BERITA JADWAL KLASEMEN BUNDESLIGA LAINNYA

Tiga Masker yang Bisa Dipakai demi Cegah Penularan Covid-19

06-04-2020 09:16 | Anindhya Danartikanya

Ilustrasi pemakaian masker kain. (c) Pixabay/Christo Anestev Ilustrasi pemakaian masker kain. (c) Pixabay/Christo Anestev

Bola.net - Tim Pakar Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, Prof Wiku Adisasmito menyampaikan tiga macam golongan masker yang bisa digunakan untuk mencegah penyebaran virus corona SARS-CoV-2.

Mengenakan masker adalah salah satu cara untuk melindungi diri dari paparan virus corona. Penyebaran ini di beberapa negara masih terus meningkat, termasuk di Indonesia. Beragam upaya sudah dilakukan untuk menghentikan penularan virus tersebut.

Menggunakan masker disarankan bagi orang yang bepergian untuk mengantisipasi penularan virus Corona. Seperti diketahui, virus ini terdapat pada percikan air liur orang yang sakit ketika ia bersin, batuk, atau bahkan saat berbicara.

Berikut tiga jenis masker yang bisa dipakai demi mencegah penularan Covid-19.

1 dari 4 halaman

Masker Kain

"Masker ini bisa digunakan oleh masyarakat umum saat berada di tempat umum dan berinteraksi dengan orang lain," ujarnya, dalam konferensi pers di kantor BNPB, Jakarta, Sabtu (4/4/2020).

Menurut Wiku, masker kain dibuat dari minimal tiga lapis kain, "Masker ini ketika basah bisa diganti."

2 dari 4 halaman

Masker Bedah

Masker ini diperuntukkan hanya untuk tenaga kesehatan atau orang yang sakit.

3 dari 4 halaman

Masker N95

Masker ini digunakan untuk tenaga medis yang menangani pasien dengan risiko infeksi tinggi. Termasuk dokter dan perawat gigi yang bersinggungan langsung dengan pasien Covid-19.

"Kami mengetahui, ada tenaga dokter dan perawat gigi yang telah gugur maka dari itu disarankan untuk menggunakan masker N95 ini. Sementara tenaga medis yang tidak berisiko tinggi dan tidak sakit, bisa menggunakan masker bedah," jelasnya.

Disadur dari: Liputan6/Penulis: Fitri Syarifah/Editor: Fitri Syarifah/Dipublikasi: 4 April 2020

4 dari 4 halaman

Video: Mengenal Status Pasien Terkait Covid-19 Seperti OTG, ODP, dan PDP

KOMENTAR