Alur Cerita yang Terjadi Usai ONE Fight Night 2

Ari Prayoga | 6 Oktober 2022, 01:55
Xiong Jing Nan (c) ONE Championship
Xiong Jing Nan (c) ONE Championship

Bola.net - Beberapa alur cerita terjadi usai ajang ONE Championship bertajuk ONE Fight Night 2 pada 1 Oktober 2022. Satu di antaranya, trilogi Xiong Jing Nan versus Angela Lee yang masuk sejarah MMA.

Pertarungan antara Xiong Jing Nan melawan Angela Lee memang memberi sebuah makna baru tentang laga trilogi. Dua duel sebelumnya berakhir dengan skor satu sama.

Di ONE Fight Night 2, keduanya tampil habis-habisan sepanjang lima ronde demi menghasilkan sebuah laga epik yang bakal dikenang lama.

Awalnya, duel ini nampak akan berakhir cepat pada ronde pertama saat Xiong Jing Nan menyerang Angela Lee lewat serangan tajam. Namun meski sempat jatuh, Angela Lee mampu bangkit dan mengajak Xiong Jing Nan berlaga melampaui batas.

Seperti dua laga sebelumnya, pertemuan ketiga juga berlangsung sengit hingga ronde terakhir. Dan untuk pertama kalinya, pemenang dalam partai ini harus ditentukan oleh penilaian juri.

Tapi meski Xiong Jing Nan keluar sebagai pemenang dan berhasil mempertahankan sabuk emas divisi strawweight, kredit khusus patut diberikan pada Angela Lee. Sebab, ia tampil menekan.

Selain laga trilogi Xiong Jing Nan kontra Angela Lee yang masuk sejarah MMA, masih ada dua alur cerita yang terjadi usai ONE Fight Night 2. Berikut ulasannya.

1 dari 2 halaman

Musumeci Bawa Submission Grappling ke Level Tertinggi

Joe Rogan dan Mikey Musumeci (c) ONE Championship

Joe Rogan dan Mikey Musumeci (c) ONE Championship

Dalam laga pendukung utama, dua bintang Brazilian Jiu-jitsu (BJJ), Mikey Musumeci dan Cleber Sousa juga menjalani laga trilogi.

Keduanya memiliki posisi imbang 1-1 menyusul dua laga sebelumnya yang terjadi lima tahun lalu.

Di ONE Fight Night 2, Mikey Musumeci keluar sebagai pemenang untuk meraih sabuk Kejuaraan Dunia ONE Flyweight Submission Grappling perdana.

Aksi itu terasa semakin spesial karena Mikey Musumeci menjadi raja disiplin submission grappling pertama ONE Championship di jam tayang utama Amerika Serikat, tempat sang atlet lahir dan tumbuh besar.

Atlet berjuluk Darth Rigatoni itu unggul lewat putusan juri berkat kreativitas yang ia tampilkan dalam mengincar upaya kuncian serta agresivitas sepanjang 10 menit laga.

2 dari 2 halaman

Stamp Fairtex Vs Anissa Meksen Bakal Jadi Superfight Berikutnya

(c) AP Photo

(c) AP Photo

Stamp Fairtex dan Anissa Meksen telah diumumkan untuk bertarung pada Januari 2023. Pengumuman itu bahkan sudah dilakukan sebelum mereka menghadapi lawan masing-masing di ONE Fight Night 2.

Mereka dijadwalkan tanding dalam laga hibrida MMA x Muay Thai di Thailand dalam ajang ONE Fight Night 6.

Anissa Meksen tampil lebih dulu dalam laga Muay Thai melawan Dangkongfah Banchamek. Setelah menaklukkan sang lawan, ia menyindir Stamp Fairtex yang memang kerap menari saat memasuki laga atau usai pertandingan.

“Dia penari, sementara saya petarung sejati. Sesederhana itu,” ujar Anissa Meksen.

Tak berselang lama, Stamp Fairtex juga tampil luar biasa dengan mengalahkan Jihin Radzuan. Kombinasi serangan sikut dan upaya kuncian yang ia tampilkan membuat lawan gagal mendominasi laga.

Setelah laga, Stamp Fairtex berbalik menyindir Anissa Meksen.

“Dia bilang saya cuma penari, tapi, apakah diapernah memenangi apa pun di ONE Championship, seperti gelar Juara Dunia misalnya?” imbuhnya.

(Bola.net/Fitri Apriani)

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR