BERITA JADWAL KLASEMEN BUNDESLIGA LAINNYA

Kisah Ryan, Pengusaha Jasa Titip yang Memenangkan Program Berani Berubah

21-01-2021 16:37 | Serafin Unus Pasi

Pemenang Kuis Berani Berubah (c) Liputan6.com Pemenang Kuis Berani Berubah (c) Liputan6.com

Bola.net - Berani Berubah menjadi program yang mengangkat kisah masyarakat yang berani mengubah nasibnya di tengah pandemi Covid-19. Meski menjadi korban terdampak pandemi ini, mereka tak putus asa untuk terus bertahan dan mengubah nasib menjadi lebih baik.

Berani Berubah tayang pertama kali pada Agustus 2020. Tayang di beberapa platform media, seperti SCTV, Indosiar, liputan6.com, merdeka.com dan vidio.com. Kampanye #SiapBeraniBerubah dan #BeraniBerubah mulai disebar pada 7 Desember 2020 sampai 7 Januari 2021. Ratusan peserta mendaftar dari berbagai usaha yang ditekuni.

Hampir semua peserta memenuhi syarat, seperti jenis usaha yang ditekuni, wilayah tempat menjalankan usaha hingga seluk beluk usaha tersebut. Proses penjurian dilakukan sepekan sebelum pengumuman pemenang Program Berani Berubah.

Namun dari ratusan peserta yang mendaftar, hanya ada satu peserta yang berhasil lolos dan memenangkan hadiah Rp5 Juta untuk modal usaha. Pemenang #BeraniBerubah adalah Ryan Putra Bima, warga Pucuk, Dawarblandong, Mojokerto, Jawa Timur.

Ryan Putra Bima menjalani usaha jasa titip dan jasa ekspedisi. Usahanya mulai dijalankan sejak Juni 2020, atau tiga bulan setelah diberhentikan dari perusahaan tempatnya bekerja dahulu.

Awalnya Ryan hanya mengeluarkan modal Rp100.000 untuk jasa titip. Target pelanggan jasa titip Ryan berada di daerah-daerah terpencil. Peluang ini diambil oleh Ryan, karena menurutnya mobil akan kesulitan masuk ke wilayah yang terpencil. Alhasil, Ryan menawarkan jasanya untuk mengirim barang.

"Soalnya kalau untuk ekspedisi besar, untuk mobil-mobil, sudah nggak melayani di tempat terpencil. Akhirnya orang yang buka unit di tempat itu harus mengantar sendiri, dan kemudian menggunakan jasa saya," kata Ryan.

Sebelum membuka jasa ekspedisi, Ryan sempat melamar ke beberapa perusahaan jasa ekspedisi ternama. Namun rezeki belum berpihak pada Ryan.

Peluang lainnya, Ryan bekerja sama dengan temannya dalam lingkup pengiriman barang. Ryan mengambil barang-barang dari rumah pelanggan di wilayah terpencil, kemudian barang-barang itu disetorkan ke gudang perbatasan kota setiap pukul 17.00 wib.

Jasa ekspedisi yang dilakukan Ryan justru membantu masyarakat yang sulit menjangkau wilayah luar. Apalagi banyak masyarakat yang menjual barangnya melalui online shop atau toko online. Jasa ekspedisi Ryan sangat membantu untuk pengiriman barang.

"Mereka mayoritas barang yang sudah terdaftar siap kirim itu kan jauh dari pelosok. Sama kurir perusahaan itu enggak diambil, akhirnya saya ambil inisiatif, saya menawarkan diri, bagaimana kalau misalkan saya angkut. Perorang saya kasih ongkir kirim, contoh satu orang Rp100.000, tapi saya sekali angkut bisa 5 orang untuk dibawa ke gudang," kata Ryan.

Banyak halangan saat Ryan menjalani pekerjaan barunya. Salah satunya pelanggan yang masih belum mengenal transaksi transfer. Ryan rela mengeluarkan modalnya terlebih dahulu untuk membayar barang pesanan pelanggan. Ryan mematok harga Rp20.000 perbarang, tanpa menghitung jumlah pesanan. Jadi, pelanggan bebas memesan jumlah barang yang diinginkan.

Kini usaha Ryan membuahkan hasil. Banyak tawaran kerjasama dari berbagai kios-kios ekspedisi ternama. Kerjasama ini dalam hal memindahkan barang kiriman dari kios yang jauh, dari gudang kota ke gudang kota.

Kisah hidup Ryan bisa menjadi panutan bagi masyarakat, agar tetap berjuang dan jangan menyerah. Ryan siap Berani Berubah untuk kehidupan yang lebih baik.

"Saya ingin berubah. Untuk kehidupan lebih baik," tutup Ryan.

Sumber: Merdeka.com/Penulis: Fellyanda Suci Agiesta, Published: 21 Januari 2021

KOMENTAR