. Dadang Subur akhirnya dipertemukan dengan GM Catur Wanita, Irene Sukandar dalam duel persahabatan.

2 dari 2 halaman

Irene Tampil Gemilang

Pada babak pertama, Irene Sukandar tampil gemilang dengan menggunakan bidak putih. Irene tak membutuhkan waktu lama mengalahkan Dewa Kipas.

Pada babak kedua, pertandingan lebih sengit. Dewa Kipas mampu memberikan perlawanan, namun harus menyerah dalam pertandingan yang menyisakan waktu dua menit.

Sementara itu, pada babak ketiga, pertandingan tak kalah menarik karena sampai terjadinya pertukaran pion. Namun, akhirnya Irene Sukandar berhasil menang setelah mengancam ratu Dewa Kipas di D6 saat memindahkan ratunya ke E5.

"Kalau untuk pertandingannya saya sangat enjoy karena. saya ke sini sebagai undangan dan pecatur profesional. Saya cuma mau bilang kepada netizens semuanya setelah dari sini please, saya mohon tidak ada yang menghujat atau membully Pak Dadang," kata Irene Sukandar.

"Dengan adanya pertandingan kita menjalin persahabatan. Kemudian juga menjalin silaturahmi," tegas Irene.

Kemenangan ini membuat Irene Sukandar berhak mendapatkan hadiah uang sebesar Rp300 juta. Adapun Dewa Kipas mendapatkan hadiah uang senilai Rp100 juta.

Disadur dari: Bola.com/Penulis Yus Mei Sawitri
Published: 22 Maret 2021

KOMENTAR