BERITA JADWAL KLASEMEN BUNDESLIGA LAINNYA

ATVI Buka Penerimaan Mahasiswa Baru Tahun Ajaran 2021, Buruan Daftar!

07-03-2021 15:26 | Aga Deta

Sejumlah wisudawan dan wisudawati berdiri didepan saat mengikuti wisuda ATVI ke-X di Jakarta, Kamis (7/12). Sebanyak 110 wisudawan dan wisudawati ATVI mengikuti wisuda ke-X. (c) Liputan6.com/Angga Yuniar Sejumlah wisudawan dan wisudawati berdiri didepan saat mengikuti wisuda ATVI ke-X di Jakarta, Kamis (7/12). Sebanyak 110 wisudawan dan wisudawati ATVI mengikuti wisuda ke-X. (c) Liputan6.com/Angga Yuniar

Bola.net - Kabar baik bagi kamu yang tertarik dengan dunia broadcast. Akademi Televisi Indonesia (ATVI) telah membuka pendaftaran untuk mahasiswa baru tahun ajaran 2021/2022 sejak 20 Januari 2021 lalu.

Wakil Direktur III Bidang Kemahasiswaan ATVI Hans Utama mengatakan, bagi para calon peserta didik bisa melihat informasi pendaftaran melalui website www.atvi.ac.id atau bisa langsung datang ke kampus ATVI di Jalan Damai 11, Daan Mogot, Jakarta Barat.

Hans mengatakan, untuk saat ini ATVI tengah berproses meningkatkan program studinya.

"ATVI ini sekarang sedang berproses menuju ke D4 (Diploma IV), akan menjadi sarjana terapan, jadi setara dengan S1. Ini sedang berproses," ujar dia, Sabtu (6/3/2021).

Dia menjanjikan bagi para lulusan ATVI akan mendapat kemudahan dalam bergabung dengan dunia industri pertelevisian. Sebab menurut dia, pengembangan pendidikan di ATVI sudah masuk ke era digital, atau era four point zero.

"Peluang mendapat pekerjaan ke depan semakin lebar. Jadi anak-anak ini enggak melulu cuma berkaitan dengan program TV, production house, jurnalis, tapi lebih lanjut akan ke sosial media. Jadi dalam hal ini, dalam hal produksi konten, sistem produksinya tetap sama seperti kalau kita melakukan produksi untuk program TV, jadi kali ini dengan era digitalisasi kita bisa semuanya," kata dia.

Dia mengatakan, setelah proses menuju Diploma IV (D4) rampung, maka akan akan peningkatan program pendidikan di ATVI. Dia menyebut, peluang kerja para lulusan ATVI tidak harus bekerja dalam bidang produksi TV atau junalis TV.

"Peluang kerjanya enggak melulu di televisi, tetapi dia melebar bisa ke sosial media, sekarang ini perusahaan-perusahaan itu sudah tidak terlalu beriklan ke televisi dan sebagainya, tapi mereka beriklan sendiri, bahkan membuat konten sendiri untuk mengangkat perusahaannya, siapa yang mengangkat, ya (ATVI) kita ini lah," kata Hans.

"Jadi anak-anak yang belajar di sini sudah mendapatkan materi pelajaran, kurikulum yang berkaitan ke sana. Akan menjadi semakin lebar peluang pekerjaan mereka," Hans menambahkan.

1 dari 1 halaman

Perkuat Kegiatan Daring Akibat Pandemi

Selain itu, dalam situasi pandemi Covid-19 dengan pembatasan sosial yang terjadi, perusahaan akan semakin memerlukan para lulusan ATVI. Di mana kebanyakan industri akan melakukan pertemuan secara daring atau online.

"Karena menjadi online, sekarang ini sudah ada profesi baru yang berkaitan dengan pelayanan untuk pelaksanaan ini, itu biasanya orang menyebutnya 'show virtual management', jadi bagaimana mengelola sistem online, live streaming. Dan suatu saat pandemi ini hilang, saya yakin ini akan tetap jalan, itu jadi peluang," kata dia.

Staf pengajar ATVI terdiri dari tenaga profesional berlatar belakang pendidikan akademi, memiliki pengalaman praktis dalam dunia penyiaran dan umumnya bekerja di stasiun televisi komersional, TV kabel, maupun rumah-rumah produksi.

Adapun visi dan misi ATVI adalah, Visi 'Menjadi akademi yang unggul dalam menyiapkan tenaga medium pertelevisian yang handal, trampil, tanggap terhadap perkembangan teknologi dan peka terhadap dinamika aspirasi masyarakat'.

Misi 'Memenuhi kebutuhan tenaga medium pertelevisian yang memiliki kualifikasi akademis, menjawab tantangan dan tuntutan dunia pertelevisian yang dinamis, selaras dengan perkembangan teknologi komunikasi massa, dan menghasilkan insan pertelevisian yang menguasai pengetahuan praktis pengelola medium televisi serta memiliki integritas dan jiwa kepemimpinan.

Disadur dari: Liputan6.com/Penulis Fachrur Rozie
Published: 6 Maret 2020

KOMENTAR