Review Ligue 1 2021/22: PSG Tak Ada Lawan, Lille Terjun Bebas Kembali Jadi Tim Medioker

Ari Prayoga | 24 Mei 2022, 09:55
PSG, juara Liga Prancis/Ligue 1 musim 2021/2022 (c) AP Photo
PSG, juara Liga Prancis/Ligue 1 musim 2021/2022 (c) AP Photo

Bola.net - Ligue 1 2021/2022 telah usai dengan PSG tampil sebagai juara. PSG kembali ke singgasana usai musim lalu dominasi mereka sempat dirusak Lille.


PSG memastikan gelar juara mereka pada 23 April 2022 lalu usai bermain imbang 1-1 kontra Lens pada laga pekan ke-34 yang digelar di Parc des Princes.

Bagi PSG, ini adalah gelar Ligue 1 ke-10 mereka sepanjang sejarah. Les Parisien pun menyamai rekor jumlah gelar terbanyak yang sebelumnya dipegang Saint-Etienne.

Trofi juara PSG semakin lengkap dengan raihan gelar pencetak gol terbanyak Kylian Mbappe dengan 28 gol. Mbappe juga menyabet gelar pemberi assist terbanyak, yakni 17 kali.

Simak review Ligue 1 musim 2021/2022 selengkapnya di bawah ini ya Bolaneters.

1 dari 7 halaman

Persaingan Juara

Selebrasi skuad PSG untuk gol Kylian Mbappe ke gawang Angers, Ligue 1 2021/22 (c) AP Photo

PSG bisa dibilang tak menemui lawan sepadan di Ligue 1 musim 2021/2022 ini. Tim asuhan Mauricio Pochettino selalu memuncaki klasemen sejak pekan ketiga hingga akhir.

Tim yang paling bisa mendekati PSG adalah Marseille. Meski demikian, jarak kedua tim di tabel klasemen akhir terbilang sangat jauh, yakni 15 poin.

Terlepas dari betapa dominannya PSG musim ini, mereka juga tak luput dari kekalahan. Lionel Messi cs tercatat empat kali menelan kekalahan, masing-masing dari AS Monaco, Nantes, Nice, dan Rennes.

2 dari 7 halaman

Tim Terbaik

Ekspresi Kylian Mbappe usai membobol gawang Montpellier, Minggu (15/5/2022) (c) PSG Official

PSG tentu saja pantas dilabeli sebagai tim terbaik di Ligue 1 musim 2021/2022. Dominasi yang mereka tunjukkan sepanjang musim jelas menegaskan status ini.

Selain Mbappe yang memborong gelar top skorer dan assist terbanyak sekaligus, PSG juga memiliki Messi yang tercatat memberikan 14 assist di musim pertamanya di Ligue 1.

Meski demikian, manajemen PSG diyakini masih belum puas dengan prestasi Pochettino akibat kegagalan di Liga Champions. Pochettino pun dikabarkan bakal diganti dengan sosok lain untuk musim depan.

3 dari 7 halaman

Tim Terburuk

Lille yang notabene berstatus sebagai jawara bertahan layak dinobatkan sebagai tim terburuk di Ligue 1 musim 2021/2022 ini. Lille mengakhiri musim di peringkat 10.

Selain terjun bebas di papan klasemen, performa Lille sepanjang musim juga jauh dari kata meyakinkan. Jocelyn Gourvennec yang ditunjuk menggantikan Christophe Galtier terbukti belum mampu menandingi sang pendahulu.

Sepanjang musim, Lille tercatat meraih 14 kemenangan, 13 hasil imbang, dan 11 kali menelan kekalahan. Mereka juga mencatatkan produktivitas gol 0, yakni 48 memasukkan dan 48 kali kebobolan.

4 dari 7 halaman

Kiprah di Eropa

Aksi Arkadiusz Milik dalam laga Marseille vs Feyenoord, Jumat (6/5/2022) (c) AP Photo

PSG dan Lille sebagai perwakilan Prancis di LIga Champions sama-sama harus terhenti di babak 16 besar. PSG secara tragis disingkirkan Real Madrid, sedangkan Lille harus mengakui keunggulan Chelsea.

Sementara itu, Prancis mengirim dua wakil di fase knock-out Liga Europa, yakni Lyon dan Monaco. Sayang, langkah Monaco dihentikan Braga di 16 besar, sedangkan Lyon kalah dari West Ham di perempat final.

Prestasi terbaik wakil Prancis di kompetisi Eropa musim 2021/22 ditorehkan Marseille yang berhasil melaju sampai babak semifinal UEFA Europa Conference League sebelum disingkirkan Feyenoord dengan agregat 2-3.

5 dari 7 halaman

Wakil di Eropa Musim Depan

Pemain AS Monaco, Wissam Ben Yedder (c) AP Photo

Tiga tim yang berhak tampil di Liga Champions musim 2022/2023 adalah PSG, Marseille, dan Monaco. Dua tim pertama langsung masuk penyisihan grup, sedangkan Monaco harus menjalani kualifikasi ketiga.

Sementara itu, dua tim yang akan mewakili Prancis di Liga Europa musim depan adalah Rennes sebagai tim peringkat empat serta Nantes yang berstatus sebagai jawara Coupe de France.

Satu lagi tim Ligue 1 yang akan berkiprah di kompetisi Eropa musim depan adalah Nice. Klub yang berkandang di Allianz Riviera itu lolos dengan predikat tim peringkat kelima di klasemen.

6 dari 7 halaman

Degradasi

Bordeaux dan Metz menjadi dua tim yang otomatis turun kasta ke Ligue 2. Keduanya sama-sama mengakhiri musim dengan hanya meraih 31 poin.

Sementara itu, Saint-Etienne yang finis di peringkat 18 masih harus menjalani partai play-off melawan tim peringkat ketiga Ligue 2, Auxerre.

Rencananya, partai leg pertama play-off promosi-degradasi akan digelar pada Jumat (27/5/2022) dini hari WIB besok, sedangkan leg kedua dihelat tiga hari berselang.

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR