Bagaimana Performa PSG 2021-2022: Skuad Penuh Bintang untuk Juara Liga

Richard Andreas | 25 Mei 2022, 12:00
Skuat PSG merayakan gol Kylian Mbappe ke gawang Bordeaux di pekan ke-28 Ligue 1 2021-22 di Parc des Princes, Minggu (13/03/2022) malam WIB. (c) AP Photo
Skuat PSG merayakan gol Kylian Mbappe ke gawang Bordeaux di pekan ke-28 Ligue 1 2021-22 di Parc des Princes, Minggu (13/03/2022) malam WIB. (c) AP Photo

Bola.net - Bagi PSG, musim 2021/22 tidak jauh berbeda dari musim-musim sebelumnya. Mereka masih terlalu tangguh di Ligue 1 dan terus mencoba mewujudkan mimpi di pangung Liga Champions.


PSG memulai musim ini dengan kepercayaan diri diri tinggi. Betapa tidak, mereka berhasil mendapatkan Lionel Messi dari Barcelona pada musim panas 2021 lalu.

PSG juga merekrut Sergio Ramos, Gianluigi Donnarumma, dan Georginio Wijnaldum. Tidak ada alasan untuk tidak percaya diri, PSG boleh membidik setiap trofi.

Sayangnya, pemain-pemain baru itu tidak bisa langsung nyetel. Bahkan Messi butuh waktu cukup lama untuk menemukan permainan terbaiknya di PSG, mungkin belum ditemukan sampai akhir musim.

PSG masih perkasa di liga, tapi tidak di kompetisi lain. Mereka tersingkir mengenaskan di Coupe de France, dikalahkan Nice di babak 16 besar.

Hal yang sama terulang di Liga Champions. PSG digadang-gadang sebagai tim kuat, tapi langkah mereka terhenti di babak 16 besar. Real Madrid terbukti terlalu tangguh bagi PSG.

Musim ini seolah-olah jadi pelajaran bagi PSG bahwa memiliki pemain bintang saja tidak cukup. PSG perlu menyatukan tim dengan visi yang sama, para pemain harus saling mendukung.

1 dari 5 halaman

Juara liga

Selebrasi skuad PSG dalam laga versus Lorient, Senin (4/4/2022) (c) AP Photo

PSG masih terlalu perkasa di Liga. Kali ini mereka jadi juara dengan 86 poin dari 38 pertandingan. PSG kalah 4 kali dan main imbang 8 kali.

PSG memang luar biasa kuat, tapi menjuarai liga tidak bisa dianggap enteng. Bagaimanapun, liga adalah kompetisi tersulit yang menuntut konsistensi selama berbulan-bulan dalam 38 pertandingan.

Hanya empat tim yang bisa menjegal PSG di liga musim ini: Rennes, Nantes, Nice, dan AS Monaco. Di antara empat tim itu, Monaco menang besar dengan skor 3-0, tapi hasil itu tidak terlalu berarti.

PSG praktis tidak mendapatkan gangguan berarti dalam perjalanan menjadi juara liga. Cedera Neymar dan performa angin-anginan Messi juga tidak berdampak besar.

Betapa tidak, PSG masih punya Kylian Mbappe yang tampil luar biasa. Mbappe mencetak 28 gol dan 17 assists di Ligue 1 saja, dia memimpin dalam dua daftar bergengsi tersebut.

2 dari 5 halaman

Pemain terbaik: Kylian Mbappe

Kylian Mbappe usai mencetak gol ke gawang Metz pada laga pekan ke-38 Ligue 1 2021/2022 (c) AP Photo

Tidak bisa dibantah, Kylian Mbappe masih layak disebut sebagai pemain terbaik PSG musim ini. Kehadiran Messi dan keberadaan Neymar tidak bisa mengganggu performa Mbappe.

Winger Prancis ini mencetak total 28 gol dan 17 assists di Ligue 1. Artinya dia terlibat langsung dalam 45 gol PSG di liga. Musim ini PSG mencetak total 90 gol, jadi keterlibatan Mbappe mencapai 50%.

Persentase tersebut terbilang sangat tinggi untuk satu pemain saja. Mbappe main impresif di setiap sisi, dia juga aktif turun ke belakang untuk membantu pertahanan.

Oleh sebab itu, wajar jika PSG mati-matian mempertahankan Mbappe. Bagaimanapun, musim ini Mbappe terbukti sebagai pemain terpenting mereka.

3 dari 5 halaman

Pemain terburuk: Mauro Icardi

Ekspresi Mauro Icardi pada laga melawan Club Brugge di matchday pertama Liga Champions 2021/2022 (c) AP Photo

Mauro Icardi semakin tenggelam ke bangku cadangan musim ini. Bahkan, dia lebih sering tidak masuk dalam daftar skuad untuk pertandingan.

Icardi sudah kesulitan sejak musim lalu, kedatangan Messi musim ini membuatnya semakin kesulitan. Tercatat, Icardi hanya 10 kali diberi kesempatan turun sebagai starter.

Tidak ada yang tahu pasti apa yang sebenarnya terjadi dengan Icardi. Dia pernah jadi bintang Inter Milan dan rutin mencetak gol, tapi kini performanya merosot drastis.

Icardi baru 29 tahun, kariernya sebagai striker masih panjang. Namun, jika ingin memperbaiki karier, dia mungkin perlu meninggalkan klub.

4 dari 5 halaman

Bagaimana musim depan?

Pelatih PSG, Mauricio Pochettino (c) AP Photo

PSG masih mengusung ambisi yang sama untuk musim depan. Mereka membidik trofi Liga Champions dan akan berjuang habis-habisan untuk meraih trofi bergengsi tersebut.

Dua musim lalu PSG mencapai final, tapi gagal di hadapan Bayern Munchen. Musim ini mereka hanya mencapai babak 16 besar, jelas penurunan drastis.

Musim depan, PSG akan kembali mengusung ambisi yang sama. Seharusnya mereka jadi salah satu favorit dengan keberadaan pemain seperti Mbappe dan Messi.

Biar begitu, diyakini bahwa kekurangan PSG terletak di kursi pelatih. Pochettino pelatih hebat, tapi belum cukup berpengalaman untuk mengelola skuad bertabur bintang.

Kabarnya pihak klub sedang mempertimbangkan pergantian pelatih untuk musim depan. Masalahnya, tidak banyak kandidat pelatih top yang tersedia.

5 dari 5 halaman

Gosip transfer PSG

Selebrasi Angel Di Maria usai mencetak gol kemenangan PSG versus Lille, Sabtu (30/10/2021) (c) AP Photo

Sejauh ini PSG masih cukup anteng di bursa transfer. Lagi pula, tidak banyak pemain top yang tersedia, PSG pun sudah punya bintang di setiap lini.

Alih-alih, justru lebih banyak kabar pemain yang akan meninggalkan PSG. Icardi dikabarkan bakal pergi, Julian Draxler juga mulai tidak terdengar. Juga ada kabar kuat yang menyebut Angel Di Maria akan dilepas ke Juventus.

Di sisi lain, PSG juga disebut masih megnamati beberapa pemain. Mereka tertarik merekrut Paul Pogba dari Manchester United, tapi situasinya belum berkembang.

PSG juga diyakini bakal memperkuat lini belakang. Mereka akan menunjuk direktur teknik baru setelah memecat Leonardo. Nantinya, sosok baru ini akan memimpin proyek pembentukan tim.

Sumber: Bola, Ligue 1, PSG, Whoscored

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR