BERITA JADWAL KLASEMEN LAINNYA

Ridwan Kamil Berbagi Cerita Setelah Berlari bersama Pocari Sweat Run Indonesia 2021

24-10-2021 16:59 | Richard Andreas

Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil dan Najwa Shihab berpose dengan medali Pocari Sweat Run Indonesia 2021 (c) Bola.net/Fitri Apriani
Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil dan Najwa Shihab berpose dengan medali Pocari Sweat Run Indonesia 2021 (c) Bola.net/Fitri Apriani

Bola.net - Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil ikut berpartisipasi dalam event lari bertajuk Pocari Sweat Run Indonesia 2021, Minggu (24/10/2021). Kegiatan yang disiarkan melalui vidio ini digelar di Gedung Sate, Bandung, dan Kota Baru Parahyangan, Kabupaten Bandung Barat.

Dalam event ini, Kang Emil, sapaan akrab Ridwan Kamil ikut berlari yang dimulai dari Gedung Sate dengan kategori lari jarak 10 kilometer. Rute yang dilewati yakni Jalan Surapati, Jalan Layang Pasupati, Jalan Cihampelas, Jalan Wastukencana, Jalan L. L. R.E. Martadinata, Jalan Merdeka, Jalan Jawa, Jalan Bangka, Jalan Belitung, Jalan Banda, Jalan L. L. R.E. Martadinata, Jalan Bengawan, Jalan Ciliwung, Jalan Supratman, Jalan Diponegoro, dan berakhir di Gedung Sate.

Kang Emil mengaku senang bisa berpartisipasi dalam kegiatan ini. Apalagi, penyelenggaraannya dilakukan secara hybrid, yaitu offline dan online dengan protokol kesehatan (prokes) yang ketat.

Gelaran ini kata Kang Emil bisa menjadi contoh untuk ajang sejenis lainnya. Artinya, event olahraga dapat digelar secara offline dan online dengan menerapkan prokes sehingga tetap produktif di masa pandemi COVID-19.

"Iya pada dasarnya saya sendiri orangnya sporty ya, senang olahraga. Jadi semua jenis olahraga rata-rata bisa walaupun biasa aja gitu ya," ujar Kang Emil.

"Jadi di SMA saya kapten sepak bola, bulu tangkis suka, sekarang sehari-hari saya berenang dan bulu tangkis. Prestasi bulu tangkis dulu saya mengalahkan Ricky Subagja, tapi zaman SMP, sebelum dia menjadi terkenal seperti sekarang," katanya menambahkan.

Baca halaman berikutnya ya Bolaneters

1 dari 2 halaman

Pengalaman Positif Bersama Pocari Sweat Run Indonesia 2021

Kang Emil lantas bercerita tentang suasana kegiatan ini yang mendapatkan sambutan antusias dari masyarakat. Menurutnya, tidak ada warga yang apatis di sepanjang rute lari.

"Pengalaman lari tadi saya monitor karena masih pagi ya. Lalu lintas lebih lengah tentunya, kemudian rutenya juga memadai, agak nanjak sedikit tadi di Pasopati, setelah itu turun, kemudian ada Hydrated Stand," ucap pria berusia 50 tahun ini.

"Saya tadi mengawali dengan Najwa Sihab, dia juga ternyata lari, pak Bima Arya Wali Kota Bogor juga lari. Ya alhamdulillah baik, dan mungkin juga masyarakat yang tadi kelewat itu mungkin kaget dan juga senang ya ada kegiatan lagi. Jadi banyak yang semangatin, sambil makan serabi 'Pak ayo semangat', tapi masyarakatnya gak apatis yang saya lewatin tadi. Jadi senanglah dalam perjalanan tadi sampai sini," tambahnya.

2 dari 2 halaman

Kampanye #saferunning

Sementara itu, Marketing Director PT Amerta Indah Otsuka produsen Pocari Sweat, Puspita Winawati mengatakan, acara ini sejalan dengan visi dan misi perusahaan. Tema kampanye yang dipilih juga sesuai dengan masa sekarang yaitu #saferunning.

“Pocari Sweat Run Indonesia 2021 sudah memasuki tahun ke delapan sebagai bentuk konsistensi mewujudkan masyarakat Indonesia yang sehat, rajin berolahraga, dan salah satunya dengan berlari," tuturnya.

"Kampanye #saferunning konsisten diusung setiap tahunnya dan tentu di tahun ini penyelenggaraan mengedepankan keselamatan pelari dengan prokes ketat," imbuh Puspita.

Untuk kegiatan offline, Pocari Sweat Run Indonesia 2021 diikuti pelari dengan jumlah yang terbatas, sudah divaksin COVID-19 dosis kedua, dan terverifikasi aplikasi Peduli Lindungi. Seluruh pelari offline telah melakukan tes dengan hasil negatif sebelum memasuki area.

Pelepasan pelari dilakukan secara bertahap dengan maksimal 50 orang pada setiap kelompoknya dengan jeda 3 menit. Setelah selesai berlari, tidak ada acara hiburan secara offline dan pelari diwajibkan untuk langsung meninggalkan lokasi.

(Bola.net/Fitri Apriani)

KOMENTAR