ONE Championship: Tak Mau Rekor Pertemuan Imbang, Adrian Mattheis Incar Laga Ketiga Vs Alex Silva

Gia Yuda Pradana | 15 Juni 2022, 15:59
Adrian Mattheis (c) ONE Championship
Adrian Mattheis (c) ONE Championship

Bola.net - Petarung Indonesia, Adrian Mattheis tak bisa mengalahkan Alex Silva saat keduanya dipertemukan lagi dalam ajang ONE Championship bertajuk ONE 158, di Singapore Indoor Stadium, pada 3 Juni 2022. Atlet berjuluk Papua Badboy ini bahkan harus menyerah sejak ronde pertama.

Sejak bel ronde pertama berbunyi, Adrian langsung tampil agresif dengan melayangkan berbagai pukulan khasnya. Sementara Silva lebih sabar menunggu.

Saat ada kesempatan, petarung asal Brasil ini membawa pertarungan ke bawah. Silva pun langsung mendominasi.

Setelah mencoba berbagai upaya kuncian, Silva akhirnya berhasil membelit kaki Adrian seperti gurita. Melihat Papua Badboy dalam posisi berbahaya karena kesulitan melepaskan diri, wasit Olivier Coste kemudian segera menghentikan laga dan memberi kemenangan buat atlet asal Evolve MMA itu.

Hasil itu membuat rekor pertemuan keduanya menjadi satu sama. Saat pertarungan pertama di ONE: LIGHTS OUT pada 11 Maret 2022, Adrian menang sejak ronde kedua lewat technical knock out (TKO).

Adrian pun mengincar laga ketiga melawan Silva. Petarung asal Maluku ini mengajak pemilik sabuk hitam Brazilian Jiu-jitsu (BJJ) itu untuk kembali bertarung di waktu yang akan datang.

“Kalau untuk laga kedua ini hasilnya masih satu sama. Maunya saya ada laga ketiga biar tahu siapa yang menang. Itu baru kita tahu siapa yang paling jago,” ujar Adrian, dalam rilis yang diterima Bola.net, Rabu (15/6).

Baca halaman berikutnya ya, Bolaneters.

1 dari 1 halaman

Gagal Tembus Peringkat 5 Besar

Adrian sebetulnya berpeluang menembus peringkat lima besar andai bisa mengalahkan Silva di ONE 158. Sebab, lawannya itu adalah mantan Juara Dunia divisi strawweight ONE Champioship yang masih sangat disegani.

Namun meski gagal menembus lima besar, Adrian tak patah hati. Petarung asal Maluku ini berjanji akan terus berjuang demi mengharumkan nama Indonesia sebagai atlet pertama yang bisa menembus rangking dan menantang pemilik sabuk saat ini, Joshua Pacio.

“Kalau kalah orang tidak perlu tahu alasan. Tapi mereka tidak tahu kita punya perjuangan sampai situ bagaimana. Jadi apa yang orang lihat tidak seperti apa yang saya rasakan. Saya punya perjuangan hanya mau bikin orang bangga, kau tidak perlu tahu saya punya susah,” imbuh Adrian.

Selanjutnya, ONE Championship akan menggelar ONE 159 pada 22 Juli 2022. Partai puncak ajang ini bakal menampilkan laga perebutan gelar Juara Dunia ONE Middleweight antara Reinier de Ridder versus Vitaly Bigdash.

(Bola.net/Fitri Apriani)

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR