4 Alasan Wajib Nonton ONE Fight Night 2

Ari Prayoga | 29 September 2022, 01:30
Angela Lee dan Xiong Jing Nan (c) ONE Championship
Angela Lee dan Xiong Jing Nan (c) ONE Championship

Bola.net - ONE Championship akan kembali menampilkan deretan aksi seni bela diri spektakuler lewat ONE Fight Night 2. Kejuaraan ini bakal digelar Sabtu (1/10/2022), di Singapore Indoor Stadium.

Total, ada 10 pertarungan yang akan tersaji di ONE Fight Night 2. Setiap laganya bisa berimplikasi besar pada peta persaingan selanjutnya di divisi dan disiplin olahraga masing-masing.

ONE Fight Night 2 juga akan menyajikan tiga laga kejuaraan dunia penuh gengsi dalam tiga cabang olahraga (cabor) berbeda. Oleh karenanya, ajang ini wajib untuk ditonton.

Berikut empat alasan wajib nonton ONE Fight Night 2:

1 dari 4 halaman

Jawaban dari Laga Trilogi Akbar MMA Wanita

Angela Lee. (c) ONE Championship

Angela Lee. (c) ONE Championship

Di puncak laga, kita akan melihat jawaban dari laga trilogi antara Xiong Jing Nan dan Angela Lee. Keduanya berada dalam jajaran petarung elite yang telah mencatatkan berbagai sejarah selama satu dekade terakhir.

Angela Lee adalah Juara Dunia ONE Women’s Atomweight. Sementara Xiong Jing Nan merupakan Juara Dunia ONE Women’s Strawweight.

Keduanya telah bertemu dua kali dengan skor satu sama. Dalam laga mendatang, gelar milik Xiong Jing Nan yang akan dipertaruhkan.

Dengan latar belakang seni bela diri yang berbeda, laga trilogi mereka sangat wajib untuk dinantikan. Apakah belitan serta cekikan Angela Lee yang akan menentukan akhir laga, atau malah tinju baja milik Xiong Jing Nan yang bakal kembali membuat sang rival tumbang.

2 dari 4 halaman

Akankah Supremasi Superbon Berlanjut?

Superbon Banchamek. (c) ONE Championship

Superbon Banchamek. (c) ONE Championship

Sebagai kickboxer terbaik di dunia saat ini, nama Superbon Singha Mawwyn tengah bersinar berkat deretan kemenangan yang ia raih atas nama-nama besar dalam dunia baku hantam. Pada akhir pekan ini, ia akan mendapat tantangan dari Tayfun Ozcan.

Sebelum laga ini, Superbon telah mengalahkan Giorgio Petrosyan, Marat Grigorian, dan Sitthichai Sitsongpeenong di ONE Championship. Pencapaian itu membuat namanya semakin sulit untuk ditandingi.

Namun, Tayfun Ozcan memiliki modal untuk menghentikan kemenangan beruntun sang atlet Thailand. Petarung Belanda berdarah Turki ini punya stamina serta gaya bertahan yang bisa merepotkan lawan. Serangan baliknya juga bisa menjadi senjata utama untuk melengserkan Superbon.

3 dari 4 halaman

Pemilik Perdana Sabuk Submission Grappling

Joe Rogan dan Mikey Musumeci (c) ONE Championship

Joe Rogan dan Mikey Musumeci (c) ONE Championship

ONE Fight Night 2 juga akan mencetak sejarah karena menjadi saksi lahirnya Juara Dunia perdana ONE Championship dalam disiplin submission grappling. Sabuk ini bakal diperebutkan oleh Mikey Musumeci dan Cleber Sousa.

Keduanya telah bertemu dua kali di dua ajang grappling internasional dengan masing-masing mengantongi satu kemenangan.

Oleh karenanya, menarik ditunggu siapa yang akan tercatat dalam sejarah ONE Championship sebagai atlet pertama yang meraih sabuk emas submission grappling.

4 dari 4 halaman

Calon Kontender di Atomweight dan Featherweight

(c) AP Photo

(c) AP Photo

Selain tiga laga Kejuaraan Dunia, ONE Fight Night 2 juga akan melahirkan calon penantang baru untuk sabuk emas ONE Women's Atomweight lewat laga Stamp Fairtex kontra Jihin Radzuan.

Pemenang dari laga ini bisa mendapat kesempatan menantang Angela Lee di masa mendatang.

Baik Jihin dan Stamp memiliki berbagai kemiripan. Keduanya masih berusia 24 tahun yang punya masa depan cerah dalam MMA. Selain itu, mereka juga sama-sama telah mengumpulkan delapan kemenangan.

Satu hal yang membedakan adalah gaya bertanding mereka. Meski berlatar belakang wushu, Jihin memiliki kemampuan ground ciamik.

Sementara Stamp berada pada spektrum yang berbeda karena ia lebih banyak mengandalkan pukulan, sikutan, serta tendangan ala Muay Thai.

Selain itu, penentuan kontender divisi featherweight MMA juga akan terjadi saat Martin Nguyen berhadapan dengan Ilya Freymanov. Pemenangan dari laga ini berpotensi menjadi penantang berikutnya bagi Tang Kai, sang penguasa baru takhta featherweight setelah mengalahkan Thanh Le.

(Bola.net/Fitri Apriani)

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR