BERITA JADWAL KLASEMEN LAINNYA

Lionel Messi Masih Kering Gol, Gabung PSG Ternyata Jauh Lebih Sulit dari yang Dibayangkan

21-09-2021 16:06 | Ari Prayoga

Ekspresi Lionel Messi saat ditarik keluar dalam laga PSG vs Lyon pada lanjutan Ligue 1, Senin (20/9/2021) dini hari WIB. (c) AP Photo
Ekspresi Lionel Messi saat ditarik keluar dalam laga PSG vs Lyon pada lanjutan Ligue 1, Senin (20/9/2021) dini hari WIB. (c) AP Photo

Bola.net - Performa belum maksimal yang diperlihatkan Lionel Messi di PSG ternyata membuat bintang asal Argentina itu mendapat kritik tajam dari media Prancis.

Messi bergabung dengan PSG secara gratis usai dirinya gagal memperpanjang kontrak bersama Barcelona karena adanya masalah dengan pihak operator La Liga.

Di PSG, Messi kabarnya menerima gaji bernilai sekitar 35 juta euro atau setara dengan kurang lebih 590 miliar rupiah per musim termasuk biaya tambahan.

1 dari 2 halaman

Kritik untuk Lionel Messi

Perjudian PSG untuk menggaet Messi sejauh ini masih belum membuahkan hasil, termasuk ketika La Pulga gagal mencetak gol dalam laga kontra Lyon akhir pekan kemarin.

Media Le Parisien pun melabeli performa 'biasa-biasa saja' Messi melawan Lyon dengan sebutan 'terputus-putus'.

"Waktunya di Paris akan lebih sulit dari yang diperkirakan," tulis Le Parisien.

"Messi layu. [Menundukkan] kepalanya lebih rendah dan lebih rendah, dia berjalan dan tidak lagi mempengaruhi permainan."

2 dari 2 halaman

Marah Karena Diganti

Satu masalah lagi yang dialami Messi di PSG terlihat di laga melawan Lyon, tepatnya ketika ia digantikan oleh Achraf Hakimi pada menit ke-76 ketika skor masih imbang 1-1. Messi pun kesal dan ogah bersalaman dengan Pochettino.

Awalnya, muncul dugaan bahwa Pochettino menarik keluar Messi karena kompatriotnya asal Argentina itu masih gagal mencetak gol dalam penampilan ketiganya bersama PSG.

Kini kabar dari Prancis menyebut Messi rupanya mengalami benturan pada lututnya beberapa menit sebelum ditarik keluar. Hal itulah yang menjadi alasan mengapa ia digantikan Hakimi.

Sumber: Le Parisien

KOMENTAR