Arti Kedutan di Mata Berdasarkan Primbon, Mulai Dapat Rezeki Hingga Petaka

Seokly | 17 Agustus 2020, 03:30
Ilustrasi (c) Bola.com
Ilustrasi (c) Bola.com

Bola.net - Masyarakat Jawa mempercayai adanya pertanda pada kedutan yang terjadi di mata seseorang. Pertanda tersebut bakal berbeda tergantung di mana kedutan itu terjadi.


Berbeda dengan sudut pandang medis, munculnya keduatan merupakan pertanda kondisi tubuh mengalami gangguan kesehatan yang perlu diwaspadai.

Satu di antara penyebab keduatan mata adalah stres. Apabila Anda mengalami kedutan mata yang diakibatkan stres, maka perlu melakukan relaksasi.

Anda bisa melakukan beberapa latihan teknik pernapasan, yoga, melakukan hobi, menghabiskan waktu dengan orang terkasih, dan lain sebagainya.

Selain itu, kedutan di mata juga bisa disebabkan kelelahan, baik karena kurang tidur atau penyebab lainnya. Untuk mengatasinya, cobalah untuk bersantai atau meluangkan waktu untuk tidur lebih banyak.

Lantas, bagaimana arti kedutan mata dalam perspektif primbon. Berikut Bola.com memberikan penjelasannya dikutip dari Merdeka, Minggu (16/8/2020).

1 dari 2 halaman

Arti Kedutan Mata Kiri

Kelopak Mata Kiri

Apabila seseorang merasakan kedutan di bagian kelopak mata kiri, maka menurut primbon Jawa pertanda seseorang akan mengalami peristiwa yang membuat hati terluka. Kesedihan yang diterima bisa berbagai hal, seperti perpisahan yang tak diinginkan hingga rasa kehilangan yang menyebabkan sakit hati.

Alis Kiri

Menurut primbon Jawa, arti kedutan mata di bagian alis kiri merupakan pertanda baik. Siapapun yang merasakan kedutan di alis kiri maka akan mendapatkan sebuah keberuntungan. Keberuntungan yang didapat bisa dari berbagai hal, misal mengenai harta, orang yang dicintai, dan lain-lain.

Sudut Mata Kiri Bagian Atas

Seseorang yang merasakan kedutan sudut mata kiri bagian atas dianggap sebagai pertanda baik. Menurut primbon Jawa, kejadian ini dapat diartikan seseorang akan bertemu dengan sanak saudara jauh yang telah lama berpisah. Apabila Anda mengalami kedutan mata sebelah kiri atas, maka bersiaplah menjumpai sanak saudara dalam sebuah pertemuan atau hajatan.

Kedutan Bola Mata Kiri

Tak hanya kedutan di bagian alis kiri dan sudut mata kiri yang akan mendapatkan kabar baik, konon arti kedutan di bola mata kiri juga sebuah pertanda akan datang kabar bahagia. Pertanda bahagia ini akan didapat dari mana saja, misal terkait dengan harta benda maupun bertemu dengan seseorang yang dicintai.

2 dari 2 halaman

Arti Kedutan Mata Kanan

Kedutan di ekor mata kanan bawah

Menurut primbon Jawa, seseorang yang mengalami kejadian kedutan di ekor mata kanan bawah pertanda akan bertemu dengan seseorang yang spesial yang telah lama tidak berjumpa, seperti mantan kekasih atau sahabat yang jauh.

Kedutan di alis mata kanan

Menurut primbon Jawa, arti kedutan mata sebelah kanan di bagian alis pertanda bahwa Anda akan mendapatkan sebuah kabar baik. Kebahagiaan yang akan Anda dapatkan ini membutuhkan syarat, yaitu apabila telah berjuang keras dan setelah mengalami berbagai macam kesusahan.

Kedutan di kelopak mata kanan atas

Apabila seseorang mengalami kedutan di kelopak mata kanan atas, konon akan mendapatkan keberuntungan besar dari bisnis yang sedang Anda jalani saat ini. Keberuntungan besar ini akan terjadi saat setelah Anda bersusah payah dalam mengejar dan meraih cita-cita tersebut.

Kedutan di kelopak mata kanan bawah dan biji mata kanan

Satu di antara pertanda kesedihan yang panjang adalah ketika seseorang mengalami kedutan di kelopak kanan bawah dan biji mata kanan. Konon arti kedutan mata ini akan membuat seseorang mengucurkan air mata karena duka cita yang mendalam.

Kedutan di ekor mata kanan atas

Satu di antara pertanda baik berikutnya apabila seseorang mengalami kedutan di ekor mata kanan atas. Menurut primbon Jawa, seseorang yang mengalami kejadian ini maka penyakit yang diderita selama ini akan sembuh. Kebahagiaan ini juga akan memengaruhi orang-orang terdekat turut berbahagia atas kesembuhan Anda.

Sumber: Merdeka (Reporter: Jevi Nugraha. Dipublikasi: 29 April 2020)

Disadur dari: Bola.com (Hanif Sri Yulianto, Benediktus Gerendo Pradigdo)

Dipublikasi: 16 Agustus 2020

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR